Gerak Melingkar Beraturan

Gerak dari suatu benda di permukaan Bumi akibat gerak rotasi Bumi adalah gerak melingkar beraturan. Kita dapat mengurai gerak tersebut menjadi gerak lurus beraturan dan percepatan sentripetal menuju pusat Bumi. Dari kerangka acuan dari pengamat di permukaan Bumi, percepatan sentripetal menghasilkan percepatan sentrifugal, yang dirasakan bersamaan dengan percepatan gravitasi Bumi.

Kita sering menggunakan gerak lurus beraturan dari objek sehari-hari untuk menjelaskan efek (atau tidak adanya efek tersebut) dari gerak beraturan rotasi Bumi. Kaum Bumi datar keliru menolaknya hanya karena hal tersebut “bukan gerak melingkar seperti rotasi Bumi.” Faktanya, gerak lurus beraturan adalah satu komponen dari gerak melingkar beraturan. Dan penjelasan tersebut valid dan tetap berlaku.

Lanjutkan membaca “Gerak Melingkar Beraturan”

Fisika Klasik vs Fisika Modern

Fisika klasik —seperti hukum Newton, teori gravitasi Newton dan sebagainya—telah diperbaharui oleh Teori Relativitas Khusus, Teori Relativitas Umum dan Mekanika Kuantum. Tetapi bukan berarti fisika klasik itu salah. Fisika klasik tetap berlaku jika variabelnya mendekati nilai umum yang kita gunakan sehari-hari di Bumi.

Kaum Bumi datar sering menyimpulkan karena ilmuwan mengatakan fisika klasik telah ‘digantikan’ fisika modern, maka fisika klasik itu harusnya dianggap ‘salah’ dan tidak lagi diajarkan di sekolah-sekolah. Dan fakta bahwa fisika klasik masih diajarkan adalah ‘bukti’ adanya konspirasi pengelabuan masal melalui sistem pendidikan. Mereka sangat salah.

Lanjutkan membaca “Fisika Klasik vs Fisika Modern”

Gerak Jatuh Bebas

Benda jatuh disebabkan oleh gravitasi. Massa Bumi mengakibatkan setiap benda di Bumi mengalami percepatan sebesar 9.8 m/s² yang arahnya ke bawah. Angka tersebut dinamakan ‘percepatan gravitasi’ yang biasa disebut dengan notasi ‘g’.

Kebanyakan penganut Bumi datar menolak adanya gravitasi. Menurut mereka benda jatuh karena densitas atau berat jenis, bukan gravitasi. Mereka salah.

Lanjutkan membaca “Gerak Jatuh Bebas”

Gravitasi: Gaya vs Lengkungan Ruang Waktu

Beberapa kali penulis membuat tulisan yang menyebut “gaya gravitasi”, dan tak jarang mendapat tanggapan bahwa “gravitasi bukan gaya”. Kebanyakan tanggapan adalah red herring yang sebenarnya tak ada relevansinya dengan topik yang dibahas, dan hanya bertujuan mencari kejanggalan dari pernyataan saya sekecil apapun itu. Namun ada pula pertanyaan tentang ini yang jujur.

Tulisan ini dibuat untuk menjelaskan masalah tersebut, supaya penulis tidak perlu berulang kali memberi penjelasan.

Lanjutkan membaca “Gravitasi: Gaya vs Lengkungan Ruang Waktu”