Melakukan Zoom Sampai Kapal Kembali Terlihat Bukanlah Bukti Tak Ada Lengkungan Bumi

Jika sebuah kapal yang jaraknya sangat jauh tidak dapat kita lihat, maka hal tersebut terjadi karena salah satu dari alasan berikut ini:

  • Mata kita tak memiliki resolusi sudut yang cukup untuk dapat melihat kapal tersebut.
  • Kondisi atmosfer tidak mendukung, dan membatasi jarak pandang (visibilitas).
  • Kapal tersebut cukup jauh dan tertutup lengkungan Bumi.

Penganut Bumi datar sering memperlihatkan kapal yang terlihat di kejauhan, namun setelah di-zoom menjadi terlihat. Mereka menganggap ini sebagai ‘bukti’ lengkungan Bumi tidak ada. Mereka salah. Lengkungan Bumi bukanlah satu-satunya penyebab kapal di kejauhan tak terlihat.

Lanjutkan membaca “Melakukan Zoom Sampai Kapal Kembali Terlihat Bukanlah Bukti Tak Ada Lengkungan Bumi”

Matahari Terbenam dan Solar Filter

Ukuran Matahari yang terlihat praktis konstan sepanjang hari, dilihat oleh siapapun yang ada di Bumi, mulai dari terbit sampai terbenam. Hal ini adalah bukti bahwa model Bumi datar tidaklah benar, dan hanya konsisten jika Bumi bulat.

Kaum Bumi datar gemar menunjukkan video Matahari terlihat mengecil saat terbenam. Hal tersebut hanyalah akibat kegagalan mereka mengontrol exposure kamera. Dengan solar filter atau pengaturan exposure di kamera secara manual, ukuran Matahari akan terlihat konstan sepanjang hari.

Fakta bahwa ukuran Matahari terlihat konstan sepanjang hari, oleh siapapun yang ada di Bumi, mulai dari terbit sampai terbenam hanya memungkinkan jika Matahari jaraknya sangat jauh dibandingkan jarak antara pengamat-pengamat yang ada di Bumi.

Mengamati Lengkungan Bumi dari Dekat Permukaan Bumi

Mengamati lengkungan Bumi itu semakin sulit jika posisi pengamat semakin dekat dengan permukaan Bumi. Lokasi tertinggi yang memungkinkan untuk dijangkau oleh kebanyakan orang adalah menjadi penumpang pesawat komersil. Dan itu pun dalam banyak kasus, lengkungan Bumi masih sulit dikenali secara sekilas. Walaupun demikian, dengan sedikit usaha, kita dapat mengamati lengkungan Bumi dari lokasi yang dekat dengan permukaan Bumi, asalkan kita bersedia untuk melakukan pengamatan dengan teliti.

Lanjutkan membaca “Mengamati Lengkungan Bumi dari Dekat Permukaan Bumi”

Foto Bulan dan Bintang

Bintang tak terlihat pada foto Bulan —termasuk pada foto yang diambil dari permukaan Bulan— karena permukaan Bulan diterangi cahaya Matahari. Untuk mengambil gambar Bulan, kita mengatur eksposur kamera sesuai untuk mengambil foto objek yang diterangi sinar Matahari, tak jauh berbeda dengan eksposur kamera untuk mengambil foto di siang hari di permukaan Bumi.

Untuk demonstrasi, kita dapat mencoba mengambil foto Bulan bersamaan dengan bintang, dengan syarat: 1. Detil Bulan seperti kawah Bulan harus terlihat, dan tidak terlalu terang atau overexposed. 2. Diambil dalam sekali pengambilan gambar, bukan HDR, dan tidak diedit. Walaupun dengan menggunakan perangkat fotografi terbaik saat ini sekali pun, tidak mungkin bintang dalam jumlah banyak dapat terlihat.

Lanjutkan membaca “Foto Bulan dan Bintang”

Melakukan Zoom Pada Matahari Terbenam

Featured Video Play Icon

Zoom pada kamera bekerja dengan cara memperbesar bagian tengah dari gambar, atau dengan cara mempersempit field of view dari kamera. Melakukan zoom ke Matahari terbenam tak akan memperlihatkan lebih banyak dari Matahari, dan hanya akan memperbesar ukuran Matahari pada gambar yang dihasilkan.

Kaum Bumi datar mengklaim zoom dapat memperlihatkan kembali Matahari yang sudah terbenam. Mereka salah. Hal tersebut hanya akibat kesalahan setting exposure kamera. Faktanya, zoom tak akan pernah dapat memperlihatkan kembali Matahari yang sudah terbenam.

Lanjutkan membaca “Melakukan Zoom Pada Matahari Terbenam”

‘Defish’ Citra Fisheye Secara Berlebihan untuk Membuat Horizon Menjadi Lurus

‘Defish’ adalah proses menghilangkan distorsi dari citra yang dihasilkan lensa fisheye, menghasilkan gambar yang bersifat rektilinear yang mempertahankan garis lurus agar tetap terlihat lurus. Lensa fisheye yang berbeda memiliki kekuatan distorsi yang berbeda, dan dengan demikian membutuhkan parameter defish yang berbeda pula.

Beberapa kaum Bumi datar sengaja menggunakan kekuatan defish secara berlebihan. Tujuannya bukan untuk menghilangkan distorsi, melainkan untuk memanipulasi garis horizon yang melengkung agar terlihat lurus. Proses defish secara berlebihan tidak hanya menghilangkan distorsi barrel, tetapi juga menambahkan distorsi pincushion kepada gambar. Distorsi pincushion akan membuat garis lurus terlihat melengkung ke arah yang berlawanan daripada distorsi barrel yang ada pada lensa fisheye. Pada posisi tertentu di gambar, distorsi pincushion akan membuat horizon yang melengkung menjadi terlihat datar.

Lanjutkan membaca “‘Defish’ Citra Fisheye Secara Berlebihan untuk Membuat Horizon Menjadi Lurus”

Albedo Visual dari Bulan dan Bumi

Albedo visual adalah perbandingan dari cahaya Matahari yang dipantulkan oleh sebuah benda langit dan jumlah seluruh cahaya Matahari yang diterima, dengan hanya memperhitungkan cahaya tampak saja. Albedo visual dari Bumi adalah 0,37, sedangkan albedo visual dari Bulan adalah 0,12.

Bulan terlihat gelap jika Bumi juga terlihat di foto yang sama. Kaum Bumi datar menggunakan fakta tersebut untuk ‘membuktikan’ bahwa foto yang diambil dari luar angkasa tersebut palsu. Mereka salah. Bulan terlihat lebih gelap karena memantulkan lebih sedikit cahaya Matahari daripada Bumi.

Lanjutkan membaca “Albedo Visual dari Bulan dan Bumi”

Besar Lengkungan Bumi yang Terlihat Pada Foto

Besar lengkungan horizon yang terlihat dalam sebuah foto tergantung pada:

  1. Ketinggian pengamat.
  2. Field of view dari kamera yang digunakan.
  3. Distorsi dari lensa kamera yang digunakan.

Ada kaum Bumi datar yang keliru berasumsi bahwa kita seharusnya akan melihat lengkungan Bumi yang besarnya sama dalam segala kasus. Dan saat mereka menemukan perbedaan besar lengkungan Bumi di foto yang berbeda, mereka akan simpulkan bahwa hal tersebut adalah “bukti” tindakan pengelabuan. Mereka salah.

Lanjutkan membaca “Besar Lengkungan Bumi yang Terlihat Pada Foto”

Bokeh

Dalam fotografi, bokeh adalah bagaimana lensa menghasilkan gambar pada bagian yang tidak terfokus. Bentuk dari bokeh lebih tergantung pada lensa yang digunakan daripada objek yang tidak terfokus tersebut.

Beberapa kaum Bumi datar tidak paham bagaimana cara untuk mengambil gambar bintang dan planet yang terfokus dengan benar. Hal tersebut terjadi akibat kurangnya pengetahuan atau tidak cocoknya kamera yang mereka gunakan untuk keperluan tersebut. Yang mereka hasilkan hanyalah bokeh, yang tidak banyak menggambarkan objek yang dimaksud.

Lanjutkan membaca “Bokeh”

Bagaimana Mereka Mencoba Mengelabui Kita Semua Melalui Video yang Diambil dari Balon Stratosfer

Banyak dari meme Bumi datar menampilkan foto yang diambil dari balon ketinggian tinggi / balon stratosfer, yang memperlihatkan horizon yang terlihat datar. Foto-foto tersebut tentu saja tak dapat dijadikan sebagai ‘bukti’ Bumi datar. Horizon terlihat datar hanya karena distorsi barel yang disebabkan oleh lensa fisheye yang digunakan untuk mengambil foto tersebut.

Berikut ini adalah bagaimana oknum-oknum Bumi datar yang tak bertanggung jawab mencoba untuk mengelabui kita semua dengan menggunakan video yang diambil dari balon stratosfer.

Lanjutkan membaca “Bagaimana Mereka Mencoba Mengelabui Kita Semua Melalui Video yang Diambil dari Balon Stratosfer”

Perbedaan Ukuran Bumi & Bulan yang Terlihat Bersama Dalam Foto-Foto yang Berbeda

Bentuk objek yang terlihat dalam sebuah foto tergantung dari perspektif, posisi yang mengambil foto terhadap objek; dan field of view, lebar sudut pandang dari lensa kamera yang digunakan. Semakin jauh objek, maka semakin kecil terlihat dalam foto. Sebaliknya, semakin dekat objek, semakin besar terlihat dalam foto. Untuk field of view, semakin sempit field of view, semakin besar objek terlihat pada foto. Dan semakin lebar field of view, semakin kecil objek terlihat pada foto.

Kaum Bumi datar melihat perbedaan proporsi ukuran Bumi dan Bulan pada foto-foto yang berbeda sebagai suatu inkonsistensi yang mencurigakan. Mereka salah. Foto-foto tersebut diambil dengan menggunakan perspektif dan field of view yang berbeda.

Lanjutkan membaca “Perbedaan Ukuran Bumi & Bulan yang Terlihat Bersama Dalam Foto-Foto yang Berbeda”

Exposure dalam Fotografi

Featured Video Play Icon

Pada fotografi, exposure adalah jumlah cahaya yang mencapai sensor/film kamera, ditentukan dari faktor shutter speed, aperture, dan kecerahan objek. Dengan mengubah exposure dan sensitivitas sensor (ISO), fotografer dapat mendapatkan hasil yang lebih terang atau lebih gelap.

Terlihat jelas bahwa fotografi bukanlah bidang keahlian dari kaum Bumi datar, dan sangat banyak sekali dari miskonsepsi yang beredar di kalangan mereka berasal dari ketidaktahuan mereka mengenai fotografi, salah satunya adalah exposure.

Lanjutkan membaca “Exposure dalam Fotografi”

Foto Bumi Dari Luar Angkasa dan Ukuran Benua Yang Terlihat

Pada foto Bumi yang diambil dari luar angkasa, semakin dekat posisi pengamat dari Bumi, maka semakin sedikit bagian Bumi yang terlihat. Sebaliknya, semakin jauh posisi pengamat dari Bumi, semakin banyak bagian Bumi yang terlihat. Namun sejauh apapun, tidak akan bisa melihat kedua kutub Bumi sekaligus.

Kaum Bumi datar menemukan adanya foto-foto Bumi yang menampilkan ukuran benua yang berbeda-beda, lalu mereka gunakan sebagai alasan untuk berprasangka buruk. Mereka salah. Perbedaan ukuran benua tersebut terjadi hanya karena foto-foto tersebut menampilkan Bumi dilihat dari jarak yang berbeda-beda.

Lanjutkan membaca “Foto Bumi Dari Luar Angkasa dan Ukuran Benua Yang Terlihat”

Noise Sensor Kamera: Penyebab ‘Bintang’ Terlihat Di Sisi Gelap Bulan

Pada beberapa foto Bulan, di bagian gelapnya terlihat bintik-bintik terang yang kemudian diinterpretasikan sebagai ‘bintang’ oleh sebagian penganut Bumi datar. Dari ‘penemuan’ ini, lalu mereka simpulkan bahwa Bulan bentuknya transparan.

Tapi sebenarnya itu bukanlah bintang, melainkan hanyalah noise sensor kamera digital.

Lanjutkan membaca “Noise Sensor Kamera: Penyebab ‘Bintang’ Terlihat Di Sisi Gelap Bulan”

Bagaimana “Membuktikan” Sebuah Bola Basket (atau Objek Bulat Lainnya) itu Datar

Jika kita memperbesar permukaan sebuah benda bulat, maka jika pembesaran yang dilakukan cukup besar, permukaan benda bulat tersebut akan terlihat datar. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan lensa makro seperti yang dilakukan oleh pengguna Reddit Useless-Pickles.

Hal ini membuktikan bahwa permukaan objek bulat dapat saja terlihat datar. Dan pengamatan sehari-hari bahwa horizon terlihat datar bukanlah bukti yang cukup bagi kita untuk menyimpulkan bentuk dari Bumi. Dengan menggunakan “logika” kaum Bumi datar, bisa saja kita “membuktikan” bola basket tersebut adalah datar, yang tentu saja sama sekali tidak benar.

Lanjutkan membaca “Bagaimana “Membuktikan” Sebuah Bola Basket (atau Objek Bulat Lainnya) itu Datar”

Lens Flare: Bukan Benda Selestial yang Misterius

Saat kita mengambil gambar dengan kamera, hasilnya belum tentu sama persis dengan objek yang diambil gambarnya. Hal ini disebabkan karena ketidaksempurnaan pada sistem optik, yang kadang sulit dihindari oleh perancang sistem kamera dan lensa. Salah satunya adalah lens flare (Bahasa Indonesia: pijar lensa).

Beberapa kaum Bumi datar melihat adanya ‘objek misterius’ pada foto Bulan atau Matahari. Lalu disimpulkan hal tersebut adalah ‘benda selestial misterus’, dan mereka gunakan sebagai “skenario penjelasan” fenomena alam yang tak mungkin dapat dijelaskan pada model Bumi datar, seperti gerhana. Mereka salah. Hal tersebut hanyalah lens flare, yang hanyalah fenomena optik kamera.

Lanjutkan membaca “Lens Flare: Bukan Benda Selestial yang Misterius”

Foto Bumi Keseluruhan yang Asli

Foto Bumi yang menampilkan Bumi secara keseluruhan adalah foto hitam putih diambil pada tahun 1966 oleh wahana antariksa Lunar Orbiter 1. Setelah itu ada sangat banyak foto serupa yang diambil pada berbagai macam misi ke luar angkasa.

Perkembangan komputer mulai tahun 80-an membuat adanya teknik baru untuk membuat gambar-gambar tersebut. Sebuah satelit dapat dikirim untuk mengambil sangat banyak gambar-gambar permukaan Bumi dan dari gambar-gambar tersebut disusun menjadi gambar Bumi.

Kaum Bumi datar ‘menemukan’ fakta ini, lalu mereka simpulkan dari sekian banyak foto Bumi dari luar angkasa, tidak ada yang asli, semuanya adalah manipulasi atau dirangkai oleh komputer. Mereka salah. Hanya karena ada foto Bumi yang dibuat demikian, bukan berarti tak ada foto Bumi asli, menampilkan Bumi secara keseluruhan, bukan gabungan beberapa gambar, dan yang diambil dalam sekali pengambilan.

Lanjutkan membaca “Foto Bumi Keseluruhan yang Asli”

Mengapa Lensa Fisheye?

Lensa fisheye populer digunakan pada berbagai keperluan. Pada balon udara, peluncuran roket dan ISS lensa fisheye digunakan karena mereka menggunakan action camera yang memiliki berbagai kelebihan dibandingkan kamera lain, dan kebanyakan action camera menggunakan lensa fisheye.

Kaum Bumi datar sering berprasangka bahwa ada niat jahat di balik setiap penggunaan lensa fisheye, yaitu agar setiap gambar menampilkan garis horizon yang melengkung. Mereka salah. Penggunaan lensa fisheye adalah hal yang wajar-wajar saja. Dan jika memang diinginkan hasil gambar yang rectilinear, tidaklah sulit untuk mengubah hasil fisheye menjadi rectilinear.

Lanjutkan membaca “Mengapa Lensa Fisheye?”