Fenomena Magnetic Dip

Di kalangan penganut Bumi datar ada dua macam miskonsepsi mengenai interaksi antara jarum kompas dan magnet Bumi.

Miskonsepsi pertama adalah kompas tidak berfungsi dengan baik di daerah sekitar kutub, maka disimpulkan bahwa Bumi tidak bulat. Umumnya hal ini mereka simpulkan setelah mendengar hal ini dari cerita Admiral Byrd. Miskonsepsi kedua adalah kompas seharusnya tidak berfungsi pada Bumi bulat di daerah sekitar khatulistiwa. Menurut mereka, seharusnya kompas akan menunjuk arah yang miring dari permukaan Bumi, dan seharusnya kompas tidak dapat berfungsi pada Bumi bulat. Mereka salah.

Magnet memiliki dua buah kutub (bipolar). Magnet dimanapun memiliki kutub utara dan kutub selatan. Apabila magnet dibagi dua, maka kedua potongan magnet masing-masing tetap akan memiliki kutub utara dan kutub selatan.

Kutub utara magnet saling tarik menarik dengan kutub selatan magnet. Dan tentunya juga sebaliknya: kutub selatan magnet saling tarik menarik dengan kutub utara magnet.

Bumi memiliki sifat magnetik. Magnet Bumi memiliki dua buah kutub, di utara dan di selatan. Kutub magnet selatan berada di utara Bumi, dan kutub magnet utara berada di selatan Bumi. Kutub magnet Bumi ini tidak sama persis dengan lokasi sumbu rotasi Bumi.

Di daerah sekitar khatulistiwa, gaya magnet antara kutub utara kompas – kutub selatan magnet Bumi (yang berada di utara Bumi) dan gaya magnet antara kutub selatan kompas – kutub utara magnet Bumi (yang berada di selatan Bumi) memiliki besar yang praktis sama, dan resultannya mengakibatkan kompas akan menunjuk ke utara dan selatan, praktis sejajar dengan permukaan Bumi.

Pada daerah kutub terjadi hal yang berbeda. Di kutub selatan misalnya, gaya tarik antara kutub utara Bumi (yang berada di kutub selatan) dengan kutub selatan kompas akan jauh lebih besar daripada kutub selatan Bumi – kutub utara kompas. Akibatnya kompas akan menunjuk ke bawah, dan tidak begitu berguna untuk menentukan arah.

Fenomena magnetic dip tersebut hanya dapat terjadi pada Bumi bulat, dan konsisten dengan fakta Bumi yang kita diami ini berbentuk bulat.

Referensi