Kilauan Matahari / Sun Glare

Featured Video Play Icon

Cahaya Matahari sangat terang. Hal tersebut dapat menyebabkan kilauan (glare) di sekeliling Matahari dan dapat membuat Matahari terlihat lebih besar daripada aslinya. Untuk mengamati ukuran asli Matahari, kita perlu menghilangkan kilauan dengan cara mengurangi eksposur kamera atau memakai solar filter.

Saat terbenam, intensitas cahaya Matahari berangsur berkurang dan kilauan akan terlihat semakin kecil. Jika kilauan tidak dihilangkan, Matahari dapat terlihat seakan-akan mengecil dan hal ini dengan keliru digunakan oleh kaum Bumi datar sebagai “bukti” Matahari menjauh.

Lanjutkan membaca “Kilauan Matahari / Sun Glare”

Refraksi dan Air

Refraksi atau pembiasan adalah perubahan arah rambatan cahaya akibat perubahan indeks bias dari medium yang dilintasi cahaya. Air bisa ditemukan dimana-mana sehingga sering dijadikan medium untuk demonstrasi refraksi. Tetapi air itu sendiri bukanlah penyebab refraksi.

Kaum Bumi datar mengklaim karena atmosfer Bumi mengandung uap air, maka hal tersebut akan memberikan hasil yang sama seperti percobaan refraksi dengan air. Faktanya, diperlukan pemikiran yang jauh lebih mendalam daripada sekadar mengamati bahwa air terlihat dalam percobaan refraksi.

Lanjutkan membaca “Refraksi dan Air”

Selenelion: Fenomena Matahari dan Bulan Terlihat Bersamaan Saat Gerhana Bulan Total

Selenelion terjadi jika saat gerhana Bulan, Matahari dan Bulan terlihat bersama di atas horizon. Selenelion dapat terjadi karena refraksi atmosfer membiaskan cahaya dan mengangkat citra Matahari dan Bulan sampai sekitar 0,6°, sehingga keduanya dapat terlihat bersama di atas horizon.

Kaum Bumi datar mengklaim bahwa selenelion tak mungkin terjadi jika Bumi bulat karena saat gerhana Bulan, Matahari dan Bulan seharusnya terpisah 180°. Faktanya, selenelion tetap dapat terjadi karena atmosfer Bumi membiaskan cahaya.

Lanjutkan membaca “Selenelion: Fenomena Matahari dan Bulan Terlihat Bersamaan Saat Gerhana Bulan Total”

Jarak Pandang vs Resolusi Sudut

Jarak pandang adalah jarak dimana sebuah objek dapat jelas terlihat. Resolusi sudut adalah kemampuan sebuah perangkat optik untuk mengenali detil dari sebuah objek.

Tak seperti klaim kaum Bumi datar, tidak ada yang namanya “jarak maksimum” dari kamera. Kuman di tangan kita berada dalam jarak pandang, tetapi resolusi sudut kamera tidak cukup untuk dapat mengenalinya. Sebaliknya, pesawat berjarak lebih jauh, tetapi memiliki ukuran sudut yang besar sehingga kamera dapat mengenalinya.

Lanjutkan membaca “Jarak Pandang vs Resolusi Sudut”

Fatamorgana Inferior / Inferior Mirage

Fatamorgana inferior (inferior mirage) adalah fenomena yang terjadi saat refraksi atmosfer membelokkan cahaya dan membuat citra kebalikan di bawah citra yang sebenarnya. Hal ini terjadi karena permukaan yang panas memanaskan lapisan udara tepat di atasnya, sehingga terdapat lapisan udara yang lebih panas dan lebih renggang di bawah lapisan udara yang lebih dingin dan lebih rapat.

Kaum Bumi datar menggunakan fatamorgana inferior untuk “menjelaskan” mengapa objek di kejauhan bisa terlihat tertutup sebagian jika Bumi datar. Faktanya, fatamorgana inferior tidak dapat menghasilkan citra yang mirip dengan objek di kejauhan yang tertutup lengkungan Bumi.

Lanjutkan membaca “Fatamorgana Inferior / Inferior Mirage”

Refraksi Pada Bumi Datar Hanyalah Jargon Ilmiah Tanpa Dasar

Kaum Bumi datar gemar menggunakan fenomena refraksi (pembiasan) sebagai “penjelasan” setiap kali ada benda yang tak terlihat pada posisi yang diharapkan jika Bumi datar. Istilah “refraksi”mereka gunakan hanya sebagai jargon ilmiah tanpa memiliki dasar.

Berikut adalah cara membedakan mana refraksi yang benar-benar ilmiah dan yang hanya jargon ilmiah yang diucapkan kaum Bumi datar.

Lanjutkan membaca “Refraksi Pada Bumi Datar Hanyalah Jargon Ilmiah Tanpa Dasar”

Bayangan Bumi dan Sabuk Venus

Featured Video Play Icon

Bayangan Bumi adalah bayangan dari permukaan Bumi pada atmosfer Bumi. Bayangan Bumi terletak pada titik antisolar, yaitu titik berlawanan dari posisi Matahari. Di atas bayangan Bumi terdapat Sabuk Venus yang berwarna merah muda akibat hamburan sinar Matahari di atmosfer Bumi.

Posisi bayangan Bumi ada pada titik antisolar. Bayangan Bumi terbit saat Matahari terbenam dan terbenam saat Matahari terbit. Hal ini membuktikan Matahari terbenam ke bawah horizon, dan terbit dari bawah horizon. Fenomena Bayangan Bumi hanya bisa terjadi jika Bumi bulat, dan tak mungkin dijelaskan jika Bumi datar.

Lanjutkan membaca “Bayangan Bumi dan Sabuk Venus”

Jarak Horizon

Jarak ke horizon tergantung pada ketinggian pengamat dan refraksi atmosfer. Variasi dari refraksi atmosfer dapat menyebabkan horizon kadang terlihat di depan objek yang jauh, dan kadang dapat terlihat di belakangnya.

Beberapa kaum Bumi datar menunjukkan kasus saat garis horizon terlihat di belakang objek yang jaraknya lebih jauh daripada jarak ke horizon hasil dari perhitungan. Mereka gunakan hal tersebut sebagai “bukti” lengkungan Bumi tidak ada. Faktanya, mereka tidak memperhitungkan refraksi atmosfer, dan bahwa besar dari refraksi atmosfer dapat berubah-ubah.

Lanjutkan membaca “Jarak Horizon”

Efek Refraksi Atmosfer terhadap Kenampakan Matahari Terbenam

Featured Video Play Icon

Kenampakan Matahari terbenam dipengaruhi oleh kondisi atmosfer. Inversi termal menyebabkan cahaya matahari dipengaruhi refraksi yang tidak teratur dan mendistorsi bentuk dari Matahari terbenam yang tampak oleh pengamat.

Kaum Bumi datar mengamati bentuk tertentu dari Matahari saat terbenam dan menunjukkannya sebagai “bukti” Matahari menjauh di model Bumi datar. Mereka salah. Variasi kenampakan Matahari tersebut hanyalah efek dari refraksi atmosfer.

Lanjutkan membaca “Efek Refraksi Atmosfer terhadap Kenampakan Matahari Terbenam”

Mercusuar dan “Loom of the Light”

Mercusuar dilengkapi dengan lampu sorot yang terang. Saat gelap malam, walaupun seluruh bangunan mercusuar tertutup lengkungan Bumi, fenomena loom of the light menyebabkan cahayanya tetap dapat terlihat. Hal ini mirip dengan bagaimana kita dapat melihat rambatan dari sinar laser hijau walaupun tak dapat melihat pemancar lasernya itu sendiri.

Kaum Bumi gemar menunjukkan kasus terlihatnya cahaya mercusuar walau seharusnya seluruh bangunan mercusuar sudah tertutup lengkungan Bumi. Mereka mengklaim hal tersebut ‘bukti’ Bumi datar. Mereka salah. Karena fenomena loom of the light, kita dapat melihat cahaya yang dipancarkan mercusuar walaupun bangunan mercusuarnya sendiri tertutup lengkungan Bumi.

Lanjutkan membaca “Mercusuar dan “Loom of the Light””

Uji Laser Kaum Bumi Datar Tidak Valid

Kaum Bumi datar gemar melakukan uji laser untuk “membuktikan” tidak ada lengkungan Bumi. Jika mereka melihat sinar laser yang dipancarkan dari seberang danau atau laut, maka mereka dengan keliru menyimpulkan tidak ada lengkungan Bumi. Hal ini hanyalah akibat ketidaktahuan mereka mengenai sifat laser.

Lanjutkan membaca “Uji Laser Kaum Bumi Datar Tidak Valid”

Melakukan Zoom Pada Matahari Terbenam

Featured Video Play Icon

Zoom pada kamera bekerja dengan cara memperbesar bagian tengah dari gambar, atau dengan cara mempersempit field of view dari kamera. Melakukan zoom ke Matahari terbenam tak akan memperlihatkan lebih banyak dari Matahari, dan hanya akan memperbesar ukuran Matahari pada gambar yang dihasilkan.

Kaum Bumi datar mengklaim zoom dapat memperlihatkan kembali Matahari yang sudah terbenam. Mereka salah. Hal tersebut hanya akibat kesalahan setting exposure kamera. Faktanya, zoom tak akan pernah dapat memperlihatkan kembali Matahari yang sudah terbenam.

Lanjutkan membaca “Melakukan Zoom Pada Matahari Terbenam”

Sun Dog

Sun dog adalah fenomena optik atmosfer yang berbentuk daerah terang yang terpisah 22° secara horizontal dari Matahari. Fenomena ini terjadi karena refraksi cahaya Matahari yang terjadi pada kristal es di atmosfer.

Kaum Bumi datar mengklaim sun dog terjadi karena pantulan cahaya Matahari oleh ‘kubah Bumi’ pada mitos Bumi datar, ada lebih dari satu Matahari, atau alasan lainnya yang mengada-ada. Mereka salah. Sun dog hanyalah fenomena optik yang terjadi pada lokasi yang dingin dimana kristal es dapat terkumpul dalam jumlah banyak di atmosfer.

Lanjutkan membaca “Sun Dog”

Albedo Visual dari Bulan dan Bumi

Albedo visual adalah perbandingan dari cahaya Matahari yang dipantulkan oleh sebuah benda langit dan jumlah seluruh cahaya Matahari yang diterima, dengan hanya memperhitungkan cahaya tampak saja. Albedo visual dari Bumi adalah 0,37, sedangkan albedo visual dari Bulan adalah 0,12.

Bulan terlihat gelap jika Bumi juga terlihat di foto yang sama. Kaum Bumi datar menggunakan fakta tersebut untuk ‘membuktikan’ bahwa foto yang diambil dari luar angkasa tersebut palsu. Mereka salah. Bulan terlihat lebih gelap karena memantulkan lebih sedikit cahaya Matahari daripada Bumi.

Lanjutkan membaca “Albedo Visual dari Bulan dan Bumi”

Solar Filter

Featured Video Play Icon

Solar filter digunakan untuk mengurangi intensitas cahaya Matahari agar dapat diabadikan oleh kamera dengan baik. Tanpa solar filter, cahaya Matahari terlalu terang, dan tak dapat ditangkap dengan benar oleh kamera.

Beberapa pengamatan Matahari yang dilakukan oleh kaum Bumi datar menggunakan kamera tanpa dilengkapi dengan solar filter. Akibatnya Matahari terlihat lebih besar karena kamera tak dapat membedakan Matahari dan kilau di sekelilingnya, yang keduanya terlalu terang untuk dapat dibedakan oleh kamera.

Lanjutkan membaca “Solar Filter”

Hamburan Rayleigh

Atmosfer Bumi berpendar dengan warna biru terang akibat fenomena hamburan Rayleigh. Atmosfer Bumi menghamburkan cahaya Matahari ke semua arah. Warna kebiruan dihamburkan dengan lebih kuat daripada warna kemerahan. Hasilnya adalah langit Bumi berwarna biru, dan sinar Matahari berwarna kekuningan.

Ada sangat banyak miskonsepsi yang terjadi di kalangan komunitas korban Bumi datar yang berasal dari ketidaktahuan mengenai fenomena hamburan Rayleigh.

Lanjutkan membaca “Hamburan Rayleigh”

Pantulan Cahaya: Specular dan Diffuse

Sebuah benda dapat kita lihat apabila memenuhi salah satu dari kondisi ini: 1. merupakan sumber cahaya; atau 2. memantulkan cahaya. Sedangkan benda memantulkan cahaya dapat secara 1. specular (glossy, mengkilap, seperti cermin); atau 2. diffuse (doff).

Kaum Bumi datar gemar membandingkan bentuk Bulan yang kita lihat dengan bola yang terbuat dari logam mengkilap. Perbedaan hasilnya akan mereka anggap sebagai “bukti” Bulan tidak memantulkan cahaya. Mereka salah. Logam mengkilap memantulkan hampir semua cahaya yang datang secara specular, sedangkan Bulan memantulkan seluruh cahaya yang datang secara diffuse.

Lanjutkan membaca “Pantulan Cahaya: Specular dan Diffuse”

Bokeh

Dalam fotografi, bokeh adalah bagaimana lensa menghasilkan gambar pada bagian yang tidak terfokus. Bentuk dari bokeh lebih tergantung pada lensa yang digunakan daripada objek yang tidak terfokus tersebut.

Beberapa kaum Bumi datar tidak paham bagaimana cara untuk mengambil gambar bintang dan planet yang terfokus dengan benar. Hal tersebut terjadi akibat kurangnya pengetahuan atau tidak cocoknya kamera yang mereka gunakan untuk keperluan tersebut. Yang mereka hasilkan hanyalah bokeh, yang tidak banyak menggambarkan objek yang dimaksud.

Lanjutkan membaca “Bokeh”

Sun Glitter / Pantulan Riak Air

Sun glitter adalah cahaya gemerlap yang terbentuk saat cahaya Matahari dipantulkan oleh gelombang air. Air yang beriak memantulkan cahaya Matahari dari berbagai sudut dan pengamat akan melihat sangat banyak pantulan Matahari di permukaan air.

Kaum Bumi datar menganggap pantulan sinar Matahari di permukaan laut yang berbentuk panjang adalah “bukti” Bumi datar. Mereka salah. Sun glitter terjadi karena riak air. Perbedaan lengkungan permukaan Bumi itu sendiri antara model Bumi bulat dan model Bumi datar tidak terlalu jauh untuk menyebabkan perbedaan pada bentuk sun glitter.

Lanjutkan membaca “Sun Glitter / Pantulan Riak Air”

Perubahan Refraksi Atmosfer

Pada kebanyakan situasi, refraksi atmosfer membelokkan cahaya ke bawah dan menyebabkan objek terlihat lebih tinggi daripada seharusnya. Besarnya refraksi atmosfer tidaklah konstan, dan tergantung dari kondisi cuaca. Kekuatan refraksi atmosfer membelokkan cahaya berbeda pada musim yang berbeda, hari yang berbeda dan bahkan pada waktu yang berbeda pada hari yang sama.

Karena variasi dari refraksi atmosfer tersebut, objek berjarak jauh yang biasanya tak terlihat akibat tertutup lengkungan Bumi kadang bisa terlihat. Kaum Bumi datar biasanya akan memilih-milih momen saat objek tersebut terlihat, dan menjadikannya “bukti” tak ada lengkungan Bumi. Mereka akan dengan senang hati mengabaikan kasus-kasus dimana objek tersebut seluruhnya tak terlihat karena tertutup lengkungan Bumi.

Lanjutkan membaca “Perubahan Refraksi Atmosfer”