Profil Misi Apollo

Misi Apollo itu nyata dan manusia sudah pernah menginjakkan kaki di Bulan. Jika seseorang menjadi korban Bumi datar, maka hampir dapat dipastikan juga menjadi korban teori konspirasi pendaratan di Bulan.

Mereka salah. Umumnya penolakan mereka berasal dari hasutan, confirmation bias, dan juga ketidaktahuan akan profil misi Apollo itu sendiri. Berikut adalah penjelasan ringkas mengenai profil misi Apollo. Nomor sesuai dengan nomor pada ilustrasi.

Lanjutkan membaca “Profil Misi Apollo”

Mengapa Satelit Tidak Terlihat Pada Foto Yang Diambil Dari ISS?

“Mengapa satelit tidak terlihat pada foto yang diambil dari ISS?” (atau dari luar angkasa pada umumnya). Itu adalah pertanyaan yang umum dilontarkan dalam komunitas korban paham Bumi datar, biasanya dengan tidak mengharapkan jawaban, dan mengasumsikan tidak ada jawabannya.  Dan bahwa hal tersebut adalah sebuah kejanggalan yang tidak disengaja dalam ‘produksi foto’ luar angkasa yang katanya menggunakan CGI.

Tapi tidak seperti itu, foto-foto tersebut nyata. Satelit tidak terlihat karena jarak antar satelit sangatlah jauh satu sama lainnya.

Lanjutkan membaca “Mengapa Satelit Tidak Terlihat Pada Foto Yang Diambil Dari ISS?”

Arah Terbang Pesawat dan Bentuk Bumi Yang Bulat

Beberapa waktu lalu ada seorang penganut Bumi datar yang membawa waterpas ke pesawat. Tujuannya? Untuk menguji apakah pesawat menukik setiap interval tertentu untuk mengatasi kelengkungan Bumi! Menurutnya, pesawat harus menukik setiap selang waktu tertentu, karena jika tidak, pesawat akan terbang lurus ke luar angkasa.

Video tersebut sempat viral dan tentu saja pesawat tidak menukik setiap beberapa saat. Kesimpulannya tentu saja bukan “Bumi bentuknya datar”. Mari kita lihat alasan mengapa pesawat tidak terbang keluar angkasa, walaupun terbang ‘lurus’.

Lanjutkan membaca “Arah Terbang Pesawat dan Bentuk Bumi Yang Bulat”

Misi ke Bulan Setelah Apollo

“Setelah Apollo, tidak pernah ada lagi misi ke Bulan. Ini tandanya misi Apollo tidak ada, dan kita tak akan pernah bisa ke Bulan.”

Begitulah kira-kira pendapat para penganut Bumi datar mengenai Apollo dan misi ke Bulan pada umumnya. Karena setelah Apollo, kita tidak bisa ke Bulan, maka disimpulkan bahwa misi Apollo itu dipalsukan dan tidak pernah terjadi.

Benarkah demikian? Ternyata tidak. Walaupun Apollo adalah satu-satunya misi ke Bulan yang membawa manusia, bukan berarti tidak ada misi ke Bulan setelah itu.

Lanjutkan membaca “Misi ke Bulan Setelah Apollo”

Sumber Energi Satelit

“Bagaimana mungkin sebuah satelit bisa beroperasi selama bertahun-tahun tanpa pernah mengisi bahan bakarnya?”

Ini adalah salah satu pertanyaan yang dilontarkan secara retoris oleh oknum-oknum pembuat teori konspirasi Bumi datar. Tujuannya adalah untuk menanamkan bibit denialisme pada benak pendengarnya, dengan jalan memancing emosi. Asumsinya, pendengar tak akan pernah mendapatkan jawaban yang logis atas pertanyaan tersebut.

Tapi, tentu saja ada jawaban yang logis dari pertanyaan tersebut. Lanjutkan membaca “Sumber Energi Satelit”

Orion EFT-1, Apollo dan Sabuk van Allen

Sebuah video dari NASA mengenai wahana antariksa Orion dipermasalahkan. Video tersebut berisi bahasan misi test pertama dari Orion yang dinarasikan oleh ilmuwan NASA, Kelly Smith.

Oleh oknum-oknum penggiat paham Bumi datar, dari video tersebut disimpulkan bahwa NASA belum pernah ke Bulan. Video tersebut berkali-kali disunting dan diberi narasi yang tendensius untuk menggiring opini penontonnya. Tak terhitung lagi banyaknya video-video tendensius tersebut di YouTube.

Mereka salah. Sebenarnya ada dua buah sabuk Van Allen. Apollo melintasi sabuk luar yang memiliki radiasi rendah. Sedangkan Orion EFT-1 dikirim ke sabuk bagian dalam yang memiliki radiasi jauh lebih tinggi. Selain itu, dinamakan sabuk karena sifatnya seperti sabuk, dan tidak menyelimuti seluruh Bumi. Jika diinginkan, bisa saja wahana antariksa memilih melalui lokasi yang radiasinya paling rendah, seperti yang Apollo lakukan.

Lanjutkan membaca “Orion EFT-1, Apollo dan Sabuk van Allen”

Satelit Geostasioner

Sebuah satelit dapat diletakkan di ketinggian 35786 km, dan satelit akan bergerak dengan kecepatan sama dengan permukaan Bumi. Akibatnya, satelit akan konstan terhadap permukaan Bumi. Satelit komunikasi umumnya diletakkan pada orbit tersebut sehingga antena penerima di Bumi tak perlu diubah-ubah arahnya tergantung dari posisi satelit.

Kaum Bumi datar menganggap fakta satelit bergerak dan antena penerima tak perlu diubah arahnya sebagai inkonsistensi, dan ‘bukti’ bahwa satelit sebenarnya tidak ada. Mereka salah.

Lanjutkan membaca “Satelit Geostasioner”

Hoax: Auguste Piccard Berpendapat Bahwa Bumi Datar

Satu lagi ilmuwan yang menjadi korban fitnah kaum Bumi datar adalah Auguste Piccard, seorang ilmuwan asal Swiss/Belgia yang mempelajari lapisan stratosfer. Piccard melakukan penelitian salah satunya dengan cara membuat balon dan terbang sendiri ke lapisan stratosfer.

Yang membuat Piccard menjadi korban adalah pernyataannya “Bumi terlihat seperti rata” yang dimuat majalah Popular Science edisi Agustus 1931.

Namun benarkah Auguste Piccard adalah seorang pemeluk Bumi datar? Ternyata sama sekali tidak.

Lanjutkan membaca “Hoax: Auguste Piccard Berpendapat Bahwa Bumi Datar”