Sama Tinggi, Lebih Tinggi dan Lebih Rendah dalam Ilmu Bumi

Posisi yang lebih tinggi adalah lebih jauh dari pusat Bumi, relatif terhadap permukaan laut. Posisi yang lebih rendah adalah lebih dekat ke pusat Bumi, relatif terhadap permukaan laut. Dua buah posisi adalah sama tinggi apabila jaraknya sama dari permukaan laut.

Kaum Bumi datar tak mampu memahami hal tersebut. Bagi mereka, ‘rata’ artinya adalah rata dalam konteks pandangan/visual. Mereka salah. Jika berhubungan dengan Bumi dan permukaan Bumi, ketinggan diukur relatif terhadap referensi, yang biasanya adalah ketinggian permukaan laut. Lanjutkan membaca “Sama Tinggi, Lebih Tinggi dan Lebih Rendah dalam Ilmu Bumi”

Arah Atas dan Bawah

Arah ‘atas’ dan ‘bawah’ ditentukan dari arah percepatan gravitasi yang kita rasakan. ‘Atas’ adalah menjauhi arah percepatan gravitasi. Dan ‘bawah’ adalah menuju arah percepatan gravitasi.

Kaum Bumi datar sering kali membesar-besarkan ‘masalah’ ini. Menurut mereka, orang di Antartika posisinya ‘terbalik’. Tentunya mereka salah. Bagi orang di Antartika, bawah tetaplah memiliki arah ke pusat Bumi, sama saja seperti orang di Bumi bagian utara. Lanjutkan membaca “Arah Atas dan Bawah”

Sinar Matahari Praktis Sejajar, Tetapi Tidak Sejajar Sempurna

Matahari memancarkan sinarnya ke segala arah. Namun karena jaraknya sangat jauh, sinar Matahari yang kita terima praktis sejajar. Dari pengamat di Bumi, sinar yang datang dari Matahari membentuk sudut maksimum sebesar sekitar 0.53°. Sudut tersebut sangat kecil, sehingga sinar Matahari kita rasakan praktis sejajar, namun tidak sejajar sempurna.

Kaum Bumi datar sering mempermasalahkan bahwa kita sering mengatakan sinar Matahari itu sejajar, namun pada ilustrasi gerhana Matahari, sinar Matahari digambarkan menyudut. Hal tersebut hanyalah miskonsepsi. Sinar Matahari itu dapat dianggap sejajar untuk banyak keperluan sehari-hari. Tetapi untuk keperluan seperti gerhana Matahari, sudut maksimum yang dibentuk sinar Matahari perlu diperhitungkan.

Lanjutkan membaca “Sinar Matahari Praktis Sejajar, Tetapi Tidak Sejajar Sempurna”