Arah Kiblat di Amerika Utara

Garis lurus pada peta menuju Mekah belum tentu merupakan arah kiblat yang benar karena adanya distorsi pada peta. Arah kiblat yang benar perlu ditentukan melalui perhitungan jarak great-circle pada model Bumi bulat.

Oknum Bumi datar gemar memperlihatkan bahwa arah kiblat di Amerika Utara tidak mengarah ke Mekah pada peta Mercator. Lalu mereka menunjukkan bahwa arah kiblat berdasarkan “peta Bumi datar” sekilas sama dengan arah kiblat yang benar. Mereka salah. Hal ini hanya ketidakpahaman mereka mengenai distorsi peta.

Lanjutkan membaca “Arah Kiblat di Amerika Utara”

Penerbangan Taiwan-Los Angeles (bukan dari Bali) yang Mendarat Darurat di Anchorage

Sebuah penerbangan dengan rute Taiwan–Los Angeles terpaksa harus mendarat darurat di Anchorage karena salah satu penumpangnya melahirkan. Kaum Bumi datar menjadikan penerbangan tersebut sebagai salah satu “bukti”  awal Bumi datar yang berasal dari penerbangan.

Mereka salah. Hal tersebut terjadi hanya karena ketidaktahuan mereka mengenai sifat distorsi pada proyeksi peta. Kesalahan awal mereka adalah menarik garis lurus antara Taiwan & Los Angeles pada peta Mercator dan menganggap garis tersebut merupakan rute terdekat dari kedua kota tersebut.

Lanjutkan membaca “Penerbangan Taiwan-Los Angeles (bukan dari Bali) yang Mendarat Darurat di Anchorage”

Arah Kiblat pada Lokasi yang Jauh di Bumi Bagian Selatan

Arah kiblat ditentukan dengan mencari jarak terdekat ke Mekah menggunakan metoda great circle. Hal tersebut dilakukan karena Bumi berbentuk bulat. Jika Bumi berbentuk datar, maka arah kiblat bisa dengan mudah ditentukan hanya dengan menarik garis lurus ke Kakbah.

Oknum-oknum pencetus Bumi datar sering mendompleng agama untuk menyebarkan paham Bumi datar. Salah satu caranya adalah dengan mengedepankan contoh lokasi di Bumi bagian utara yang dekat dengan garis meridian yang memotong Kota Mekah. Misalnya di Kanada dan Amerika Serikat. Lokasi tersebut sengaja dipilih karena distorsinya minimal dan seakan-akan arah kiblat konsisten dijelaskan pada Bumi datar.

Mereka sengaja tak menyinggung arah kiblat pada lokasi lain, terutama di Bumi bagian selatan yang jauh dari Kota Mekah. Pada lokasi-lokasi ini, arah kiblat kiblat hasil perhitungan Bumi datar akan melenceng sangat jauh daripada arah kiblat yang benar.

Lanjutkan membaca “Arah Kiblat pada Lokasi yang Jauh di Bumi Bagian Selatan”

Astrolabe

Astrolabe adalah instrumen yang digunakan untuk mengukur altitud dari Matahari atau bintang, dan untuk menghitung berbagai macam solusi dari masalah yang berhubungan dengan astronomi, waktu, dan navigasi. Astrolabe digunakan mulai dari zaman klasik, sekitar abad 2 SM, sampai zaman penjelajahan dimana astrolabe digantikan oleh instrumen lain yang lebih akurat seperti sextant, peta bintang dan alat penghitung waktu.

Kaum Bumi datar mengklaim astrolabe hanya dapat bekerja karena Bumi datar. Mereka salah. Astrolabe didesain menggunakan model Bumi bulat. Menggunakan astrolabe membutuhkan pengetahuan mengenai bentuk Bumi bulat.

Lanjutkan membaca “Astrolabe”

Pendaratan Darurat di Selatan Yang Tak Dapat Dijelaskan Pada Model Bumi Datar

Oknum-oknum pencetus konsep Bumi datar sering menggunakan pendaratan darurat pesawat sebagai ‘bukti’ Bumi datar. Mereka akan menunjukkan bahwa lokasi pendaratan darurat yang dipilih sesuai dengan ‘peta Bumi datar’.

Faktanya adalah penerbangan yang mereka jadikan contoh hanyalah penerbangan yang terjadi di utara, dan hal tersebut adalah kasus sangat khusus yang sekilas terlihat sesuai dengan Bumi datar. Untuk kasus pendaratan darurat yang lain, lokasi pendaratan tak mungkin dijelaskan oleh peta Bumi datar.

Lanjutkan membaca “Pendaratan Darurat di Selatan Yang Tak Dapat Dijelaskan Pada Model Bumi Datar”

Daerah Siang dan Malam Pada Bumi Datar

Featured Video Play Icon

Pada setiap saat, bagian Bumi yang mengalami siang hari sama luasnya dengan daerah yang mengalami malam hari. Alasannya adalah Matahari jaraknya sangat jauh, dan akan menyinari setengah bagian Bumi, dan setengahnya lagi tak mendapat sinar Matahari.

Apabila kita gambarkan daerah-daerah di Bumi yang mendapatkan sinar Matahari pada sebuah peta dengan proyeksi azimuthal-equidistant yang terpusat pada kutub utara, Matahari akan menyinari daerah berbentuk mirip elips pada musim panas utara, dan bentuk seperti ‘lampu Batman’ pada musim dingin. Pada ekuinoks, Matahari akan terlihat menyinari daerah berbentuk setengah lingkaran.

Lanjutkan membaca “Daerah Siang dan Malam Pada Bumi Datar”

Proyeksi Peta dan Distorsi Peta

Featured Video Play Icon

Bumi itu bulat, berbentuk tiga dimensi. Tetapi pada kebanyakan kasus, kita bekerja pada media dua dimensi, misalnya kertas, layar komputer, televisi, layar ponsel, papan tulis, dan sebagainya. Untuk menggambarkan permukaan Bumi pada bidang dua dimensi, maka diperlukan untuk mengubah permukaan Bumi yang melengkung menjadi rata dengan menggunakan satu dari beberapa proyeksi peta.

Seluruh jenis proyeksi menghasilkan distorsi pada hasilnya. Beberapa penganut Bumi datar berpikir bahwa distorsi adalah ‘bukti’ kegagalan sains modern untuk menjelaskan Bumi. Mereka salah.

Lanjutkan membaca “Proyeksi Peta dan Distorsi Peta”

Perjalanan James Cook

James Cook melakukan tiga kali perjalanan yang terkenal. Yang sering dibahas dalam perbincangan mengenai Bumi datar adalah perjalanannya yang kedua. Pada perjalanan ini, James Cook ditugasi kerajaan Inggris untuk mencari benua Terra Australis. Benua Terra Australis merupakan hipotesis yang dulu diperkirakan berada di lautan Pasifik Selatan. Perjalanan James Cook membuktikan bahwa benua ini tidak ada.

Penganut Bumi datar menganggap perjalanan James Cook ini sebagai ‘bukti’ bahwa Antartika bukanlah benua, tetapi daratan besar yang mengelilingi Bumi. Dalihnya adalah James Cook melakukan perjalanan lebih dari 60000 mil, dan 60000 mil itu jauh lebih panjang daripada keliling Antartika. Mereka salah.

Lanjutkan membaca “Perjalanan James Cook”

Perjalanan Mengelilingi Bumi yang Melewati Kedua Kutub

Menurut beberapa korban paham Bumi datar, tidak ada penjelajah yang berhasil mengelilingi Bumi melalui kedua kutub. Yang ada hanyalah penjelajah yang mengelilingi Bumi sejajar dengan garis khatulistiwa, seperti James Cook atau Ferdinand Magellan. Karena jika ada, maka runtuhlah teori Bumi datar dalam seketika.

Ternyata hal tersebut tidak benar. Ada beberapa penjelajah yang sudah pernah melakukan hal tersebut. Dari sekilas pencarian di Internet, kami dapat menemukan paling tidak ada tujuh penjelajah yang telah atau sedang melakukannya.

Lanjutkan membaca “Perjalanan Mengelilingi Bumi yang Melewati Kedua Kutub”

Penerbangan Langsung Jarak Jauh Di Bumi Bagian Selatan

Ada banyak penerbangan langsung jarak jauh antara dua lokasi di selatan khatulistiwa, semuanya tanpa melintasi bagian Utara Bumi. Semua penerbangan ini hanya dapat terjadi apabila Bumi berbentuk bulat.

Beberapa penganut Bumi datar mengklaim bahwa tak ada penerbangan jarak jauh di dua lokasi di selatan khatulitiwa tanpa transit melalui kota di Utara khatulistiwa. Mereka salah. Ada beberapa rute penerbangan langsung jarak jauh di Selatan khatulistiwa, dan tak sulit untuk kita pastikan keberadaannya.

Lanjutkan membaca “Penerbangan Langsung Jarak Jauh Di Bumi Bagian Selatan”

Arah Kiblat di Bumi Bulat

Sebuah asumsi yang beredar di komunitas korban Bumi datar mengklaim bahwa arah kiblat di Bumi bulat tidaklah relevan:

“Jika bentuk Bumi adalah bulat, maka kamu bisa mengarah ke mana saja, dan pasti akan mengarah ke kiblat. Karena itu Bumi tidak mungkin berbentuk Bulat”

Kesalahan mereka adalah menggunakan lingkaran untuk mendeskripsikan Bumi bulat, padahal bentuk Bumi itu bulat seperti bola, bukan bundar seperti lingkaran.

Lanjutkan membaca “Arah Kiblat di Bumi Bulat”

Penerbangan Sydney-Santiago Yang Tak Masuk Akal Pada Model Bumi Datar

Waktu tempuh rute penerbangan bisa menjadi alat untuk menentukan mana model bentuk Bumi yang benar: Bumi datar ataukah Bumi bulat. Pada model Bumi datar, semakin jauh ke Selatan, maka akan semakin janggal fakta yang dapat kita temui.

Untuk ilustrasi, mari kita gunakan rute penerbangan Sydney-Santiago. Rute ini adalah salah satu rute penerbangan komersil yang posisinya paling selatan.

Lanjutkan membaca “Penerbangan Sydney-Santiago Yang Tak Masuk Akal Pada Model Bumi Datar”

Peta Gleason

Peta Gleason adalah sebuah peta dengan proyeksi azimuthal-equidistant yang berpusat di kutub utara. Peta Gleason bukanlah bentuk Bumi yang sebenarnya, tetapi hanya proyeksi seperti halnya semua jenis peta yang lain.

Alexander Gleason —si pembuat peta— mengklaim bahwa peta tersebut menggambarkan bentuk Bumi sesungguhnya yang menurutnya datar. Peta ini pun diadopsi oleh sebagian besar korban Bumi datar sebagai peta Bumi datar. Mereka salah. Peta tersebut hanyalah proyeksi dari bentuk Bumi bulat, seperti semua peta yang lain.

Lanjutkan membaca “Peta Gleason”

Al-Biruni: BUKAN Penganut Bumi Datar

Salah satu modus operandi influencer Bumi datar adalah dengan dengan cara mencatut agama atau tokoh agama. Tujuannya adalah untuk mendekatkan paham ini dengan agama dan pengikut-pengikutnya. Karena di Indonesia agama terbesar adalah Islam, maka wajar apabila mereka mencari korban di kalangan umat Islam. Salah satu tokoh agama yang dicatut ini adalah Al-Biruni.

Tapi, tentu saja, sekali lagi, Al-Biruni bukanlah penganut paham Bumi datar.

Lanjutkan membaca “Al-Biruni: BUKAN Penganut Bumi Datar”

Fakta Emergency Landing Yang Merusak Fantasi Bumi Datar

Salah satu kesalahan yang paling sering ditemui pada penggunaan peta adalah: menarik garis lurus pada peta dan menganggapnya sebagai jarak terdekat. Untuk jarak dekat seperti navigasi dalam kota hal ini tidak jadi masalah besar, namun apabila sudah melibatkan penerbangan jarak jauh, maka garis lurus di peta tidak lagi akurat dalam menggambarkan jarak antara dua lokasi.

Lanjutkan membaca “Fakta Emergency Landing Yang Merusak Fantasi Bumi Datar”