Geosentrisme Tidak Mendukung Model Bumi Datar

Featured Video Play Icon

Geosentrisme adalah penjelasan mengenai alam semesta dimana Bumi berada di pusatnya. Pada geosentrisme, benda-benda langit mengorbit Bumi. Geosentrisme adalah model alam semesta yang diakui selama sekitar 18 abad, sebelum pada akhirnya kita mengetahui bahwa Bumi mengorbit Matahari, atau dikenal sebagai heliosentrisme.

Kita sering mengamati kaum Bumi datar menggunakan argumen yang mendukung geosentrisme seakan-akan hal tersebut juga mendukung Bumi datar. Mereka salah. Pada geosentrisme, Bumi itu bulat dan terletak di pusat alam semesta. Geosentrisme tidak cocok dengan model Bumi datar, yang merupakan penjelasan yang jauh lebih primitif lagi.

Lanjutkan membaca “Geosentrisme Tidak Mendukung Model Bumi Datar”

Tata Koordinat Geosentris Bukanlah Bukti Geosentrisme

Untuk keperluan astronomi, tata koordinat langit digunakan untuk memetakan posisi benda langit seperti satelit, planet, bintang dan sebagainya. Titik awal acuan bisa terpusat pada apa saja, termasuk pada Bumi. Jika titik awal acuan terpusat di Bumi, maka disebut sebagai ‘tata koordinat langit geosentris’.

Kaum Bumi datar seringkali terpicu dengan istilah ‘geosentris’ yang digunakan untuk merujuk pada titik awal acuan tata koordinat langit. Mereka akan menggunakan fungsi ‘search’ untuk mencari kata ‘geocentric’ pada buku dan penjelasan ilmiah astronomi lainnya. Jika dapat menemukan istilah ‘geosentris’, mereka akan jadikan ‘bukti’ dari geosentrisme, atau bahwa Bumi adalah pusat alam semesta dan Matahari mengelilingi Bumi.

Mereka salah. Penggunaan istilah ‘geosentris’ dalam banyak kasus mengacu pada titik awal acuan tata koordinat langit. Dan sama sekali tak ada hubungannya dengan  apakah Bumi mengelilingi Matahari atau Matahari mengelilingi Bumi.

Lanjutkan membaca “Tata Koordinat Geosentris Bukanlah Bukti Geosentrisme”