Bintang-Bintang di Langit Selatan: Bukti Bumi Bulat dan Berotasi Pada Porosnya

Jika kita berada di Bumi bagian selatan dan melihat ke langit bagian selatan, kita akan melihat bintang-bintang yang sama di mana pun posisi kita. Bintang-bintang tersebut mengitari sumbu bintang selatan yang berada di rasi Octans, dekat dengan bintang Sigma Octantis.

Fenomena ini tak dapat dijelaskan pada model Bumi datar.  Jika kita lihat peta yang mereka klaim sebagai “peta Bumi datar”, seharusnya kita akan melihat bintang yang berbeda-beda. Ini karena model Bumi datar tidaklah sesuai dengan fakta yang sesungguhnya.

Untuk contoh, mari kita gunakan tiga kota Perth (Australia), Papeete (Tahiti, Polinesia Perancis) dan Buenos Aires (Argentina) saat puncak musim dingin selatan, yaitu tanggal 21 Juni. Pada waktu ini, bagian selatan  Bumi mengalami malam lebih lama daripada siang, sehingga kota yang hampir berlawanan di Bumi —seperti Perth dan Buenos Aires— dapat mengalami malam hari pada waktu yang sama.

Jika kita melihat “peta Bumi datar”, kota Perth dan Buenos Aires memiliki lokasi yang berlawanan, dan dengan demikian arah selatan di kedua kota seharusnya berlawanan. Jika melihat ke arah selatan dari kedua kota, seharusnya kita akan melihat bintang-bintang yang sama sekali berbeda. Tetapi kenyataannya tidak, kita dapat melihat bintang-bintang yang sama persis dari kedua kota, hanya orientasinya saja yang berbeda.

Model Bumi datar gagal menjelaskan fenomena ini. Fenomena tersebut terjadi karena bentuk Bumi yang sesungguhnya adalah bulat, tidak datar seperti yang diklaim oleh penganut Bumi datar.

Referensi