Sesat Pikir Masalah yang Lebih Besar / Appeal to Worse Problems / Relative Privation

Sesat pikir masalah yang lebih besar (appeal to worse problems / relative privation) terjadi saat seseorang berpendapat bahwa tidak ada gunanya mengatasi suatu masalah tertentu dengan menunjukkan bahwa ada masalah lain yang lebih besar.

Riset antariksa sering menjadi sasaran sesat pikir masalah yang lebih besar. Dan kaum Bumi datar menggunakan trik ini untuk mendiskreditkan riset antariksa dan untuk menghasut pihak lain. Faktanya, kita dapat mengatasi lebih dari satu masalah secara bersamaan, dan mengatasi sebuah masalah bukan berarti tidak peduli pada masalah yang lain.

Lanjutkan membaca “Sesat Pikir Masalah yang Lebih Besar / Appeal to Worse Problems / Relative Privation”

Stellarium

Kaum Bumi datar gemar menunjukkan peristiwa langit dan tata letak benda langit tertentu, dan bersikeras hal tersebut tak mungkin terjadi jika Bumi bulat mengelilingi Matahari. Lalu mereka keliru menggunakannya sebagai “bukti” Bumi datar dan diam.

Kita dapat tanyakan kepada mereka waktu kejadian dan lokasi pengamat, lalu menggunakan Stellarium atau aplikasi sejenis untuk membuat simulasinya. Jika hasilnya sama dengan pengamatan, artinya sama sekali tidak ada kejanggalan. Dan masalahnya hanya bersumber dari kegagalan kaum Bumi datar untuk memahami dan membuat model yang benar.

Lanjutkan membaca “Stellarium”

“Shill Gambit”

Shill gambit adalah sesat pikir dimana pelaku menolak argumentasi dari pihak lain dengan menyatakan bahwa pihak tersebut telah dibayar oleh sebuah konspirasi, tanpa memiliki bukti selain dari argumen itu sendiri. Shill gambit adalah jenis sesat pikir ad hominem dan poisoning-the-well. Mereka menghindari topik utama bahasan dengan menyerang pribadi lawan dan kredibilitasnya.

Kaum Bumi datar gemar melakukan shill gambit jika merasa terdesak. Mereka akan menuduh siapapun yang melawan Bumi datar telah dibayar oleh yang mereka sebut sebagai ‘elit global’. Kami di BumiDatar.id sering mendapat tuduhan semacam itu.

Lanjutkan membaca ““Shill Gambit””

Arah Vertikal Kiblat

Umat Islam menentukan arah Kiblat dengan menghitung arah menuju jarak terdekat ke Ka’bah di permukaan Bumi bulat. Arah kiblat bukanlah line-of-sight; yang diperhitungkan hanyalah arah horizontal (kiri-kanan), sedangkan arah vertikal (atas-bawah) tidak diperhitungkan.

Kaum Bumi datar menginterpretasikan arah kiblat sebagai line-of-sight. Lalu mereka menyalahgunakan hal tersebut sebagai “bukti” Bumi datar. Dalih yang mereka gunakan adalah jika Bumi bulat, maka tidak mungkin mengarah ke kiblat line-of-sight. Faktanya, prosedur ibadah shalat bukanlah “bukti” bentuk Bumi . Bentuk Bumi bulat diketahui melalui pengamatan alam terhadap Bumi itu sendiri, dan kemudian umat Islam menggunakan pengetahuan tersebut untuk menghitung arah Kiblat.

Lanjutkan membaca “Arah Vertikal Kiblat”

Doublethink

Doublethink adalah fenomena seseorang percaya hal-hal yang saling bertentangan secara bersamaan, dan menganggap semua hal tersebut benar, tanpa menyadari adanya kontradiksi.

Doublethink sering terjadi pada orang-orang yang percaya teori konspirasi, termasuk penganut Bumi datar. Mereka mempercayai konsep-konsep yang secara individu sekilas terlihat mendukung Bumi datar. Namun mereka tak mampu menyadari bahwa konsep-konsep tersebut sebenarnya saling bertentangan.

Lanjutkan membaca “Doublethink”

Sesat Pikir Penyebab Tunggal (Single Cause Fallacy)

Sesat pikir penyebab tunggal (fallacy of the single cause) terjadi saat seseorang menganggap hanya ada satu penyebab dari suatu kejadian, sedangkan hal tersebut terjadi akibat adanya beberapa penyebab sekaligus.

Jika dikatakan “A menyebabkan B,” jarang bahwa B disebabkan hanya karena A, tetapi biasanya ada hal lain yang bersama-sama A menyebabkan B yang tak disebut secara eksplisit. Menyimpulkan hanya A yang menyebabkan B tanpa pemikiran lebih lanjut adalah sesat pikir penyebab tunggal.

Lanjutkan membaca “Sesat Pikir Penyebab Tunggal (Single Cause Fallacy)”

Penggunaan Animasi Untuk Menggambarkan Misi Luar Angkasa

Banyak misi luar angkasa yang menggunakan animasi untuk visualisasi kondisi misi, karena tidak mungkin untuk merekam video asli dari misi tersebut. Wahana antariksa terus menerus mengirimkan data telemetri mengenai kondisi misi, yang digunakan untuk membuat animasi untuk menggambarkan situasi misi saat itu.

Kaum Bumi datar menuduh bahwa penggunaan animasi adalah “bukti” misi angkasa dipalsukan. Faktanya, animasi tersebut dibuat berdasarkan data yang menggambarkan situasi sesungguhnya karena tidak mungkin mengirim wahana antariksa lain hanya untuk merekam video dari misi tersebut. Selain itu, pada kasus misi antariksa yang videonya tersedia, tetaplah sangat sulit bagi kaum Bumi datar untuk menerima kenyataan. Jadi masalahnya bukan pada apakah ada video asli atau tidak, melainkan pada kaum Bumi datar itu sendiri.

Sesat Pikir Kearifan Kuno (Appeal to Ancient Wisdom)

Sesat pikir kearifan kuno (Bahasa Inggris: appeal to ancient wisdom, atau argument from age) adalah sesat pikir yang terjadi saat seseorang berasumsi bahwa konsep dan pengetahuan yang berasal dari jaman dahulu lebih benar atau lebih baik daripada pengetahuan modern. Faktanya, hanya karena sebuah konsep atau pengetahuan bersumber dari jaman dahulu, hal tersebut bukanlah bukti bahwa konsep atau pengetahuan tersebut benar.

Kaum Bumi datar gemar menunjukkan bahwa di jaman dahulu, banyak peradaban percaya Bumi datar, dan mereka gunakan sebagai “bukti” Bumi datar. Hal tersebut merupakan sesat pikir kearifan kuno. Bentuk Bumi diketahui melalui pengamatan alam, bukan dari apakah pengetahuan tersebut berasal dari jaman tertentu.

Lanjutkan membaca “Sesat Pikir Kearifan Kuno (Appeal to Ancient Wisdom)”

Elegansi atau Keelokan

Pengetahuan kita mengenai gravitasi dapat menjelaskan sebuah fenomena dengan jelas, mudah dipahami, dapat menjelaskan sangat banyak fenomena lain, konsisten dengan banyak data, dan menjawab sangat banyak pertanyaan. Kita dapat mengatakan bahwa konsep gravitasi itu memiliki sifat elegan.

Sebaliknya, konsep-konsep berbeda pada model Bumi datar membutuhkan penjelasan yang terpisah, yang bahkan saling bertentangan, atau sama sekali tidak elok. Kaum Bumi datar terbiasa dengan kondisi tersebut, dan akibatnya mereka tak mampu menerima fakta bahwa gravitasi dapat menjelaskan begitu banyak fakta alam.

Lanjutkan membaca “Elegansi atau Keelokan”

Lelucon April Mop Mengenai Bumi Datar

April Mop adalah kebiasaan pada tanggal 1 April saat orang-orang saling membuat lelucon & senda gurau, dan bersenang-senang membuat orang lain mempercayai hal yang tidak benar. Sebagian dari lelucon ini berupa “dukungan pada Bumi datar.”

Beberapa hari setelahnya, lelucon-lelucon tersebut bisa tidak terlihat jelas bahwa itu cuma lelucon, dan kaum Bumi datar tak sadar bahwa merekalah yang sedang menjadi objek lelucon. Pada komunitas mereka, beberapa lelucon tersebut disangka sebagai dukungan sungguhan terhadap Bumi datar, dan kekeliruan tersebut beredar sebagai hoaks.

Lanjutkan membaca “Lelucon April Mop Mengenai Bumi Datar”

Satelit Balon

Dalam konteks perjalanan ke luar angkasa, satelit adalah objek yang dengan sengaja diletakkan di orbit. Sebagian kecil dari satelit ini adalah satelit balon, yang merupakan satelit biasa yang dilengkapi dengan balon. Selain itu juga ada objek buatan manusia lain yang juga dinamakan satelit balon, tetapi diletakkan di ketinggian yang jauh lebih rendah, dan dengan cara kerja yang jauh berbeda. Satelit balon jenis yang terakhir ini sebenarnya adalah balon ketinggian tinggi biasa, hanya saja memberikan layanan yang biasa diberikan oleh satelit.

Kaum Bumi datar menolak keberadaan satelit, dan setelah mereka menemukan keberadaan satelit balon, mereka mulai menggunakan hal tersebut sebagai “bukti” satelit orbit tidak ada. Hal tersebut adalah sesat pikir “hasty generalization” atau “proof by example”. Dengan “logika” yang sama, kita dapat menyimpulkan bus itu tidak ada hanya dari keberadaan truk.

Lanjutkan membaca “Satelit Balon”

“Stuff is Flat”: Pernyataan Neil deGrasse Tyson yang Keliru Mengenai Pengamatan Lengkungan Bumi

Neil deGrasse Tyson pernah keliru mengatakan bahwa tak mungkin untuk melihat lengkungan Bumi pada ketinggian lompat yang dilakukan Felix Baumgartner. Faktanya, kita seharusnya bisa melihatnya.

Kaum Bumi datar mengira kita percaya ucapan Neil tanpa mampu mengkritisinya dan mereka gunakan pernyataan Neil yang keliru tersebut untuk menolak pengamatan lengkungan Bumi. Namun kita tak memiliki masalah untuk mengatakan bahwa Nail salah. Salah itu wajar asal kita mau merevisi pendapat kita jika ada informasi baru dan kami yakin Neil juga akan melakukannya.

Lanjutkan membaca ““Stuff is Flat”: Pernyataan Neil deGrasse Tyson yang Keliru Mengenai Pengamatan Lengkungan Bumi”

Pendidikan vs Propaganda

Di sekolah, kita diajari Bumi itu bulat karena memang kenyataannya demikian. Seandainya saja kita diajari bahwa Bumi itu datar, maka hal tersebut menyesatkan.

Kaum Bumi datar mengklaim kita tahu Bumi bulat dari propaganda bertahun-tahun pada sistem pendidikan kita. Faktanya, tuduhan tersebut lebih tepat untuk menjelaskan perilaku dari kaum Bumi datar itu sendiri, hanya saja tidak perlu bertahun-tahun untuk menipu mereka.

Lanjutkan membaca “Pendidikan vs Propaganda”

Trolling dengan Photoshop

Melakukan trolling dengan Photoshop sering terjadi di komunitas Bumi datar. Cara paling umum adalah dengan mencari foto pemandangan yang cocok, lalu menggunakan Photoshop untuk mengubahnya menjadi berwarna kemerahan seakan-akan foto tersebut diambil di Mars. Kemudian hasilnya diletakkan berdampingan dengan foto aslinya dengan menambahkan keterangan seakan “foto Mars” bersumber dari NASA, dan NASA memalsukan foto tersebut dari foto asli di sebelahnya.

Kaum Bumi datar tak akan mau repot-repot meluangkan waktu untuk memastikan bahwa foto tersebut memang berasal dari NASA. Mereka tak menyadari bahwa mereka sedang dibohongi. Ada banyak meme yang menggunakan teknik seperti ini beredar di kalangan komunitas Bumi datar sebagai hoaks.

Refraksi dan Air

Refraksi atau pembiasan adalah perubahan arah rambatan cahaya akibat perubahan indeks bias dari medium yang dilintasi cahaya. Air bisa ditemukan dimana-mana sehingga sering dijadikan medium untuk demonstrasi refraksi. Tetapi air itu sendiri bukanlah penyebab refraksi.

Kaum Bumi datar mengklaim karena atmosfer Bumi mengandung uap air, maka hal tersebut akan memberikan hasil yang sama seperti percobaan refraksi dengan air. Faktanya, diperlukan pemikiran yang jauh lebih mendalam daripada sekadar mengamati bahwa air terlihat dalam percobaan refraksi.

Lanjutkan membaca “Refraksi dan Air”

Sealioning – Jurus Diskusi “Singa Laut”

Sealioning atau “jurus diskusi singa laut” adalah teknik trolling atau mengganggu yang dilakukan dengan cara meminta jawaban atau pembuktian dari orang lain, yang sekilas terlihat tulus, tetapi sebenarnya tidak. Mereka pura-pura tidak paham jawabannya, dan terus menerus melemparkan pertanyaan lanjutan sampai target emosi. Kaum Bumi datar dan pendukung pseudosains lainnya sering menggunakan teknik “singa laut” ini untuk mengganggu ilmuwan dan pihak lainnya.

Lanjutkan membaca “Sealioning – Jurus Diskusi “Singa Laut””

Hasutan: Penyebab Seseorang Bisa Percaya Sains Palsu, Bahkan Yang Benar-Benar Salah Sekalipun, Seperti Bumi Datar

Seseorang bisa percaya sains palsu, seperti Bumi datar, bukan karena terlalu bodoh seperti yang sekilas terlihat; tetapi karena terhasut untuk mempercayainya secara emosional. Pada kasus lain di luar itu, mereka tetap dapat berfungsi sebagaimana manusia normal.

Apabila sebuah konsep mengharuskan kita menuduh orang lain berbuat jahat sebelum kita dapat menerima konsep tersebut, artinya ada yang salah dengannya, dan kita harus waspada. Sains sesungguhnya tidak tergantung pada tuduhan semacam itu. Dan dengan demikian kita dapat menyingkirkan banyak hal yang diklaim sebagai sains, tetapi bukan, tanpa perlu mempelajarinya terlalu dalam.

Lanjutkan membaca “Hasutan: Penyebab Seseorang Bisa Percaya Sains Palsu, Bahkan Yang Benar-Benar Salah Sekalipun, Seperti Bumi Datar”

Antroposentrisme

Antroposentrisme adalah gagasan bahwa manusia merupakan wujud paling penting di alam semesta. Fakta-fakta alam tidak mendukung banyak konsep antroposentris.

Antroposentrisme adalah topik yang dapat menjadi sangat emosional. Dan hal ini dieksploitasi oleh pendukung pseudosains —seperti kaum Bumi datar— untuk secara emosional mendiskreditkan sains. Namun ilmu pengetahuan bersumber dari bukti-bukti nyata di alam semesta, bukan dari keinginan kita atau apa yang kita sukai. Sains tetaplah fakta, dan tidak tergantung dari apakah kita mempercayainya atau tidak.

Lanjutkan membaca “Antroposentrisme”

Argumen Regres dan Regres Tanpa Akhir

Kaum Bumi datar gemar menggunakan argumen regres. Mereka akan terus menanyakan “apa yang menyebabkannya?” untuk semua pernyataan yang kita sampaikan dengan niat untuk mengubah diskusi menjadi regres tanpa akhir. Saat mencapai pertanyaan yang tidak ada jawabannya, dengan keliru mereka akan mengklaim pernyataan awalnya salah.

Faktanya, kita dapat mengetahui sesuatu ada atau terjadi walaupun kita tidak tahu penyebabnya. Jika kita terus bertanya “apa sebabnya” untuk hal apapun, pada akhirnya kita akan menemui pertanyaan yang tidak atau belum dapat dijawab. Tetapi bukan berarti kita tak mengetahui hal tersebut ada atau terjadi.

Lanjutkan membaca “Argumen Regres dan Regres Tanpa Akhir”

Video Peluncuran 2001 Mars Odyssey

Featured Video Play Icon

Kaum Bumi datar gemar menuntut video peluncuran roket yang diambil dari roket tersebut dan tak terputus mulai dari peluncuran sampai mencapai luar angkasa, seakan-akan hal tersebut akan mereka terima sebagai bukti Bumi itu bulat.

Video peluncuran misi 2001 Mars Odyssey dengan mudah memenuhi tuntutan mereka tersebut. Namun apakah mereka akan mampu menerima hal yang mereka tuntut tersebut sebagai bukti Bumi bulat adalah hal yang lain lagi.

Lanjutkan membaca “Video Peluncuran 2001 Mars Odyssey”