Cacat Logika Presisi Berlebihan

Cacat logika presisi berlebihan terjadi jika angka yang terlalu presisi digunakan agar terlihat lebih meyakinkan dan lebih pasti.

Ada tokoh Bumi datar yang memakai angka yang terlalu presisi agar terlihat ilmiah. Pihak yang rentan untuk percaya Bumi datar cenderung mudah  terintimidasi matematika; mudah membuat mereka terpesona dengan angka yang sebenarnya tidak ada artinya.

Lanjutkan membaca “Cacat Logika Presisi Berlebihan”

Cacat Logika Argumen ke Masa Depan

Cacat logika argumen ke masa depan terjadi jika seseorang mengklaim pendapatnya benar berdasarkan asumsi keliru bahwa buktinya masih dalam pengerjaan, dan suatu saat akan terbukti benar.

Kaum Bumi datar kadang mengakui bahwa mereka tak dapat membuktikan Bumi datar, tetapi mereka tetap percaya Bumi datar karena mereka pikir suatu saat akan terbukti. Faktanya, bumi sudah terbukti berbentuk bulat. Tak akan ada “riset” yang bisa membuktikan Bumi datar.

Lanjutkan membaca “Cacat Logika Argumen ke Masa Depan”

Membesar-Besarkan Konflik

Membesar-besarkan konflik adalah cacat logika bahwa jika ilmuwan terlihat memiliki pendapat berbeda, seluruh bidang ilmu tersebut tidak kredibel dan tidak ada kesimpulan yang dapat ditarik.

Membesar-besarkan konflik merupakan argumen umum dari kaum Bumi datar. Mereka akan mencari ilmuwan yang terlihat memiliki pendapat berbeda, lalu membesar-besarkannya, dan menyimpulkan keduanya salah. Faktanya, perbedaan opini tersebut tak begitu mendasar, dan bisa saja sebenarnya bukan beda opini. Ilmuwan tetap sepakat Bumi bulat dan mengelilingi Matahari.

Lanjutkan membaca “Membesar-Besarkan Konflik”

Keseimbangan Palsu / False Balance

Cacat logika keseimbangan palsu terjadi jika seorang jurnalis menyajikan pendapat yang berlawanan dengan perlakuan yang sama, walaupun pendapat tersebut tidak didukung bukti. Hal ini dapat menyebarkan misinformasi karena memberi kesan seakan-akan hal yang tak didukung bukti tersebut layak untuk dipertimbangkan.

Kaum Bumi datar mengeluh bahwa media massa tak memberi mereka perlakuan yang sama seperti yang diberikan kepada ilmuwan. Faktanya, menyajikan kedua pihak tersebut dengan perlakuan yang sama tidak menggambarkan situasi yang sebenarnya, dan hanya akan menyebarkan misinformasi.

Lanjutkan membaca “Keseimbangan Palsu / False Balance”