Densitas/Berat Jenis dan Percobaan Tuas

Sebuah objek jatuh ke bawah akibat gravitasi Bumi. Namun beberapa aliran Bumi datar bersikeras jatuhnya sebuah objek adalah karena densitas atau berat jenis, bukan gravitasi.

Dengan menempatkan dua objek dengan densitas atau berat jenis sama dan massa berbeda dengan saling berlawanan pada sebuah tuas, kita dapat ketahui bahwa densitas atau berat jenis bukanlah penyebab sebuah benda jatuh ke bawah.

Dalam percobaan ini, kita menempatkan dua ember berisi air dua liter pada satu sisi, dan ember berisi satu liter air pada sisi yang lain. Hasilnya adalah tuas akan miring ke arah ember yang berisi dua liter air.

Objek pada kedua sisi memiliki materi yang sama (air), atmosfer yang sama mengelilinginya, dan densitas atau berat jenis yang sama. Di sisi lain, keduanya memiliki massa dan volume yang berbeda.

Beberapa aliran Bumi datar mengklaim densitas atau berat jenis adalah penyebab objek jatuh ke bawah. Namun seperti yang dapat kita saksikan pada percobaan seperti ini, tuas miring ke arah air yang lebih berat, walaupun keduanya memiliki densitas atau berat jenis yang sama. Artinya ada penyebab lain mengapa tuas miring, yaitu gravitasi.

Eksperimen lain

Jika kita mengganti air pada kedua ember dengan dengan satu liter air dan satu liter minyak, maka tuas akan miring ke arah air yang memiliki berat jenis yang lebih besar.

Dari kedua eksperimen, bisa kita simpulkan bahwa gaya yang menyebabkan objek jatuh itu berbanding lurus dengan volume dan juga berbanding lurus dengan densitas atau berat jenis. Dan jika kita kalikan berat jenis dan volume, akan didapatkan variabel ‘berat’. Dan kita mendapatkan kesimpulan yang sama seperti yang kita dapatkan pada pelajaran fisika di sekolah.

Referensi