Distorsi Greenland Pada Peta

Greenland berukuran 14× lebih kecil daripada Afrika, tetapi pada peta dengan proyeksi Mercator, Greenland terlihat berukuran sama akibat sifat distorsi proyeksi Mercator.

Kaum Bumi datar mengklaim distorsi ukuran Greenland pada peta Mercator merupakan kegagalan sains dalam menjelaskan alam. Faktanya distorsi merupakan konsekuensi dari penggambaran Bumi yang bulat dalam peta yang berbentuk datar. Distorsi juga terjadi pada peta azimuthal equidistant yang dicatut kaum Bumi datar sebagai “peta Bumi datar” yang mereka klaim tanpa distorsi. Faktanya, yang keliru justru adalah anggapan bahwa peta azimuthal equidistant adalah tanpa distorsi.

Proyeksi Mercator mempertahankan bentuk dan arah, dengan mengorbankan ukuran. Akibatnya bentuk objek yang kecil akan sama seperti pada globe, begitu pula dengan arah mata angin. Namun hal tersebut didapatkan dengan mengorbankan akurasi sifat ukuran. Daratan yang letaknya mendekati kutub akan berukuran lebih besar daripada yang berada dekat khatulistiwa.

Peta azimuthal equidistant yang diklaim kaum Bumi datar sebagai “peta Bumi datar” juga memiliki distorsi. Peta ini memiliki distorsi ukuran dengan sifat semakin mendekati kutub selatan, maka ukurannya akan terlihat lebih besar pada peta. Selain itu, jarak, arah, dan bentuk juga semakin terdistorsi semakin ke selatan.

Pada yang mereka klaim sebagai “peta Bumi datar,” seandainya Greenland berada di kutub selatan, maka juga akan terlihat “mengelilingi Bumi” sebagaimana Antartika.

Referensi