Neil deGrasse Tyson dan Perumpamaan ‘Buah Pir’ yang Menjadi Masalah

Featured Video Play Icon

Salah satu video yang paling populer dijadikan lahan ‘quote mining’ adalah pernyataan Neil deGrasse Tyson mengenai bentuk Bumi. Disebutkan bentuk Bumi adalah seperti buah pir, dan ini populer dijadikan bahan olok-olokan di kalangan penganut Bumi datar.

Seperti biasa, tentu saja ada penjelasan yang masuk akal di balik pernyataan Neil deGrasse Tyson tersebut.

Lanjutkan membaca “Neil deGrasse Tyson dan Perumpamaan ‘Buah Pir’ yang Menjadi Masalah”

Orion EFT-1, Apollo dan Sabuk van Allen

Sebuah video dari NASA mengenai wahana antariksa Orion dipermasalahkan. Video tersebut berisi bahasan misi test pertama dari Orion yang dinarasikan oleh ilmuwan NASA, Kelly Smith.

Oleh oknum-oknum penggiat paham Bumi datar, dari video tersebut disimpulkan bahwa NASA belum pernah ke Bulan. Video tersebut berkali-kali disunting dan diberi narasi yang tendensius untuk menggiring opini penontonnya. Tak terhitung lagi banyaknya video-video tendensius tersebut di YouTube.

Untuk itu mari kita lakukan analisis secara objektif dengan menggunakan pikiran yang jernih.

Lanjutkan membaca “Orion EFT-1, Apollo dan Sabuk van Allen”

Admiral Byrd: Daerah Sebesar Amerika Serikat di Sisi Lain Kutub Selatan

(English version of this article)

Salah satu tokoh yang paling sering disebut-sebut dalam hoax Bumi datar (dan juga berbagai macam teori konspirasi lainnya) adalah Admiral Byrd. Admiral Byrd adalah seorang penjelajah dari Amerika Serikat yang terkenal karena penjelajahannya pada benua Antartika dan lautan Arktik.

Kata-kata beliau yang sering dikutip:

“Anehnya, pada saat ini ada daerah sebesar Amerika Serikat, yang tak pernah dikunjungi manusia, yang lokasinya di sisi lain kutub Selatan dari Little America.”

Kalimat tersebut sering disalahartikan, sengaja ataupun tidak sengaja, di kalangan penganut Bumi datar. Lanjutkan membaca “Admiral Byrd: Daerah Sebesar Amerika Serikat di Sisi Lain Kutub Selatan”

Al-Biruni: BUKAN Penganut Bumi Datar

Salah satu modus operandi influencer Bumi datar adalah dengan dengan cara mencatut agama atau tokoh agama. Tujuannya adalah untuk mendekatkan paham ini dengan agama dan pengikut-pengikutnya. Karena di Indonesia agama terbesar adalah Islam, maka wajar apabila mereka mencari korban di kalangan umat Islam. Salah satu tokoh agama yang dicatut ini adalah Al-Biruni.

Tapi, tentu saja, sekali lagi, Al-Biruni bukanlah penganut paham Bumi datar.

Lanjutkan membaca “Al-Biruni: BUKAN Penganut Bumi Datar”

Hoax: Auguste Piccard Berpendapat Bahwa Bumi Datar

Satu lagi ilmuwan yang menjadi korban fitnah kaum Bumi datar adalah Auguste Piccard, seorang ilmuwan asal Swiss/Belgia yang mempelajari lapisan stratosfer. Piccard melakukan penelitian salah satunya dengan cara membuat balon dan terbang sendiri ke lapisan stratosfer.

Yang membuat Piccard menjadi korban adalah pernyataannya “Bumi terlihat seperti rata” yang dimuat majalah Popular Science edisi Agustus 1931.

Namun benarkah Auguste Piccard adalah seorang pemeluk Bumi datar? Ternyata sama sekali tidak.

Lanjutkan membaca “Hoax: Auguste Piccard Berpendapat Bahwa Bumi Datar”

Fitnah Kepada Isaac Newton

Cara utama influencer flat earth dalam menanamkan pengaruhnya adalah dengan memancing emosi pemirsanya. Setelah terpancing emosinya, kemampuan kita untuk menilai secara rasional berkurang. Salah modus operandinya adalah dengan memfitnah ilmuwan, yang paling sering menjadi korban adalah Isaac Newton.

Melalui kutipan sepotong-potong dan narasi yang menggiring, Newton digambarkan sebagai pembohong, bahwa penemuannya soal gravitasi adalah bualan belaka.

Lanjutkan membaca “Fitnah Kepada Isaac Newton”

Hoax Kutipan Tesla

Dari berbagai sumber Flat Earth, ada banyak kutipan dari Nikola Tesla bersliweran. Tetapi hampir semua melakukan kesalahan kutip yang fatal: yang dikutip bukan pernyataan dari Tesla.

Lanjutkan membaca “Hoax Kutipan Tesla”

Kutipan Pernyataan Einstein Yang Dipotong

Einstein adalah salah satu korban pengutipan penganut Bumi datar. Pernyataannya dikutip secara sepotong dan ditempatkan tidak sesuai dengan konteksnya.

Lanjutkan membaca “Kutipan Pernyataan Einstein Yang Dipotong”