Cacat Logika Presisi Berlebihan

Cacat logika presisi berlebihan terjadi jika angka yang terlalu presisi digunakan agar terlihat lebih meyakinkan dan lebih pasti.

Ada tokoh Bumi datar yang memakai angka yang terlalu presisi agar terlihat ilmiah. Pihak yang rentan untuk percaya Bumi datar cenderung mudah  terintimidasi matematika; mudah membuat mereka terpesona dengan angka yang sebenarnya tidak ada artinya.

Lanjutkan membaca “Cacat Logika Presisi Berlebihan”

Teori Konspirasi itu Kebal Terhadap Bukti

Teori konspirasi memiliki sifat kebal terhadap bukti. Hal-hal yang membuktikan bahwa sebuah teori konspirasi itu salah akan diinterpretasikan bersumber dari konspirasi itu sendiri.

Saat menghadapi bukti yang tak mendukung Bumi datar, kaum Bumi datar tidak akan mempertimbangkannya, tetapi akan menciptakan “penjelasan” bahwa bukti tersebut dibuat oleh elit global, lalu memasukkan pihak yang menginformasikannya sebagai bagian dari konspirasi. Kadang bahkan bukti yang bisa diverifikasi sendiri juga mendapat perlakuan sama.

Lanjutkan membaca “Teori Konspirasi itu Kebal Terhadap Bukti”

Teori-Teori Gravitasi

Gravitasi adalah fenomena alam dimana benda bermassa dan berenergi bergerak saling mendekati. Fenomena gravitasi saat ini dijelaskan oleh dua teori yang berbeda, yaitu hukum gravitasi universal Newton dan teori relativitas umum Einstein.

Kaum Bumi datar menganggap keberadaan dua penjelasan ini sebagai inkonsistensi, dan menjadikannya “bukti” adanya pengelabuan. Faktanya, kedua teori adalah penjelasan terpisah mengenai gravitasi. Versi Einstein lebih akurat tetapi jauh lebih rumit. Sebaliknya, versi Newton lebih sederhana tetapi kurang akurat. Walaupun teori Newton sudah digantikan, gravitasi Newton tetap digunakan karena hasilnya cukup akurat untuk kebanyakan kasus di Bumi.

Lanjutkan membaca “Teori-Teori Gravitasi”

Skeptisme Yang Tidak Sehat

Kaum Bumi datar gemar menerapkan skeptisme yang ekstrem & tak sehat terhadap sains. Kita dapat mendemonstrasikan absurdnya hal itu dengan menerapkan skeptisme tak sehat yang sama kepada hal sehari-hari yang sudah kita anggap lazim. Kita tak bisa mengetahui apapun & tak lagi berfungsi sebagai manusia normal.

Lanjutkan membaca “Skeptisme Yang Tidak Sehat”

Kontekstomi / Quote-Mining

Kontekstomi (quote-mining) adalah cacat logika mengutip di luar konteks agar terkesan mendukung pendapat tertentu.

Kontekstomi adalah taktik umum kaum Bumi datar. Mereka mencari pernyataan ilmuwan, memilih sebagian kecil darinya, lalu menghapus konteksnya. Informasinya tidak lagi mirip arti sebenarnya, tapi lalu diperlakukan seakan berasal dari sumbernya, demi memanfaatkan atau mendiskreditkan reputasinya.

Lanjutkan membaca “Kontekstomi / Quote-Mining”

Tuduhan Kultus Individu

Kaum Bumi datar gemar menuduh sains menerima ide karena kultus individu kepada orang yang menyampaikan ide tersebut. Faktanya, sains menerima ide karena kebenaran dari ide itu sendiri, bukan siapa pengusungnya.

Newton adalah salah satu ilmuwan paling berpengaruh. Tapi kita tak punya masalah mengatakan bahwa sebagian dari idenya keliru dan tidak ilmiah.

Lanjutkan membaca “Tuduhan Kultus Individu”

Asumsi Untuk Penyederhanaan Dalam Model Ilmiah

Featured Video Play Icon

Saat membuat model ilmiah dari fenomena yang rumit, kita menyederhanakannya menjadi bentuk yang sesederhana mungkin untuk membuat perhitungan menjadi dapat dilaksanakan dan tidak rumit. Contoh umum adalah asumsi objek berbentuk bulat, lingkungan yang vakum, tali tak bermassa, katrol tanpa hambatan, dan asumsi Bumi datar.

Kaum Bumi datar menemukan jurnal ilmiah yang menggunakan asumsi Bumi datar dalam modelnya, lalu mereka jadikan “bukti” penulisnya mengetahui Bumi itu datar. Faktanya, itu hanyalah asumsi yang digunakan untuk menyederhanakan masalah, bukan karena Bumi itu datar.

Lanjutkan membaca “Asumsi Untuk Penyederhanaan Dalam Model Ilmiah”

Cacat Logika Argumen ke Masa Depan

Cacat logika argumen ke masa depan terjadi jika seseorang mengklaim pendapatnya benar berdasarkan asumsi keliru bahwa buktinya masih dalam pengerjaan, dan suatu saat akan terbukti benar.

Kaum Bumi datar kadang mengakui bahwa mereka tak dapat membuktikan Bumi datar, tetapi mereka tetap percaya Bumi datar karena mereka pikir suatu saat akan terbukti. Faktanya, bumi sudah terbukti berbentuk bulat. Tak akan ada “riset” yang bisa membuktikan Bumi datar.

Lanjutkan membaca “Cacat Logika Argumen ke Masa Depan”

Kontekstualisme: Bagaimana Kita Bisa Menyanggah Bumi Datar Dengan Cara Yang Wajar

Kontekstualisme adalah memperlakukan kebenaran informasi tergantung dari konteksnya. Kaum Bumi datar gemar menggunakan konteks dimana jika ada peluang sekecil apapun kita salah, maka kita tidak tahu sama sekali. Tetapi jika kita memakai konteks tersebut di situasi sehari-hari, kita tak lagi berfungsi seperti manusia normal.

Untuk menghindari argumentasi tak wajar, kita dapat menggeser ke konteks yang berlaku di situasi normal. Jika mereka bertanya “Mengapa kamu yakin <sesuatu> jika tak membuktikan sendiri?” kita dapat menjawabnya “Sama seperti kamu yakin Korea Utara itu ada.” Pada konteks normal, kita tahu Korea Utara itu ada walaupun sebagian besar dari kita tak pernah membuktikannya sendiri.

Lanjutkan membaca “Kontekstualisme: Bagaimana Kita Bisa Menyanggah Bumi Datar Dengan Cara Yang Wajar”

Dalih Kaum Bumi Datar untuk Mengabaikan Pengamatan Langit

Kaum Bumi datar gemar menolak bukti Bumi bulat jika itu berupa pengamatan benda langit. Faktanya, banyak dari gerak benda langit yang teramati hanya dapat dijelaskan jika Bumi bulat. Pengamatan tersebut sudah cukup untuk membuktikan Bumi bulat, dan membuktikan Bumi tidak datar.

Lanjutkan membaca “Dalih Kaum Bumi Datar untuk Mengabaikan Pengamatan Langit”

Memilih-Milih Ilmuwan dan Mengacu ke Pihak Berwenang

Dari jutaan orang yang memiliki gelar tingkat lanjut, kita akan dapat menemukan segelintir yang percaya omong kosong, termasuk Bumi datar. Menggunakan pendapat sedikit ahli tersebut sebagai “bukti” dari omong kosong tersebut dan mengabaikan jauh lebih banyak ahli lain yang tak sepakat adalah cacat logika memetik ceri dan mengacu ke pihak berwenang.

Kesepakatan sains ditentukan oleh pendapat kolektif dari komunitas bidang ilmu tertentu, bukan hanya individu tertentu saja.

Lanjutkan membaca “Memilih-Milih Ilmuwan dan Mengacu ke Pihak Berwenang”

Melintasi Antarktika: Pesawat Penumpang Komersil vs Pesawat Pribadi

Pesawat penumpang komersil mirip dengan transportasi publik seperti bus atau kereta. Operator yang menentukan rutenya, dan penumpang menggunakannya jika sesuai dengan yang dibutuhkan. Sebaliknya, pesawat pribadi mirip dengan taksi atau ojol. Penumpang yang menentukan rutenya.

Saat ini tak ada maskapai penerbangan dengan rute melintasi Antarktika dan kaum Bumi datar menggunakan hal tersebut sebagai “bukti” mustahil untuk terbang melintasi Antarktika. Faktanya, maskapai penerbangan memilih untuk tidak memberikan layanan tersebut karena alasan komersil atau lainnya. Bukan karena mustahil untuk terbang melintasi Antarktika. Kita dapat menggunakan pesawat pribadi jika kita memang ingin terbang melintasi Antarktika, seperti kita menggunakan taksi atau ojol untuk pergi ke lokasi yang tidak dilayani bus atau kereta.

Membesar-Besarkan Konflik

Membesar-besarkan konflik adalah cacat logika bahwa jika ilmuwan terlihat memiliki pendapat berbeda, seluruh bidang ilmu tersebut tidak kredibel dan tidak ada kesimpulan yang dapat ditarik.

Membesar-besarkan konflik merupakan argumen umum dari kaum Bumi datar. Mereka akan mencari ilmuwan yang terlihat memiliki pendapat berbeda, lalu membesar-besarkannya, dan menyimpulkan keduanya salah. Faktanya, perbedaan opini tersebut tak begitu mendasar, dan bisa saja sebenarnya bukan beda opini. Ilmuwan tetap sepakat Bumi bulat dan mengelilingi Matahari.

Lanjutkan membaca “Membesar-Besarkan Konflik”

Premis Keliru

Featured Video Play Icon

Premis keliru adalah pernyataan salah yang mendasari sebuah argumen, dan dengan demikian kesimpulannya juga bisa salah. Banyak argumentasi Bumi datar bersumber dari premis keliru.

Kepercayaan Bumi datar bisa berkembang karena pengikutnya gagal melakukan verifikasi kebenaran premisnya. Jika mereka memeriksa kebenaran premisnya, maka tidaklah sulit untuk memahami bahwa argumentasi tersebut hanya omong kosong belaka.

Lanjutkan membaca “Premis Keliru”

Saling Menghargai

Terkadang ada kaum Bumi datar yang dengan nada sopan secara baik-baik menuntut masyarakat umum, komunitas ilmiah dan para profesional untuk memperlakukan mereka dengan baik-baik dan serius. Mereka menuntut agar kita semua menghargai mereka, karena menurut mereka hanya dengan saling menghargai, kita dapat mengetahui bentuk Bumi yang sesungguhnya.

Faktanya, sikap tersebut adalah hal yang selama ini kita harapkan bersama. Namun rasa hormat berlaku dua arah. Jika mereka menuntut untuk dihormati, mereka pun juga harus menghormati. Saat penganut Bumi datar mulai menghargai pihak lain, saat itu pula mereka tidak lagi dapat mempertahankan kepercayaan Bumi datarnya. Fitnah, berburuk sangka, dan sifat suudzon adalah satu paket dengan konsep Bumi datar, dan tak mungkin dapat dipisahkan.

Lanjutkan membaca “Saling Menghargai”

Alasan CGI

CGI (computer-generated imagery) merupakan penggunaan komputer untuk membuat citra digital. Banyak citra astronomi dibuat dengan CGI dan kaum Bumi datar keliru menganggap hal tersebut sebagai “bukti” objek dalam citra tersebut tidak nyata. Faktanya, kita dapat menggunakan CGI untuk membuat citra dari objek yang asli, dan dengan demikian, CGI bukanlah bukti objek dalam citra tersebut tidak nyata.

Contohnya, kebanyakan gambar pada katalog IKEA dibuat dengan CGI. Apabila kita menggunakan “logika” Bumi datar, maka dapat disimpulkan produk IKEA tidak nyata, tetapi kita tahu produk-produk tersebut memang ada.

Lanjutkan membaca “Alasan CGI”

Cacat Logika Mengacu ke Minoritas

Mengacu ke minoritas merupakan cacat logika yang terjadi jika suatu hal dianggap benar hanya karena berlawanan dengan pendapat umum.

Mengacu ke minoritas sering terjadi dalam komunitas Bumi datar. Mereka merasa benar karena “berani” melawan mayoritas, dan keliru mengklaim orang lain menerima pendapat umum sebagai dogma, seakan itu adalah agama, tanpa sifat kritis, dan lalu meremehkan mereka dengan julukan “domba” atau “sheeple.” Faktanya, argumen ilmiah seperti Bumi itu bulat berdiri sendiri, tak tergantung dari siapa yang mempercayainya, dan berapa jumlahnya.

Lanjutkan membaca “Cacat Logika Mengacu ke Minoritas”

Jurus Hanya Bertanya

Jurus hanya bertanya adalah usaha menggiring opini pihak lain dengan menyampaikan pernyataan sebagai pertanyaan.

Hanya bertanya adalah jurus umum kaum Bumi datar. Pertanyaan mereka ajukan bukan karena ingin tahu, tetapi untuk menyamarkan klaim dalam bentuk pertanyaan. Mereka tak ingin jawabannya dan yakin tak akan ada yang bisa menjawab. Namun jika ada yang bisa menjawab, mereka tak akan menyukainya.

Lanjutkan membaca “Jurus Hanya Bertanya”

Keseimbangan Palsu / False Balance

Cacat logika keseimbangan palsu terjadi jika seorang jurnalis menyajikan pendapat yang berlawanan dengan perlakuan yang sama, walaupun pendapat tersebut tidak didukung bukti. Hal ini dapat menyebarkan misinformasi karena memberi kesan seakan-akan hal yang tak didukung bukti tersebut layak untuk dipertimbangkan.

Kaum Bumi datar mengeluh bahwa media massa tak memberi mereka perlakuan yang sama seperti yang diberikan kepada ilmuwan. Faktanya, menyajikan kedua pihak tersebut dengan perlakuan yang sama tidak menggambarkan situasi yang sebenarnya, dan hanya akan menyebarkan misinformasi.

Lanjutkan membaca “Keseimbangan Palsu / False Balance”