Misi ke Bulan Setelah Apollo

(English version of this article)

“Setelah Apollo, tidak pernah ada lagi misi ke Bulan. Ini tandanya misi Apollo tidak ada, dan kita tak akan pernah bisa ke Bulan.”

Begitulah kira-kira pendapat para penganut Bumi datar mengenai Apollo dan misi ke Bulan pada umumnya. Karena setelah Apollo, kita tidak bisa ke Bulan, maka disimpulkan bahwa misi Apollo itu dipalsukan dan tidak pernah terjadi.

Benarkah demikian? Ternyata tidak. Walaupun Apollo adalah satu-satunya misi ke Bulan yang membawa manusia, bukan berarti tidak ada misi ke Bulan setelah itu.

Lanjutkan membaca “Misi ke Bulan Setelah Apollo”

Film Mockumentary “Dark Side of the Moon”

Film ‘Dark Side of the Moon’ adalah sebuah mockumentary. Film tersebut sebenarnya fiktif, tetapi disajikan seperti halnya sebuah film dokumenter. Film tersebut menampilkan narasumber seperti Donald Rumsfield, Henry Kissinger, Alexander Haig, Vernon Walters, Buzz Aldrin, dan istri mendiang Stanley Kubrick. Dalam film tersebut mereka berpura-pura mengatakan bahwa video pendaratan di Bulan dipalsukan, dan semuanya dibuat oleh Stanley Kubrick di studio.

Banyak oknum-oknum Bumi datar memotong film ini sehingga terlihat asli. Mereka dengan tak bertanggung jawab menyebarkannya di Internet, dan  menjadikannya ‘bukti’ bahwa pendaratan ke Bulan belum pernah dilakukan. Akibatnya, tak sedikit korban yang percaya pada film yang sebenarnya fiktif tersebut.

Lanjutkan membaca “Film Mockumentary “Dark Side of the Moon””

Hamburan Rayleigh: Penyebab Langit Berwarna Biru

Salah satu kesimpulan umum yang diambil oleh penganut Bumi datar setelah melakukan hal yang mereka sebut sebagai ‘analisis’ terhadap foto dari permukaan Bulan:

“Pada foto dari permukaan Bulan, langit terlihat gelap, padahal katanya sedang siang hari. Pasti ada apa-apanya!”

Penjelasan singkat: Bumi memiliki atmosfer, sedangkan Bulan tidak.

Lanjutkan membaca “Hamburan Rayleigh: Penyebab Langit Berwarna Biru”

Orion EFT-1, Apollo dan Sabuk van Allen

Sebuah video dari NASA mengenai wahana antariksa Orion dipermasalahkan. Video tersebut berisi bahasan misi test pertama dari Orion yang dinarasikan oleh ilmuwan NASA, Kelly Smith.

Oleh oknum-oknum penggiat paham Bumi datar, dari video tersebut disimpulkan bahwa NASA belum pernah ke Bulan. Video tersebut berkali-kali disunting dan diberi narasi yang tendensius untuk menggiring opini penontonnya. Tak terhitung lagi banyaknya video-video tendensius tersebut di YouTube.

Mereka salah. Sebenarnya ada dua buah sabuk Van Allen. Apollo melintasi sabuk luar yang memiliki radiasi rendah. Sedangkan Orion EFT-1 dikirim ke sabuk bagian dalam yang memiliki radiasi jauh lebih tinggi. Selain itu, dinamakan sabuk karena sifatnya seperti sabuk, dan tidak menyelimuti seluruh Bumi. Jika diinginkan, bisa saja wahana antariksa memilih melalui lokasi yang radiasinya paling rendah, seperti yang Apollo lakukan.

Lanjutkan membaca “Orion EFT-1, Apollo dan Sabuk van Allen”

Field of View Foto Bumi Dari Luar Angkasa

Ada sebuah meme yang berasal dari kaum Bumi datar yang membandingkan dua buah foto. Foto pertama memperlihatkan Bumi di kejauhan dengan latar belakang Bulan, diambil dari jarak 384400 km. Foto kedua memperlihatkan Bumi di belakang Bulan, diambil dari jarak 1500000 km. Masalahnya pada foto yang diambil dari jarak yang lebih jauh, ukuran Bumi jauh lebih besar. “Mengherankan bukan?”

Tentunya tidak mengherankan, karena tak sulit untuk mencari penjelasan yang masuk akal.

Lanjutkan membaca “Field of View Foto Bumi Dari Luar Angkasa”

Misi Apollo dan Sabuk Van Allen

Sabuk Van Allen (Van Allen Belt) adalah sabuk radiasi yang mengelilingi Bumi. Bagi penganut Bumi datar, Van Allen Belt adalah ‘bukti’ bahwa manusia tidak pernah dan tidak bisa ke luar angkasa.

Bagi umat manusia yang lain, sabuk Van Allen adalah salah satu tantangan yang bukan tidak mungkin dapat diatasi dengan akal yang kita miliki.
Lanjutkan membaca “Misi Apollo dan Sabuk Van Allen”

Kecepatan Diukur Dari Kerangka Acuan Tertentu, Termasuk Kecepatan Bumi dan Benda Langit Lainnya

Salah satu miskonsepsi yang paling sering ditemui di komunitas Bumi datar adalah miskonsepsi mengenai kecepatan. Kesalahan umum adalah kecepatan dianggap sebagai satuan yang absolut, padahal kecepatan diukur dari sebuah kerangka acuan (frame of reference) yang digunakan. Contoh:

“Jika Bumi mengelilingi Matahari dengan kecepatan 30 km/detik, dan kecepatan Apollo hanya 11 km/detik, bagaimana mungkin astronot Apollo dapat kembali ke Bumi?”

Kita yang berada di permukaan Bumi umumnya menggunakan  kerangka acuan permukaan Bumi, namun bukan berarti semua kecepatan menggunakan kerangka acuan ini.

Lanjutkan membaca “Kecepatan Diukur Dari Kerangka Acuan Tertentu, Termasuk Kecepatan Bumi dan Benda Langit Lainnya”

Mengapa Bintang Tidak Terlihat Pada Banyak Foto Luar Angkasa?

Mengapa foto langit di luar angkasa tidak terlihat adanya bintang? Pasti ada apa-apanya.

Contoh paling populer adalah foto “Earthrise” yang diambil dari misi Apollo ke bulan di bawah ini.

Lanjutkan membaca “Mengapa Bintang Tidak Terlihat Pada Banyak Foto Luar Angkasa?”