Inklinasi Orbit: Penyebab Gerhana Tak Terjadi Setiap Bulan

Orbit Bumi dan orbit Bulan tidak persis  sebidang, tetapi bidang orbit Bulan membentuk sudut sebesar 5,14° terhadap orbit Bumi. Itu sebabnya baik gerhana Bulan dan gerhana Matahari tak terjadi setiap bulan.

Kadang kita melihat kaum Bumi datar mengklaim seharusnya gerhana terjadi setiap bulan, tetapi tidak terjadi, dan mereka simpulkan sebagai ‘kegagalan sains’ untuk menjelaskan fenomena gerhana. Kesalahan mereka adalah tidak memperhitungkan faktor inklinasi orbit, atau kemiringan orbit Bulan terhadap orbit Bumi.

Kebanyakan diagram yang menggambarkan Matahari-Bumi-Bulan digambarkan dari ‘atas’, namun jarang diagram yang menggambarkan tata letak Matahari-Bumi-Bulan dari ‘samping’.

Karena kemiringan atau inklinasi orbit, saat bulan purnama atau bulan mati, Matahari-Bumi-Bulan belum tentu membentuk garis lurus, dan gerhana tidak terjadi. Gerhana hanya dapat terjadi saat posisi Bulan berada di simpul orbit, yaitu saat Bulan berada di bidang orbit Bumi.

Hal ini merupakan miskonsepsi yang sering ditemui, bukan hanya di kalangan Bumi datar. Perbedaan kaum Bumi datar adalah mereka menjadikan ketidaktahuan mereka sebagai alasan untuk berburuk sangka kepada pihak lain. Padahal, pertanyaan “mengapa gerhana tak terjadi setiap Bulan?” dapat ditanyakan baik-baik dan tidaklah sulit untuk mendapatkan jawabannya.

Referensi