Ketajaman Foto Bumi

Permukaan Bumi di sekitar khatulistiwa bergerak dengan kecepatan 1670 km/jam. Untuk mengambil foto Bumi yang tajam dengan resolusi 10000×10000 dari posisi yang diam di luar angkasa, maka dibutuhkan shutter speed paling lambat 2,7 detik. Sama sekali tidak sulit mengambil foto bumi yang tajam, tanpa motion blur.

Kaum Bumi datar mengklaim tidak mungkin mengambil foto Bumi yang tajam dari luar angkasa karena permukaan Bumi bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi. Mereka salah. Motion blur itu terjadi akibat kecepatan sudut objek relatif terhadap kamera, bukan dari kecepatan objek itu sendiri. Jarak pengambilan foto Bumi yang jauh menyebkan kecepatan sudut akibat gerak rotasi Bumi menjadi sangat kecil, dan sama sekali tidak sulit mengambil foto Bumi tanpa motion blur.

Lanjutkan membaca “Ketajaman Foto Bumi”

Earthshine: Bukti Bulan Menutupi Matahari Saat Terjadi Gerhana Matahari Total

Saat terjadi gerhana Matahari, posisi Bulan tepat berada di antara Bumi dan Matahari, sehingga yang terlihat dari Bumi adalah bagian Bulan yang gelap. Karena itu mata kita tak dapat melihat Bulan. Namun bagian Bulan yang gelap tersebut sebenarnya tetap menerima cahaya dari Bumi yang mengalami siang hari. Fenomena ini dinamakan Earthshine.

Beberapa penganut Bumi datar berpendapat bahwa gerhana Matahari tidak disebabkan oleh tertutupnya Matahari oleh Bulan, tetapi karena Matahari tertutup oleh sebuah ‘benda selestial’ yang misterius. Alasannya adalah model gerhana seperti ini tidak kompatibel dengan keyakinan mereka mengenai pergerakan Matahari dan Bulan.

Earthshine membuktikan bahwa mereka salah.

Lanjutkan membaca “Earthshine: Bukti Bulan Menutupi Matahari Saat Terjadi Gerhana Matahari Total”

Kelengkungan Horizon Pada Video Balon Stratosfer

Video balon stratosfer sering dijadikan ‘barang bukti’ oleh penganut Bumi datar untuk memperlihatkan bahwa ‘Bumi tidak memiliki lengkungan’.

Ironisnya, penulis telah melakukan analisis sederhana pada lebih dari dua lusin video balon stratosfer di YouTube, dan kesimpulannya adalah:  secara objektif ada lengkungan, dan sama sekali tidak sulit untuk mengamatinya, termasuk pada video ‘bukti’ yang disodorkan flatearther.

Lanjutkan membaca “Kelengkungan Horizon Pada Video Balon Stratosfer”

Filosofi CGI

Jika penganut Bumi datar melihat foto yang diambil dari luar angkasa, maka bisa dipastikan banyak yang akan menuduh bahwa foto tersebut adalah hasil manipulasi, atau CGI, walaupun sebenarnya mereka sama sekali belum melakukan analisis yang memadai. Hal ini terjadi karena sebagian besar menjadi pengikut Bumi datar karena “meyakini”, dan bukan karena pembuktian objektif, sehingga bukti seperti foto dari luar angkasa perlu untuk diserang bagaimana pun caranya.

Lama kelamaan hal ini dilakukan secara refleks. Istilah sehari-harinya adalah “auto-CGI”.

Lanjutkan membaca “Filosofi CGI”

Kilauan/Glare Membuat Matahari Terlihat Lebih Besar

Matahari dari Bumi terlihat berukuran sama, dengan ukuran sudut sekitar 0.53°, dan tak berubah sepanjang hari. Namun cahaya Matahari sangatlah terang dan menimbulkan kilauan/glare di sekelilingnya. Karena sangat terang, kilauan/glare yang ditimbulkan tak dapat dibedakan dari objek Matahari yang sebenarnya.

Saat sore hari menjelang terbenam, intensitas cahaya Matahari berkurang akibat harus menembus atmosfer Bumi yang tebal. Karena intensitas berkurang, kilauan/glare juga akan berkurang. Akibatnya Matahari terkesan mengecil.

Kaum Bumi datar menggunakan fenomena ini sebagai ‘bukti’ Matahari menjauh dan bukan terbenam. Mereka salah.

Lanjutkan membaca “Kilauan/Glare Membuat Matahari Terlihat Lebih Besar”

Efek Starburst Bukan CGI

Pada fotografi, efek starburst adalah efek yang terjadi akibat bilah bukaan/aperture pada lensa kamera bentuknya tidak bundar sempurna, terutama pada setting bukaan yang kecil. Efek ini memberikan berkas sinar pada sumber cahaya yang terang.

Penganut Bumi datar sering mencari kejanggalan sekecil apapun untuk mendiskreditkan sebuah foto yang tak sesuai dengan ‘selera’ mereka. Salah satu kejanggalan tersebut adalah efek starburst.

Lanjutkan membaca “Efek Starburst Bukan CGI”

Foto dari Balon Udara Little Piggy Membuktikan Bumi Bulat

Little Piggy adalah nama balon udara buatan IndianaCaver. Little Piggy mencapai ketinggian hampir 37 km, sebelum akhirnya meledak dan jatuh ke Bumi. Sebelum jatuh, Little Piggy merekam video yang diupload IndianaCaver ke channel YouTube-nya. Dari beberapa video ini, para penganut Bumi datar mencomot beberapa gambar dan menyimpulkan bahwa Bumi datar. Gambar ini kemudian menjadi viral, bahkan sampai saat ini.

Betulkah?

Lanjutkan membaca “Foto dari Balon Udara Little Piggy Membuktikan Bumi Bulat”

Lensa Fisheye dan Lengkungan Bumi

Salah satu hal paling umum yang digunakan penganut Bumi datar untuk mendiskreditkan foto-foto lengkungan Bumi adalah efek lensa “Fisheye”.

Fisheye umumnya digunakan untuk astrofotografi, fotografi sains, pembuatan gambar panorama atau pada action camera (GoPro). Lensa fisheye digunakan apabila diperlukan sudut pandang yang besar, namun tidak diinginkan distorsi pada bagian luar gambar yang terjadi pada lensa ultrawide angle rectilinear. Lensa fisheye memiliki barrel distortion yang sangat kuat sehingga gambar hasilnya tidak terlihat seperti objek aslinya, terutama apabila objek mengandung garis lurus.

Lanjutkan membaca “Lensa Fisheye dan Lengkungan Bumi”