Kemampuan Kita Untuk Merasakan Percepatan dan Kecepatan

Jika kita naik pesawat, menutup mata dan telinga, kita tidak akan merasakan bahwa pesawat dengan bergerak dengan kecepatan lebih dari 900 km/jam. Namun apabila pesawat menambah atau mengurangi kecepatan, berbelok, atau mengubah ketinggian, kita dapat dengan mudah merasakannya.

Sama halnya dengan gerakan rotasi dan revolusi Bumi. Permukaan Bumi bergerak dengan kecepatan 1656 km/jam, dan Bumi berevolusi dengan kecepatan 107000 km/jam. Kita tak pernah merasakan ini karena kecepatannya selalu konstan, dengan kata lain percepatannya nol.

Lanjutkan membaca “Kemampuan Kita Untuk Merasakan Percepatan dan Kecepatan”

Gaya Apung

Gaya apung adalah gaya mengarah ke atas yang dikerjakan fluida yang arahnya melawan berat dari benda yang terendam. Gaya apung terjadi karena fluida memiliki gradasi tekanan. Gradasi tekanan hanya dapat terjadi jika fluida dipengaruhi oleh percepatan, seperti percepatan gravitasi Bumi.

Kaum Bumi datar sering menggunakan gaya apung sebagai “penjelasan” mengapa benda jatuh ke bawah. Mereka salah. Tanpa adanya percepatan gravitasi Bumi, gaya apung tak akan terjadi.

Lanjutkan membaca “Gaya Apung”

Arah Atas dan Bawah

Arah ‘atas’ dan ‘bawah’ ditentukan dari arah percepatan gravitasi yang kita rasakan. ‘Atas’ adalah menjauhi arah percepatan gravitasi. Dan ‘bawah’ adalah menuju arah percepatan gravitasi.

Kaum Bumi datar sering kali membesar-besarkan ‘masalah’ ini. Menurut mereka, orang di Antartika posisinya ‘terbalik’. Tentunya mereka salah. Bagi orang di Antartika, bawah tetaplah memiliki arah ke pusat Bumi, sama saja seperti orang di Bumi bagian utara. Lanjutkan membaca “Arah Atas dan Bawah”

Pasang Surut Air Laut

Sebenarnya topik ini tidak langsung berhubungan langsung dengan ‘perdebatan’ bentuk Bumi. Hanya saja topik ini selalu muncul karena berulang kali ada ‘penemuan terbaru’ kejanggalan dalam hal pasang surut air laut oleh penganut Bumi datar. Semua ‘kejanggalan’ tersebut tentunya bukan ‘bukti’ Bumi datar atau ada hal yang ditutup-tutupi, tetapi karena semata-mata ketidaktahuan semata.

Mari kita bahas topik pasang surut air laut ini satu per satu dengan menggunakan format pertanyaan dan jawaban.

Lanjutkan membaca “Pasang Surut Air Laut”

Analogi Keliru Bola Tenis Basah yang Berputar

Bumi memiliki massa yang menghasilkan percepatan gravitasi sekitar 9,79 m/s² pada semua benda di permukaan Bumi, mengarah ke pusat Bumi. Sebaliknya, gerak rotasi Bumi menghasilkan percepatan gravitasi sebesar 0.03 m/s² menjauhi Bumi. Penjumlahannya adalah sekitar 9,79 m/s² menuju pusat Bumi. Itu sebabnya semua benda di permukaan Bumi tetap berada di permukaan, tidak terbang ke luar angkasa.

Kaum Bumi datar sering membuat perbandingan yang keliru menggunakan bola tenis basah yang berputar. Air pada permukaan bola tenis yang basah yang berputar tidak menempel pada permukaan; tetapi Bumi juga bulat, basah dan berputar, dan semua tetap menempel di permukaan. Lalu mereka keliru membuat kesimpulan bahwa Bumi tidak mungkin bulat dan berotasi.

Lanjutkan membaca “Analogi Keliru Bola Tenis Basah yang Berputar”