Menentukan Arah Kiblat Saat Matahari di Atas Antipode Kakbah

Featured Video Play Icon

Umat Islam melakukan shalat menghadap Kiblat yang dapat diketahui dari arah ke Matahari saat peristiwa istiwa a’zam, atau Matahari berada tepat di atas Kakbah pada tanggal 27-28 Mei, pukul 16:18 WIB, dan pada tanggal 15-16 Juli, pukul 16:27 WIB. Namun tidak semua lokasi dapat menggunakan metode ini. Jika di sebuah lokasi sedang mengalami malam hari saat istiwa a’zam berlangsung, maka lokasi tersebut tidak dapat menggunakan metode tersebut.

Untuk menentukan arah Kiblat melalui observasi, lokasi tersebut perlu menggunakan metode sebaliknya, yaitu dengan mengamati arah ke Matahari saat Matahari berada di atas antipode Kakbah, pada tanggal 12-13 Januari 06:18 WIT dan 28 November 06:29 WIT. Jika pada waktu itu Matahari terlihat, maka arah Kiblat adalah arah berlawanan dari arah ke Matahari; atau arah bayangan Matahari menunjukkan arah Kiblat.

Lanjutkan membaca “Menentukan Arah Kiblat Saat Matahari di Atas Antipode Kakbah”

Arah Kiblat di Bumi Bulat

Sebuah asumsi yang beredar di komunitas korban Bumi datar mengklaim bahwa arah kiblat di Bumi bulat tidaklah relevan:

“Jika bentuk Bumi adalah bulat, maka kamu bisa mengarah ke mana saja, dan pasti akan mengarah ke kiblat. Karena itu Bumi tidak mungkin berbentuk Bulat”

Kesalahan mereka adalah menggunakan lingkaran untuk mendeskripsikan Bumi bulat, padahal bentuk Bumi itu bulat seperti bola, bukan bundar seperti lingkaran.

Lanjutkan membaca “Arah Kiblat di Bumi Bulat”