Satelit-Satelit Galileo: Bukti Benda Mengorbit Benda Lain

Jupiter memiliki empat satelit yang dapat dilihat dengan mudah: Io, Europa, Ganymede dan Callisto. Keempat objek ini dinamakan Satelit Galileo, dan merupakan objek-objek pertama yang diketahui mengorbit planet.

Kaum Bumi datar selalu menuntut demonstrasi bahwa sebuah objek bisa mengorbit objek yang lain. Yang perlu mereka lakukan hanyalah menggunakan teleskop untuk mengamati Jupiter dan keempat satelitnya.

Lanjutkan membaca “Satelit-Satelit Galileo: Bukti Benda Mengorbit Benda Lain”

Iridium Flare

Iridium adalah konstelasi satelit berjumlah 66 satelit yang berfungsi untuk komunikasi telepon satelit. Satelit Iridium generasi pertama memiliki tiga buah antena berukuran besar yang mengkilap seperti cermin. Karena sangat mengkilap, satelit Iridium akan memantulkan cahaya Matahari ke permukaan Bumi pada saat tertentu di lokasi tertentu. Hasilnya akan terlihat sangat terang dari permukaan Bumi selama beberapa detik. Fenomena ini dinamakan Iridium flare.

Sebagian besar penganut Bumi datar tak mengakui keberadaan satelit. Mereka salah. Iridium flare adalah kesempatan yang mudah dilakukan untuk membuktikan keberadaan satelit, paling tidak sampai akhir 2018, dimana satelit Iridium generasi pertama akan digantikan dengan satelit baru yang tidak mengkilap.

Lanjutkan membaca “Iridium Flare”

Musibah MH370 dan Ketidakmampuan GPS Untuk Menentukan Lokasinya

Sistem GPS adalah satu arah. Satelit GPS mengirim sinyal. Penerima GPS menerima dan memproses sinyal-sinyal tersebut untuk menentukan lokasinya.

Penganut Bumi datar sering menunjukkan fakta bahwa kita tak dapat menentukan lokasi musibah MH370 sebagai ‘bukti’ bahwa GPS tak berfungsi dan dengan demikian tidak ada. Mereka salah. Satelit GPS sama sekali tak pernah menerima sinyal dari perangkat GPS, dan tak mungkin bagi mereka untuk menentukan lokasi MH370.

Lanjutkan membaca “Musibah MH370 dan Ketidakmampuan GPS Untuk Menentukan Lokasinya”

Mengapa Satelit Tidak Terlihat Pada Foto Yang Diambil Dari ISS?

“Mengapa satelit tidak terlihat pada foto yang diambil dari ISS?” (atau dari luar angkasa pada umumnya). Itu adalah pertanyaan yang umum dilontarkan dalam komunitas korban paham Bumi datar, biasanya dengan tidak mengharapkan jawaban, dan mengasumsikan tidak ada jawabannya.  Dan bahwa hal tersebut adalah sebuah kejanggalan yang tidak disengaja dalam ‘produksi foto’ luar angkasa yang katanya menggunakan CGI.

Tapi tidak seperti itu, foto-foto tersebut nyata. Satelit tidak terlihat karena jarak antar satelit sangatlah jauh satu sama lainnya.

Lanjutkan membaca “Mengapa Satelit Tidak Terlihat Pada Foto Yang Diambil Dari ISS?”

Sumber Energi Satelit

“Bagaimana mungkin sebuah satelit bisa beroperasi selama bertahun-tahun tanpa pernah mengisi bahan bakarnya?”

Ini adalah salah satu pertanyaan yang dilontarkan secara retoris oleh oknum-oknum pembuat teori konspirasi Bumi datar. Tujuannya adalah untuk menanamkan bibit denialisme pada benak pendengarnya, dengan jalan memancing emosi. Asumsinya, pendengar tak akan pernah mendapatkan jawaban yang logis atas pertanyaan tersebut.

Tapi, tentu saja ada jawaban yang logis dari pertanyaan tersebut. Lanjutkan membaca “Sumber Energi Satelit”

Ketajaman Foto Bumi

Jika permukaan Bumi bergerak dengan kecepatan 1674 km/jam di khatulistiwa, bagaimana mungkin mengambil foto Bumi yang tidak blur? Selama ini foto Bumi yang ada tidak terlihat adanya gerakan (motion blur). Mengambil foto objek yang sedang bergerak sedikit saja bisa blur, apalagi Bumi yang bergerak dengan kecepatan sangat tinggi!

Untuk itu mari kita hitung berapa shutter speed yang dibutuhkan untuk membuat foto Bumi tajam dan tidak blur.

Lanjutkan membaca “Ketajaman Foto Bumi”

Satelit Geostasioner

Sebuah satelit dapat diletakkan di ketinggian 35786 km, dan satelit akan bergerak dengan kecepatan sama dengan permukaan Bumi. Akibatnya, satelit akan konstan terhadap permukaan Bumi. Satelit komunikasi umumnya diletakkan pada orbit tersebut sehingga antena penerima di Bumi tak perlu diubah-ubah arahnya tergantung dari posisi satelit.

Kaum Bumi datar menganggap fakta satelit bergerak dan antena penerima tak perlu diubah arahnya sebagai inkonsistensi, dan ‘bukti’ bahwa satelit sebenarnya tidak ada. Mereka salah.

Lanjutkan membaca “Satelit Geostasioner”

Jaringan Telepon Seluler vs Komunikasi Satelit

“Jika satelit itu ada, untuk apa operator seluler repot-repot memasang tower di setiap tempat?” “Jika satelit itu ada, mengapa jika kita di pedalaman tidak bisa mendapat sinyal?” Itu adalah beberapa pertanyaan yang tak jarang terdengar di kalangan penganut Bumi datar.

Logikanya adalah hanya dengan satu transceiver di satelit, bisa menjangkau daerah yang sangat luas. Maka repot-repot memasang tower di semua tempat merupakan sebuah kesia-siaan. Biasanya kemudian diikuti dengan kesimpulan: satelit sebenarnya tidak ada.

Mereka salah. Mari kita telaah bagaimana jaringan telepon seluler sebenarnya bekerja.

Lanjutkan membaca “Jaringan Telepon Seluler vs Komunikasi Satelit”

Field of View Foto Bumi Dari Luar Angkasa

Ada sebuah meme yang berasal dari kaum Bumi datar yang membandingkan dua buah foto. Foto pertama memperlihatkan Bumi di kejauhan dengan latar belakang Bulan, diambil dari jarak 384400 km. Foto kedua memperlihatkan Bumi di belakang Bulan, diambil dari jarak 1500000 km. Masalahnya pada foto yang diambil dari jarak yang lebih jauh, ukuran Bumi jauh lebih besar. “Mengherankan bukan?”

Tentunya tidak mengherankan, karena tak sulit untuk mencari penjelasan yang masuk akal.

Lanjutkan membaca “Field of View Foto Bumi Dari Luar Angkasa”