Balon Udara dan Gaya Gravitasi

Balon udara dapat terbang karena memiliki gaya apung (buoyancy) yang memiliki arah ke atas. Jika gaya apung lebih besar daripada gaya gravitasi (berat), maka balon akan bergerak naik.

Penganut Bumi datar banyak yang tidak mengerti hal ini. Bagi mereka, fakta bahwa balon bisa terbang adalah ‘bukti’ bahwa gravitasi tidak ada, dan benda bisa naik atau turun karena berat jenis. Mereka salah.

Lanjutkan membaca “Balon Udara dan Gaya Gravitasi”

Kelengkungan Air di Bejana

Jika Bumi berbentuk bulat, dan air bisa menempel pada Bumi; mengapa air tidak menempel pada bola, padahal sama-sama berbentuk bulat?

Lanjutkan membaca “Kelengkungan Air di Bejana”

Analogi Keliru Bola Tenis Basah yang Berputar

Bumi memiliki massa yang menghasilkan percepatan gravitasi sekitar 9,79 m/s² pada semua benda di permukaan Bumi, mengarah ke pusat Bumi. Sebaliknya, gerak rotasi Bumi menghasilkan percepatan gravitasi sebesar 0.03 m/s² menjauhi Bumi. Penjumlahannya adalah sekitar 9,79 m/s² menuju pusat Bumi. Itu sebabnya semua benda di permukaan Bumi tetap berada di permukaan, tidak terbang ke luar angkasa.

Kaum Bumi datar sering membuat perbandingan yang keliru menggunakan bola tenis basah yang berputar. Air pada permukaan bola tenis yang basah yang berputar tidak menempel pada permukaan; tetapi Bumi juga bulat, basah dan berputar, dan semua tetap menempel di permukaan. Lalu mereka keliru membuat kesimpulan bahwa Bumi tidak mungkin bulat dan berotasi.

Lanjutkan membaca “Analogi Keliru Bola Tenis Basah yang Berputar”