Perjalanan James Cook

James Cook melakukan tiga kali perjalanan yang terkenal. Yang sering dibahas dalam perbincangan mengenai Bumi datar adalah perjalanannya yang kedua. Pada perjalanan ini, James Cook ditugasi kerajaan Inggris untuk mencari benua Terra Australis. Benua Terra Australis merupakan hipotesis yang dulu diperkirakan berada di lautan Pasifik Selatan. Perjalanan James Cook membuktikan bahwa benua ini tidak ada.

Penganut Bumi datar menganggap perjalanan James Cook ini sebagai ‘bukti’ bahwa Antartika bukanlah benua, tetapi daratan besar yang mengelilingi Bumi. Dalihnya adalah James Cook melakukan perjalanan lebih dari 60000 mil, dan 60000 mil itu jauh lebih panjang daripada keliling Antartika. Mereka salah.

Lanjutkan membaca “Perjalanan James Cook”

Eksperimen Aether Bukanlah Bukti Bumi Datar atau Diam

Aether adalah hipotesis materi yang berada pada luar angkasa. Hipotesis Aether dibuat karena diasumsikan cahaya membutuhkan medium untuk merambat. Pada akhir abad 19 dan awal abad 20 dilakukan beberapa eksperimen untuk membuktikan keberadaan Aether.

Penganut Bumi datar (dan juga penganut geosentris) sering menggunakan hasil dari eksperimen ini untuk mendukung pendapat mereka bahwa Bumi diam. Mereka salah. Eksperimen ini dilakukan untuk membuktikan apakah teori Aether, ataukah salah satu dari hipotesis tandingannya —seperti Teori Relativitas Khusus— dapat menjelaskan fenomena alam dengan lebih baik.

Lanjutkan membaca “Eksperimen Aether Bukanlah Bukti Bumi Datar atau Diam”

Waterpas Memperlihatkan Adanya Penurunan Horizon dan Membuktikan Lengkungan Bumi

Karena Bumi bulat, maka horizon tak sejajar dengan pandangan lurus ke depan (eye-level atau astronomical horizon). Horizon akan terlihat menurun. Dan semakin tinggi posisi pengamat, semakin besar sudut penurunannya. Fenomena ini disebut horizon dip, dip of the horizon, atau penurunan horizon.

Penganut Bumi datar sering mengklaim tak ada penurunan horizon, dan karena itu menurut mereka Bumi datar. Selain itu mereka kerap kali memberikan contoh fenomena air di waterpas membuktikan Bumi datar. Ternyata sebaliknya, waterpas memperlihatkan adanya penurunan horizon, dan dengan demikian membuktikan adanya kelengkungan Bumi.

Lanjutkan membaca “Waterpas Memperlihatkan Adanya Penurunan Horizon dan Membuktikan Lengkungan Bumi”

Perbedaan Temperatur Saat Pagi, Siang dan Sore Hari

Perbedaan temperatur harian pada saat pagi, siang dan sore hari disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu ketebalan atmosfer yang harus dilintasi sinar Matahari sebelum sampai ke permukaan, dan perbedaan kerapatan sinar akibat perbedaan sudut datangnya sinar Matahari.

Kaum Bumi datar mengklaim perbedaan temperatur tersebut disebabkan oleh perbedaan jarak Matahari sesuai pada model Bumi datar. Mereka salah.

Lanjutkan membaca “Perbedaan Temperatur Saat Pagi, Siang dan Sore Hari”

Foucault Pendulum: Bukti Bumi Bulat dan Berotasi

Foucault pendulum adalah sebuah eksperimen yang dilakukan pada tahun 1851 oleh Léon Foucault. Dalam eksperimen ini, digunakan sebuah bandul raksasa. Bandul tersebut akan berayun untuk waktu lama, dan selama itu dapat diamati gerak memutar yang diakibatkan oleh rotasi Bumi. Eksperimen ini membuktikan gerak rotasi Bumi.

Bagi penganut Bumi datar, Foucault pendulum adalah salah satu fakta yang perlu diserang sampai titik darah penghabisan. Mereka menciptakan berbagai macam ‘penjelasan’ untuk mendiskreditkan percobaan ini. Mereka salah. Foucault pendulum adalah percobaan yang dapat diulang, dan hasilnya akan konsisten sesuai dengan ekspektasi.

Lanjutkan membaca “Foucault Pendulum: Bukti Bumi Bulat dan Berotasi”

Kettle Logic: Penjelasan Model Bumi Datar Yang Saling Bertentangan

Kettle logic adalah istilah untuk menjelaskan seseorang yang menggunakan beberapa alasan untuk membela sesuatu, namun alasan-alasan tersebut saling bertentangan.

Kettle logic sangat sering ditemui pada penganut Bumi datar. Jika ada fenomena alam yang tak dapat dijelaskan pada model Bumi datar, penganut Bumi datar biasanya akan membuat sebuah model eksperimen untuk menjelaskan bagaimana fenomena tersebut bisa terjadi dalam model Bumi datar.

Masalahnya? Model-model eksperimen tersebut saling bertentangan satu sama lainnya.

Lanjutkan membaca “Kettle Logic: Penjelasan Model Bumi Datar Yang Saling Bertentangan”

Kubah Es di Antartika: Bukan Kubah Yang Menutupi Bumi

Gletser adalah bongkahan es besar yang terbentuk di atas permukaan tanah yang merupakan endapan salju dalam kurun waktu yang lama. Gletser dapat memiliki banyak bentuk, salah satunya adalah kubah es.

Kubah es adalah permukaan es yang menonjol dari bagian tinggi dari sebuah lempengan es. Ada banyak kubah es pada daerah bersalju, termasuk Antartika.

Setiap kali ada kata ‘kubah’ disebut, kaum Bumi datar sering menyangka itu adalah kubah mitos yang menutup Bumi seperti yang dijelaskan pada banyak model Bumi datar. Kenyataannya, tak ada kubah seperti itu. Lanjutkan membaca “Kubah Es di Antartika: Bukan Kubah Yang Menutupi Bumi”

Gerak Bintang Tahunan: Salah Satu Bukti Bumi Bergerak Mengelilingi Matahari

Setiap hari, kita dapat mengamati bintang bergeser sekitar 1° dari sumbu rotasinya. Dalam sebulan akan bergeser sekitar 30°. Dan dalam satu tahun akan kembali lagi ke posisi awal setelah berputar sekitar 360°. Gerak tersebut menjadi dasar dalam penetapan sistem kalender yang kita gunakan saat ini.

Penganut Bumi datar mengklaim “rasi bintang tetap terlihat sama setiap malam”, lalu mereka simpulkan Bumi tidak bergerak. Mereka salah. Rasi bintang akan terlihat bergeser sekitar 1° setiap malam.

Lanjutkan membaca “Gerak Bintang Tahunan: Salah Satu Bukti Bumi Bergerak Mengelilingi Matahari”

‘Quote Mining’: Cara Mereka Mencoba Untuk Menghasut Kita Semua

Salah satu modus operandi paling populer dari penyebar paham Bumi datar adalah dengan cara ‘quote mining’. Mereka membaca banyak tulisan ilmuwan dan menonton video-videonya, untuk mencari kata-kata yang bisa dikutip dan disebarkan di luar konteksnya.

Bagi orang awam, ilmuwan-ilmuwan tersebut akan terlihat negatif. Mereka terlihat saling kontradiktif, saling menjelekkan, memberi kesan tidak ada konsensus dalam sains, dan memiliki niat jahat kepada kita semua. Padahal, informasi yang tersebar tersebut memang tak lagi sama dengan apa yang sebenarnya dimaksud oleh ilmuwan-ilmuwan tersebut.

Lanjutkan membaca “‘Quote Mining’: Cara Mereka Mencoba Untuk Menghasut Kita Semua”

Ekuipotensial: Sifat Permukaan Air

Akibat gravitasi Bumi, air akan selalu mencari potensial terendah, yang dapat kita sederhanakan sebagai posisi sedekat mungkin dengan pusat gravitasi Bumi. Akibat gravitasi, permukaan air tenang akan ekuipotensial, dan praktis melengkung, dengan pusat lengkungannya adalah pusat gravitasi Bumi. Pada kondisi tersebut, seluruh titik yang ada di permukaan air semuanya memiliki potensial gravitasi yang sama.

Lanjutkan membaca “Ekuipotensial: Sifat Permukaan Air”

Gerak Jatuh Bebas

Benda jatuh disebabkan oleh gravitasi. Massa Bumi mengakibatkan setiap benda di Bumi mengalami percepatan sebesar 9.8 m/s² yang arahnya ke bawah. Angka tersebut dinamakan ‘percepatan gravitasi’ yang biasa disebut dengan notasi ‘g’.

Kebanyakan penganut Bumi datar menolak adanya gravitasi. Menurut mereka benda jatuh karena densitas atau berat jenis, bukan gravitasi. Mereka salah.

Lanjutkan membaca “Gerak Jatuh Bebas”

Arah Atas dan Bawah

Arah ‘atas’ dan ‘bawah’ ditentukan dari arah percepatan gravitasi yang kita rasakan. ‘Atas’ adalah menjauhi arah percepatan gravitasi. Dan ‘bawah’ adalah menuju arah percepatan gravitasi.

Kaum Bumi datar sering kali membesar-besarkan ‘masalah’ ini. Menurut mereka, orang di Antartika posisinya ‘terbalik’. Tentunya mereka salah. Bagi orang di Antartika, bawah tetaplah memiliki arah ke pusat Bumi, sama saja seperti orang di Bumi bagian utara. Lanjutkan membaca “Arah Atas dan Bawah”

Kompresi Perspektif: Memperjelas Terlihatnya Lengkungan

Foto-foto tiang listrik dan jalan bebas hambatan Danau Pontchartrain dari Soundly sudah sering membuat kontroversi. Foto dan video tersebut dengan jelas memperlihatkan adanya lengkungan Bumi. Bagi kita semua, foto dan video tersebut hanyalah sebuah konsekuensi dari fakta bentuk Bumi yang bulat.

Tapi kaum Bumi datar tak mau terima, dan berbagai macam alasan mereka ciptakan agar foto dan video ini tak lagi sah menjadi alat bukti kelengkungan Bumi. Salah satunya adalah dengan mencari sudut pandang lain dimana sangat sulit untuk menyimpulkan adanya lengkungan.

Lanjutkan membaca “Kompresi Perspektif: Memperjelas Terlihatnya Lengkungan”

Teori Konspirasi Antarctic Treaty

Menurut penganut Bumi datar, Bumi berbentuk piringan datar dengan pusatnya lautan Artika. Dan Antartika bukanlah benua, namun daratan es sepanjang sisi luar dari Bumi datar.

Masalahnya adalah banyak orang-orang yang sudah mengunjungi Antartika dan informasi dari mereka tidak sesuai dengan ‘selera’ mereka. Kini mereka harus menangani ‘masalah’ tersebut dan mencegah agar asumsi mereka mengenai Antartika tidak dapat di-falsify. Caranya adalah dengan menciptakan skenario konspirasi. Mereka anggap semua orang yang pernah mengunjungi Antartika adalah antek elit global dan memiliki niat jahat.

Lanjutkan membaca “Teori Konspirasi Antarctic Treaty”

Bentuk Bumi Pipih ‘Oblate Spheroid’ dan Foto Dari Luar Angkasa

Bumi itu berbentuk pipih ‘oblate spheroid’, diameternya lebih panjang di khatulistiwa daripada antar kutubnya. Hal ini sering dipermasalahkan oleh penganut Bumi datar. Menurut mereka, foto-foto Bumi dari luar angkasa tidak ada yang terlihat pipih, dan semuanya bulat sempurna. Biasanya hal ini kemudian dijadikan ‘bukti’ untuk memfitnah para ilmuwan dengan menuduh mereka membohongi publik.

Tapi ternyata bukan tidak mungkin membuktikan pipihnya bentuk Bumi melalui foto Bumi dari luar angkasa.

Lanjutkan membaca “Bentuk Bumi Pipih ‘Oblate Spheroid’ dan Foto Dari Luar Angkasa”

Perbedaan Ukuran Bukaan Lensa: Penyebab Benda Yang Terhalang Dapat Terlihat Setelah Di-Zoom

Pernahkah anda melihat video dari penganut Bumi datar yang mencoba untuk memperlihatkan bahwa objek di kejauhan yang nampak terhalang akan dapat kembali terlihat setelah di-zoom? Setelah itu dia akan menyimpulkan hal yang sama terjadi pada kapal di kejauhan, dan penyebab kapal tak terlihat bukanlah lengkungan Bumi.

Ternyata tidak sama sekali. Penyebab sebenarnya hanyalah karena objek penghalang posisinya dekat, dan ada perbedaan ukuran bukaan lensa setelah di-zoom. Pada kamera dengan rentang zoom yang jauh —seperti Nikon P900—, perbedaannya akan sangat terlihat.

Lanjutkan membaca “Perbedaan Ukuran Bukaan Lensa: Penyebab Benda Yang Terhalang Dapat Terlihat Setelah Di-Zoom”

Perjalanan Mengelilingi Bumi yang Melewati Kedua Kutub

Menurut beberapa korban paham Bumi datar, tidak ada penjelajah yang berhasil mengelilingi Bumi melalui kedua kutub. Yang ada hanyalah penjelajah yang mengelilingi Bumi sejajar dengan garis khatulistiwa, seperti James Cook atau Ferdinand Magellan. Karena jika ada, maka runtuhlah teori Bumi datar dalam seketika.

Ternyata hal tersebut tidak benar. Ada beberapa penjelajah yang sudah pernah melakukan hal tersebut. Dari sekilas pencarian di Internet, kami dapat menemukan paling tidak ada tujuh penjelajah yang telah atau sedang melakukannya.

Lanjutkan membaca “Perjalanan Mengelilingi Bumi yang Melewati Kedua Kutub”