Mengapa Lensa Fisheye?

Lensa fisheye populer digunakan pada berbagai keperluan. Pada balon udara, peluncuran roket dan ISS lensa fisheye digunakan karena mereka menggunakan action camera yang memiliki berbagai kelebihan dibandingkan kamera lain, dan kebanyakan action camera menggunakan lensa fisheye.

Kaum Bumi datar sering berprasangka bahwa ada niat jahat di balik setiap penggunaan lensa fisheye, yaitu agar setiap gambar menampilkan garis horizon yang melengkung. Mereka salah. Penggunaan lensa fisheye adalah hal yang wajar-wajar saja. Dan jika memang diinginkan hasil gambar yang rectilinear, tidaklah sulit untuk mengubah hasil fisheye menjadi rectilinear.

Action camera sepert GoPro® memiliki beberapa kelebihan-kelebihan:

  • Memiliki sudut pandang lebar. Kamera SLR dengan lensa lebar rectilinear tak memiliki field of view selebar action camera.
  • Jarak fokus konstan dan memiliki depth-of-field (DoF) lebar. Objek dekat dan jauh sama-sama terfokus, tanpa perlu pengaturan fokus.
  • Kecil dan ringan. Sebuah GoPro beratnya hanya 117g. Jauh lebih ringan daripada kamera SLR dan lensa lebar yang bisa lebih dari 1 kg.
  • Murah, tersedia dimana-mana, dan ada beberapa produsen yang memproduksi action camera.
  • Tahan cuaca, tahan air dan tahan banting.
  • Memiliki sistem mounting yang terstandardisasi, sehingga mudah dipasang pada berbagai macam skenario penggunaan.
  • Memiliki kontrol wireless. Video dapat ditransmisikan melalui jaringan WiFi.

Apabila diinginkan hasil video yang bersifat rectilinear, tidaklah sulit untuk mengkonversi video hasil action camera yang memiliki distorsi barrel menjadi video rectilinear.

Prasangka yang dilakukan oleh kaum Bumi datar ini sama sekali tidaklah berdasar. Penggunaan lensa fisheye pada keperluan-keperluan tersebut adalah hal yang wajar dan bukan berdasarkan niat jahat.

Referensi