Gerak Horizontal Asap

Asap bergerak naik akibat arus konveksi. Partikel padat yang tak terbakar sempurna saat proses pembakaran terbawa arus udara panas yang naik akibat kerapatannya yang lebih rendah daripada udara di sekitarnya. Dan gerak horizontal dari asap dipengaruhi oleh gerak horizontal dari udara di sekelilingnya.

Kaum Bumi datar mengklaim asap yang terlihat bergerak naik ke atas adalah bukti Bumi tidak bergerak. Mereka salah. Gerak asap adalah pengaruh dari gerak udara relatif terhadap asap tersebut, bukan dari gerak objek yang melepaskan asap tersebut.

Jika udara di sekeliling asap tidak bergerak horizontal, maka tidak akan mempengaruhi gerak asap secara horizontal, dan asap bergerak naik lurus ke atas.

Atmosfer Bumi praktis tidak bergerak relatif terhadap permukaan Bumi, atau dengan kata lain atmosfer Bumi berotasi bersama-sama dengan bagian Bumi yang lain. Karena itu  umumnya asap akan bergerak naik lurus ke atas, kecuali jika udara di sekelilingnya bergerak, yang kita sebut dengan angin.

Dari lokomotif uap yang bergerak, udara akan terasa bergerak ke arah belakang lokomotif. Hal ini terjadi karena udara di luar lokomotif tidak bergerak bersama lokomotif. Akibatnya, asap akan bergerak ke belakang lokomotif.

Gerak lokomotif uap mengakibatkan udara bergerak relatif terhadap lokomotif, yang mengakibatkan asap bergerak ke arah belakang lokomotif. Tetapi asap yang bergerak ke belakang tersebut tidak disebabkan oleh gerak lokomotif. Bisa saja lokomotif diam dan udara bergerak karena alasan yang lain. Hal tersebut juga akan menyebabkan asap bergerak ke arah udara bergerak.

Klaim kaum Bumi datar tidaklah valid. Adanya asap yang bergerak naik lurus ke atas bukanlah bukti Bumi diam.

Referensi