Melakukan Zoom Sampai Kapal Kembali Terlihat Bukanlah Bukti Tak Ada Lengkungan Bumi

Jika sebuah kapal yang jaraknya sangat jauh tidak dapat kita lihat, maka hal tersebut terjadi karena salah satu dari alasan berikut ini:

  • Mata kita tak memiliki resolusi angular yang cukup untuk dapat melihat kapal tersebut.
  • Kondisi atmosfer tidak mendukung, dan membatasi jarak pandang (visibilitas).
  • Kapal tersebut cukup jauh dan tertutup lengkungan Bumi.

Penganut Bumi datar sering memperlihatkan kapal yang terlihat di kejauhan, namun setelah di-zoom menjadi terlihat. Mereka menganggap ini sebagai ‘bukti’ lengkungan Bumi tidak ada. Mereka salah. Lengkungan Bumi bukanlah satu-satunya penyebab kapal di kejauhan tak terlihat.

Lanjutkan membaca “Melakukan Zoom Sampai Kapal Kembali Terlihat Bukanlah Bukti Tak Ada Lengkungan Bumi”

Refraksi Atmosfer

Gelombang cahaya tidak selalu bergerak lurus. Apabila melewati medium yang indeks biasnya berbeda, gelombang cahaya akan membelok. Peristiwa ini dinamakan refraksi atau pembiasan, dan fenomena tersebut dijelaskan menurut Hukum Snell.

Atmosfer Bumi memiliki kerapatan dan temperatur yang tergantung dari ketinggian, sehingga indeks bias akan berbeda untuk ketinggian yang berbeda. Oleh karena itu gelombang cahaya yang melewati atmosfer Bumi juga mengalami refraksi.

Refraksi atmosfer adalah fenomena alam yang nyata. Masalahnya fenomena refraksi ini disalahgunakan oleh penganut Bumi datar untuk menjelaskan peristiwa terbenamnya Matahari.

Lanjutkan membaca “Refraksi Atmosfer”

Menara Pengamat Pada Kapal

Kapal layar jaman dahulu dilengkapi dengan menara pengamat yang diletakkan di atas layar. Fungsinya adalah untuk memperjauh jangkauan pandangan yang terbatas akibat kelengkungan Bumi.

Lanjutkan membaca “Menara Pengamat Pada Kapal”

Bukti Bumi Bulat: Dip of the Horizon / Penurunan Ketinggian Horizon

Ada dua jenis horizon:

  • Astronomical horizon. Yaitu horizon pada ‘eye-level’.
  • True horizon. Yaitu batas antara bumi dan langit. Lebih dikenal dengan nama ‘horizon’ saja.

Lanjutkan membaca “Bukti Bumi Bulat: Dip of the Horizon / Penurunan Ketinggian Horizon”

Matahari Terbenam dan Burj Khalifa

Burj Khalifa adalah gedung pencakar langit tertinggi di dunia dengan ketinggian sekitar 830 m. Jika kamu mengamati matahari terbenam di dasar bangunan, kamu bisa lari, naik lift ke lantai teratas dan mengamati matahari terbenam untuk kedua kalinya.

Karena fenomena ini, maka di Burj Khalifa terdapat 3 waktu berbuka puasa. Semakin tinggi posisi kamu, maka semakin lama kamu harus menunggu berbuka puasa.

Hal ini terjadi karena Bumi berbentuk bulat. Jika kamu berada di tempat yang lebih tinggi, maka kamu akan dapat melihat matahari lebih lama daripada teman kamu yang berada di posisi rendah.

Referensi

Foto Bumi Dari Luar Angkasa dan Ukuran Benua Amerika

Bagian yang terlihat pada Bumi tergantung dari jarak pandang. Semakin dekat posisi kita dari Bumi, maka semakin sedikit bagian dari Bumi yang terlihat. Semakin jauh, maka semakin banyak bagian Bumi yang terlihat. Namun sejauh apapun, anda tidak akan bisa melihat kedua kutub Bumi sekaligus.

Lanjutkan membaca “Foto Bumi Dari Luar Angkasa dan Ukuran Benua Amerika”