Tekanan Atmosfer Bumi dan Vakum di Luar Angkasa

Tekanan udara berkurang secara berangsur-angsur jika ketinggian bertambah. Tidak ada batasan antara atmosfer Bumi dan luar angkasa yang jelas dalam hal tekanan udara. Tekanan udara tidak menjadi vakum secara tiba-tiba saat kita mencapai batas luar angkasa.

Kaum Bumi datar mengklaim tidak mungkin atmosfer Bumi yang memiliki tekanan bertemu dengan luar angkasa yang vakum. Menurut mereka seharusnya atmosfer Bumi akan dihisap oleh vakumnya luar angkasa. Faktanya, perubahan tekanan terjadi secara berangsur-angsur, dan tidak tiba-tiba saat luar angkasa dimulai.

Lanjutkan membaca “Tekanan Atmosfer Bumi dan Vakum di Luar Angkasa”

Atmosfer Bumi dan Vakum di Luar Angkasa

Bumi dapat mempertahankan atmosfer karena gravitasi Bumi menarik partikel udara menuju pusat Bumi. Tanpa ada gaya yang mempengaruhi partikel udara —seperti gravitasi—, partikel udara akan bergerak menuju tekanan yang lebih rendah, dan Bumi akan kehilangan atmosfernya.

Kaum Bumi datar mengklaim bahwa Bumi seharusnya tak memiliki atmosfer karena tanpa adanya pembatas antara atmosfer Bumi dan vakum di luar angkasa, maka atmosfer akan ‘dihisap’ oleh vakum di luar angkasa. Mereka salah. Gravitasi Bumi menarik udara dengan cukup kuat sehingga Bumi dapat mempertahankan atmosfernya.

Lanjutkan membaca “Atmosfer Bumi dan Vakum di Luar Angkasa”