Auguste Piccard Bukan Penganut Bumi Datar

Auguste Piccard adalah seorang ilmuwan asal Swiss/Belgia yang mempelajari lapisan stratosfer. Piccard melakukan penelitian salah satunya dengan cara membuat balon dan terbang sendiri ke lapisan stratosfer.

Kaum Bumi datar menganggap Piccard bagian dari mereka karena pernyataannya “Bumi terlihat seperti rata” yang dimuat majalah Popular Science edisi Agustus 1931. Mereka salah. Auguste Piccard sama sekali bukanlah penganut Bumi datar.

Artikel yang menyebabkan hiruk pikuk ini adalah yang dimuat pada majalan Popular Science, edisi Agustus 1931.

Through portholes, the observers saw the earth through copper-colored, then bluish, haze. It seemed a flat disk with upturned edge. At the ten mile level, the sky appeared a deep, dark blue….

Betul bahwa Piccard mengatakan Bumi “terlihat seperti piringan yang rata”, tetapi beliau sama sekali tidak menyebutkan bahwa Bumi berbentuk tidak bulat. Selain itu artikel tersebut adalah interpretasi dari wartawan yang perlu menerjemahkan ucapan Piccard ke bahasa lain, jadi ada kemungkinan pula terjadi kesalahan pengutipan.

Pada wawancaranya di radio RTS, Auguste Piccard ketika ditanya apakah dia dapat melihat kelengkungan permukaan Bumi pada ketinggian tersebut, beliau menjawab:

Bisa saja, jika kami menggunakan alat seperti penggaris, kami akan dapat mengamati kelengkungan Bumi. Tetapi dari lubang jendela, kami tidak dapat melihatnya dengan jelas.

Saat mengunjungi lapisan stratosfer, Piccard menggunakan wahana dari aluminum berbentuk bulat. Untuk dapat melihat keluar, hanya dapat dilakukan melalui jendela kecil. Dari jendela tersebut, Piccard tidak memiliki field of view yang luas.

Pada perjalanan tersebut, Piccard dapat mencapai ketinggian 15781 meter. Atau tak lebih dari 5 km di atas ketinggian umum pesawat jet komersil (11 km). Bagaimana kelengkungan Bumi apabila dilihat dari ketinggian tersebut? Berikut adalah simulasi kelengkungan pada ketinggian tersebut dan field of view 60°.

Terlihat pada ketinggian tersebut memang kelengkungan belum begitu besar, dan akan sulit untuk diamati tanpa menggunakan alat bantu.

Di keluarganya, bukan hanya Auguste Piccard yang memiliki semangat sains dan penjelajahan. Cucunya, Bertrand, adalah orang pertama yang mengelilingi dunia dengan menggunakan balon, dan orang pertama yang mengelilingi dunia dengan penerbangan bertenaga surya. Saudara kembarnya, Jean, dan saudara iparnya, Jeannette adalah penerbang balon yang memegang rekor ketinggian penerbangan balon setinggi 17500m. Anak dari Jean dan Jeannette, Don, adalah orang pertama yang melintasi selat Inggris dengan menggunakan balon.

Dengan demikian, dapat kita bilang tidak mungkin bahwa Auguste Piccard adalah seorang ‘flat earther’. Keluarganya tidak akan dapat menerima tuduhan seperti itu.

Di situs webnya, Bertrand Piccard, menyebut kakeknya orang pertama yang mengamati lengkungan Bumi:

Explorer of the stratosphere, the first man to witness the curvature of the earth, he paved the way for modern aviation.

Auguste dan Jean Piccard adalah tokoh yang sangat inspiratif, dan menjadi asal inspirasi bagi Gene Roddenberry untuk membuat karakter Jean-Luc Picard di film Star Trek. Menganggap Auguste Piccard sebagai flatearther itu tidak bertanggung jawab dan merupakan sebuah penghinaan, baik kepada beliau dan pada intelektualitas kita semua.

Referensi