Fitnah Kepada Isaac Newton

Cara utama influencer flat earth dalam menanamkan pengaruhnya adalah dengan memancing emosi pemirsanya. Setelah terpancing emosinya, kemampuan kita untuk menilai secara rasional berkurang. Salah modus operandinya adalah dengan memfitnah ilmuwan, yang paling sering menjadi korban adalah Isaac Newton.

Melalui kutipan sepotong-potong dan narasi yang menggiring, Newton digambarkan sebagai pembohong, bahwa penemuannya soal gravitasi adalah bualan belaka.

Lanjutkan membaca “Fitnah Kepada Isaac Newton”

“Bumi Bulat”: Permainan Semantik

Bumi itu bulat, tetapi tidak bulat sempurna. Diameter Bumi lebih panjang di khatulistiwa daripada diameter antar kutub. Bentuk ini dinamakan ‘oblate spheroid’. Perbedaan panjang diameter tidak besar, hanya 0,33% saja. Oleh karena itu masih bisa dikatakan sah saja menyebut Bumi berbentuk bulat.

Kaum Bumi bulat sering mempermasalahkan hal ini. Mereka simpulkan “Bumi tidak bisa dibilang bulat” karena fakta ini. Mereka salah. Semua benda yang sehari-hari kita sebut bulat sebenarnya juga tidak bulat sempurna.

Lanjutkan membaca ““Bumi Bulat”: Permainan Semantik”

Balon Udara dan Gaya Gravitasi

Balon udara dapat terbang karena memiliki gaya apung (buoyancy) yang memiliki arah ke atas. Jika gaya apung lebih besar daripada gaya gravitasi (berat), maka balon akan bergerak naik.

Penganut Bumi datar banyak yang tidak mengerti hal ini. Bagi mereka, fakta bahwa balon bisa terbang adalah ‘bukti’ bahwa gravitasi tidak ada, dan benda bisa naik atau turun karena berat jenis. Mereka salah.

Lanjutkan membaca “Balon Udara dan Gaya Gravitasi”

Filosofi CGI

Jika penganut Bumi datar melihat foto yang diambil dari luar angkasa, maka bisa dipastikan banyak yang akan menuduh bahwa foto tersebut adalah hasil manipulasi, atau CGI, walaupun sebenarnya mereka sama sekali belum melakukan analisis yang memadai. Hal ini terjadi karena sebagian besar menjadi pengikut Bumi datar karena “meyakini”, dan bukan karena pembuktian objektif, sehingga bukti seperti foto dari luar angkasa perlu untuk diserang bagaimana pun caranya.

Lama kelamaan hal ini dilakukan secara refleks. Istilah sehari-harinya adalah “auto-CGI”.

Lanjutkan membaca “Filosofi CGI”

Kilauan/Glare Membuat Matahari Terlihat Lebih Besar

Matahari dari Bumi terlihat berukuran sama, dengan ukuran sudut sekitar 0.53°, dan tak berubah sepanjang hari. Namun cahaya Matahari sangatlah terang dan menimbulkan kilauan/glare di sekelilingnya. Karena sangat terang, kilauan/glare yang ditimbulkan tak dapat dibedakan dari objek Matahari yang sebenarnya.

Saat sore hari menjelang terbenam, intensitas cahaya Matahari berkurang akibat harus menembus atmosfer Bumi yang tebal. Karena intensitas berkurang, kilauan/glare juga akan berkurang. Akibatnya Matahari terkesan mengecil.

Kaum Bumi datar menggunakan fenomena ini sebagai ‘bukti’ Matahari menjauh dan bukan terbenam. Mereka salah.

Lanjutkan membaca “Kilauan/Glare Membuat Matahari Terlihat Lebih Besar”