Polaris Tidak Tepat Berada di Sumbu Utara Bintang

Polaris adalah bintang terang yang berada dekat dengan sumbu rotasi bintang di Utara. Saat ini Polaris hanya terpisah 0.74° dari sumbu utara, dan satu-satunya bintang terang yang mudah dilihat dengan mata kita tanpa alat bantu di sekitar sumbu rotasi utara. Karena itu, Polaris populer sebagai alat navigasi di Bumi bagian utara.

Beberapa kaum Bumi datar berpendapat bahwa Polaris tak bergerak, dan merupakan ‘bintang yang spesial’ karena bintang-bintang lain bergerak mengelilingi Polaris. Mereka juga menjadikan Polaris ‘tak bergerak’ sebagai ‘bukti’ Bumi tak bergerak. Mereka salah. Polaris itu hanya bintang biasa sebagaimana bintang-bintang yang lain.

Lanjutkan membaca “Polaris Tidak Tepat Berada di Sumbu Utara Bintang”

Pesawat Peringatan Dini (AEW&C/AWACS): Mengatasi Keterbatasan Jangkauan Radar Akibat Lengkungan Bumi

Pesawat peringatan dini (Airborne Early Warning and Control / AEW&C) adalah sistem radar yang dibawah oleh pesawat terbang. Pesawat peringatan dini memiliki kelebihan mampu mendeteksi target dalam jarak yang lebih jauh daripada sistem radar di permukaan Bumi.

Alasannya adalah karena sistem radar di permukaan terbatas oleh kelengkungan Bumi daripada sistem radar yang melekat pada pesawat terbang.

Lanjutkan membaca “Pesawat Peringatan Dini (AEW&C/AWACS): Mengatasi Keterbatasan Jangkauan Radar Akibat Lengkungan Bumi”

Gerak Harian Bintang – Kemungkinan Adalah Bukti Pertama Bumi Bulat

Featured Video Play Icon

Gerak harian bintang (diurnal motion) adalah gerak bintang mengelilingi kedua sumbu rotasi Bumi akibat gerak rotasi Bumi. Bintang terlihat bergerak dengan cara yang hanya dapat dijelaskan jika Bumi bulat.

Semua variasi dari gerak harian bintang yang diamati pada berbagai lokasi yang berbeda di permukaan Bumi tak akan akan pernah dapat dijelaskan jika Bumi datar.

Lanjutkan membaca “Gerak Harian Bintang – Kemungkinan Adalah Bukti Pertama Bumi Bulat”

Ibadah Agama Islam Tergantung Pada Pemahaman Yang Benar Mengenai Bentuk Bumi Yang Sesungguhnya, Yaitu Bulat

Observasi dan perhitungan astronomi merupakan bagian dari ibadah umat Islam. Untuk menentukan arah kiblat, waktu shalat, awal puasa dan Hari Raya Idul Fitri semuanya ditentukan melalui pengamatan atau perhitungan astronomi. Tanpa pemahaman yang benar mengenai bentuk Bumi yang sesungguhnya, tidaklah mungkin seorang Muslim menjalankan beberapa kewajibannya dengan efektif.

Lanjutkan membaca “Ibadah Agama Islam Tergantung Pada Pemahaman Yang Benar Mengenai Bentuk Bumi Yang Sesungguhnya, Yaitu Bulat”

Teori Konspirasi Rothschild, Illuminati dan Freemason

Konsep Bumi datar itu dipenuhi oleh lubang-lubang besar menganga yang tak mungkin dapat dijelaskan melalui observasi alam. Untuk “menutupi” lubang-lubang tersebut, oknum-oknum Bumi datar yang tak bertanggung jawab menggunakan teori konspirasi. Tidaklah mungkin bagi oknum-oknum ini untuk mempertahankan teori Bumi datar tanpa melancarkan fitnah kepada pihak lain dan berprasangka/berbuat su’udzon.

Lanjutkan membaca “Teori Konspirasi Rothschild, Illuminati dan Freemason”

Analogi Di Dalam vs Di Luar Kendaraan Yang Bergerak

“Jika Bumi berotasi, mengapa jika kita melempar batu lurus ke atas, batu akan jatuh ke tempat semula?” Itu adalah pertanyaan mendasar mengenai mekanika. Jawabannya adalah batu mempertahankan inersia. Sebelum batu dilempar, batu memiliki kecepatan yang sama dengan permukaan Bumi.

Untuk menjelaskan hal ini, umumnya kita menggunakan analogi kendaraan bergerak. Batu yang dilempar ke atas di kendaraan yang bergerak juga akan jatuh ke tempat yang sama.

Kaum Bumi datar menolak analogi ini. Mereka berdalih atmosfer Bumi itu “di luar” Bumi. Sedangkan batu dilempar di dalam kendaraan. Menurut mereka, analogi yang tepat adalah batu yang dilemparkan di atas kendaraan yang bergerak. Mereka salah.

Lanjutkan membaca “Analogi Di Dalam vs Di Luar Kendaraan Yang Bergerak”

kiblat.bumidatar.id: Membandingkan Arah Kiblat Pada Bumi Bulat dan Bumi Datar

Perhitungan arah kiblat dilakukan dengan metoda great-circle distance pada model Bumi bulat. Menggunakan ‘peta Bumi datar’ untuk menghitung arah kiblat akan memberikan hasil yang melenceng dari arah kiblat yang benar.

Untuk membandingkannya, kami telah membuat situs untuk melakukan kalkulasi arah kiblat pada model Bumi datar dan Bumi bulat di:

kiblat.bumidatar.id

Lanjutkan membaca “kiblat.bumidatar.id: Membandingkan Arah Kiblat Pada Bumi Bulat dan Bumi Datar”

Mengamati Satelit

Satelit tak sulit untuk diamati. Satelit dapat diamati dengan syarat-syarat ini:

  1. Semakin besar dan/atau semakin dekat, semakin mudah diamati.
  2. Semakin gelap langit, semakin mudah diamati.
  3. Hanya dapat diamati apabila terkena sinar Matahari.

Karena itu, satelit umumnya terlihat beberapa jam setelah Matahari terbenam dan beberapa jam sebelum Matahari terbit.

Kaum Bumi datar mengklaim satelit tak dapat dilihat, dan menjadikannya sebagai bukti satelit tidak ada. Mereka salah. Satelit dapat dilihat apabila kondisinya tepat.

Lanjutkan membaca “Mengamati Satelit”

Bayangan Gunung di Awan: Bukti Bumi Bulat

Sebelum Matahari terbit atau setelah Matahari terbenam, Matahari terletak di bawah horizon, namun cahaya Matahari sudah mulai terlihat di langit. Awan di langit akan terlihat terkena cahaya Matahari.

Jika ada gunung di antara Matahari dan awan, bisa terjadi fenomena bayangan gunung di awan. Model Bumi datar mengasumsikan Matahari selalu berada ‘di atas’, sehingga fenomena alam ini tak mungkin dapat terjadi pada Bumi datar.

Fenomena bayangan gunung di awan tersebut hanya dapat dijelaskan bila Bumi berbentuk bulat.

Lanjutkan membaca “Bayangan Gunung di Awan: Bukti Bumi Bulat”

Garis-Garis Fraunhofer

Sinar Matahari yang sampai di permukaan Bumi dapat diuraikan menjadi beberapa warna menggunakan sebuah prisma. Warna-warna tersebut adalah spektrum. Namun, jika diuraikan, hasilnya akan mengandung garis-garis gelap.  Dari garis-garis ini dapat diketahui komposisi dari Matahari tanpa perlu kita mengunjungi Matahari.

Kaum Bumi datar berpendapat tidaklah mungkin komposisi Matahari bisa diketahui. Menurut mereka, Matahari itu panas dan jauh dan tidak mungkin ada orang yang pernah mendatanginya. Mereka salah. Komposisi Matahari dapat diketahui melalui garis-garis spektrum tersebut, yang dinamakan garis-garis Fraunhofer.

Lanjutkan membaca “Garis-Garis Fraunhofer”