Flerspektif

Banyak fenomena alam yang mustahil dijelaskan jika Bumi datar, misalnya objek di kejauhan yang terlihat tertutup bagian bawahnya saja. Agar peristiwa tersebut seakan-akan bisa terjadi jika Bumi datar, kaum Bumi datar menciptakan “penjelasan” bahwa hal tersebut diakibatkan oleh “perspektif.”

“Perspektif” yang dimaksud oleh oleh kaum Bumi datar tentunya tidak sama dengan hukum perspektif yang sesungguhnya. Untuk membedakannya dengan hukum perspektif yang benar, hukum “perspektif” ciptaan kaum Bumi datar tersebut sering dijuluki dengan sebutan “flerspective,” paduan antara kata flerf (penganut Bumi datar) dan perspective. Dalam Bahasa Indonesia, barangkali dapat kita terjemahkan menjadi flerspektif.

Lanjutkan membaca “Flerspektif”

Mitos Polaris Terlihat dari Selatan Khatulistiwa

Akibat deklinasi yang mendekati +90°, Polaris praktis tak dapat dilihat dari selatan khatulistiwa, dan fakta tersebut hanya dapat terjadi jika Bumi bulat. Ada sebuah mitos yang sering muncul di kalangan komunitas Bumi datar yang mengklaim bahwa Polaris terlihat dari selatan khatulistiwa. Sumbernya hanyalah interpretasi keliru dari sebuah artikel berita oleh oknum Bumi datar Samuel Rowbotham, lebih dari 1½ abad yang lalu.

Lanjutkan membaca “Mitos Polaris Terlihat dari Selatan Khatulistiwa”

Bintang Utara Polaris

Teori Bumi datar umumnya menggunakan model bintang yang (karena suatu hal yang misterius) menempel pada kubah langit Bumi, yang (karena suatu hal yang misterius) bisa berputar sehingga menyebabkan gerakan bintang di langit. Poros perputaran adalah bintang Polaris, yang tampak tidak bergerak.

Namun tahukah kamu, Polaris tidak dapat dilihat dari selatan khatulistiwa. Lebih dari itu, selatan memiliki poros bintang sendiri.

Lanjutkan membaca “Bintang Utara Polaris”