Geoid dan Ketinggian di Atas Permukaan Laut

Geoid adalah bentuk dari permukaan laut yang akan terjadi jika dipengaruhi oleh gravitasi dan rotasi Bumi saja. Permukaan geoid itu halus tetapi tidak beraturan akibat kerapatan dan permukaan Bumi tidak seragam. Kita mengukur “ketinggian di atas permukaan laut” adalah relatif terhadap geoid.

Kaum Bumi datar mengklaim pengukuran ketinggian di atas permukaan laut tidak mungkin dapat dilakukan jika Bumi bulat. Mereka salah, ketinggian terhadap permukaan laut diukur relatif terhadap geoid, yang merupakan model bentuk Bumi yang lebih akurat daripada bulat sempurna.

Lanjutkan membaca “Geoid dan Ketinggian di Atas Permukaan Laut”

Dilema Mengenai Bentuk Bumi yang Keliru

Ada beberapa model yang menjelaskan bentuk Bumi. Model-model tersebut memiliki perbedaan kerumitan dan akurasi untuk menggambarkan bentuk Bumi. Model-model yang berbeda tersebut adalah: bulat, elipsoid (oblate spheroid) dan geoid (seperti buah pir).

Kaum Bumi datar menganggap adanya beberapa penjelasan tersebut sebagai ‘bukti’ adanya pertentangan mengenai bentuk Bumi di kalangan ilmuwan. Mereka salah. Model-model Bumi tersebut adalah model yang valid, hanya berbeda dalam hal kerumitan dan akurasinya saja.

Lanjutkan membaca “Dilema Mengenai Bentuk Bumi yang Keliru”

Bentuk Bumi Pipih ‘Oblate Spheroid’ dan Foto Dari Luar Angkasa

Bumi itu berbentuk pipih ‘oblate spheroid’, diameternya lebih panjang di khatulistiwa daripada antar kutubnya. Hal ini sering dipermasalahkan oleh penganut Bumi datar. Menurut mereka, foto-foto Bumi dari luar angkasa tidak ada yang terlihat pipih, dan semuanya bulat sempurna. Biasanya hal ini kemudian dijadikan ‘bukti’ untuk memfitnah para ilmuwan dengan menuduh mereka membohongi publik.

Tapi ternyata bukan tidak mungkin membuktikan pipihnya bentuk Bumi melalui foto Bumi dari luar angkasa.

Lanjutkan membaca “Bentuk Bumi Pipih ‘Oblate Spheroid’ dan Foto Dari Luar Angkasa”