Perbedaan Temperatur Antara di Sekitar Khatulistiwa dan Daerah Kutub

Daerah kutub memiliki temperatur lebih rendah karena Matahari tidak menyinari tegak lurus, energi dari Matahari tersebar ke daerah yang lebih luas dan permukaan es memiliki albedo tinggi, yang memantulkan energi Matahari daripada permukaan gelap.

Jika Bumi bulat, jarak ke Matahari dari kutub dan dari khatulistiwa praktis sama akibat jarak matahari yang sangat jauh. Kaum Bumi datar mengklaim bahwa jika demikian, maka seharusnya temperatur di daerah kutub dan khatulistiwa sama. Mereka salah. Bukan hanya jarak ke Matahari yang dapat menghasilkan perbedaan temperatur.

Lanjutkan membaca “Perbedaan Temperatur Antara di Sekitar Khatulistiwa dan Daerah Kutub”

“Siapa yang Merekam?”

Featured Video Play Icon

Menunjukkan sebuah foto atau video dari pendaratan di Bulan oleh misi Apollo, dan kemudian mengajukan pertanyaan retoris “Siapa yang merekamnya?” merupakan perilaku yang umum dilakukan kaum Bumi datar. Mereka melakukannya seakan-akan pertanyaan tersebut tidak mungkin ada jawabannya, dan hanya teori konspirasi yang dapat menjelaskannya.

Faktanya, semua pertanyaan tersebut ada jawabannya. Dan tak sulit untuk mendapatkan jawabannya.

Lanjutkan membaca ““Siapa yang Merekam?””

Ladang Angin Lepas Pantai dan Lengkungan Bumi

Featured Video Play Icon

Ladang angin lepas pantai terdiri dari serangkaian turbin angin dengan ukuran dan bentuk yang sama, yang tersebar di daerah yang luas. Kita dapat mengamati turbin-turbin tersebut dari pantai dan dengan mudah melihat efek dari lengkungan Bumi.

Jika turbin cukup jauh, bagian bawahnya akan tidak terlihat dan bilah turbin dapat terlihat seakan-akan berada di bawah permukaan air. Hal ini hanya dapat terjadi jika Bumi bulat.

Lanjutkan membaca “Ladang Angin Lepas Pantai dan Lengkungan Bumi”

Hasutan Berbasis Agama dan Penyebaran Paham Bumi Datar

Melakukan hasutan berbasis agama adalah cara yang efektif untuk membuat sebagian orang-orang yang religius menjadi emosi dan tidak berpikir panjang apakah informasi yang didapatkannya informasi yang benar. Jika sudah terlanjur kena hasut, informasi yang didapatkan akan dipercaya secara emosional. Dan walaupun sudah mendapatkan informasi yang benar, mereka  akan tetap mengalami kesulitan untuk menerima fakta yang sebenarnya tersebut.

Melakukan hasutan-hasutan religius adalah salah satu modus operandi oknum-oknum Bumi datar dalam menyebarkan paham Bumi datar; yang sasarannya adalah kaum religius.

Lanjutkan membaca “Hasutan Berbasis Agama dan Penyebaran Paham Bumi Datar”

Sesat Pikir Konsep Curian (Stolen Concept Fallacy)

Sesat pikir konsep curian (stolen concept fallacy) terjadi jika seseorang menggunakan sebuah fakta untuk menyangkal sumber dari fakta tersebut. Dengan kata lain, konsep A digunakan untuk menyangkal B, sementara A tergantung dari B.

Banyak teori konspirasi bersumber dari konsep curian, termasuk banyak klaim-klaim dari kaum Bumi datar. Biasanya kaum Bumi datar menggunakan sebuah konsep untuk menyangkal sains, tetapi konsep tersebut bersumber dari sains itu sendiri.

Lanjutkan membaca “Sesat Pikir Konsep Curian (Stolen Concept Fallacy)”

Video Fisheye

Featured Video Play Icon

Pada gambar yang diambil dengan lensa fisheye, garis lurus akan tetap lurus jika garisnya melintasi titik tengah gambar. Kita dapat gunakan sifat tersebut untuk menentukan apakah sebuah garis benar-benar lurus di dunia nyata.

Pada video yang diambil dengan lensa fisheye dari ketinggian, seharusnya ada banyak momen saat horizon melintasi titik tengah gambar, dan kita dapat gunakan momen-momen tersebut untuk membuktikan lengkungan Bumi.

Lanjutkan membaca “Video Fisheye”

Geometri dari Kejadian Bulan Sabit

Banyak di antara kita yang mengalami kesulitan untuk membayangkan bagaimana misalnya Bulan sabit dapat terlihat di malam hari, padahal posisi Bulan berada lebih dekat dari Matahari daripada Bumi, dan posisi kita saat malam hari membelakangi Matahari. Menurut mereka, seharusnya pada malam hari kita tak dapat melihat Bulan.

Kaum Bumi datar yang mengalami kesulitan visualisasi seperti itu mengambil langkah lebih jauh dan menganggap hal tersebut sebagai ‘bukti’ bahwa fenomena alam tersebut tidak mungkin dijelaskan oleh ilmu pengetahuan. Faktanya, fenomena terlihatnya Bulan sabit saat malam hari dapat dengan mudah dijelaskan pada model Bumi bulat.

Lanjutkan membaca “Geometri dari Kejadian Bulan Sabit”

Proyeksi Peta dan Distorsi Peta

Featured Video Play Icon

Bumi itu bulat, berbentuk tiga dimensi. Tetapi pada kebanyakan kasus, kita bekerja pada media dua dimensi, misalnya kertas, layar komputer, televisi, layar ponsel, papan tulis, dan sebagainya. Untuk menggambarkan permukaan Bumi pada bidang dua dimensi, maka diperlukan untuk mengubah permukaan Bumi yang melengkung menjadi rata dengan menggunakan satu dari beberapa proyeksi peta.

Seluruh jenis proyeksi menghasilkan distorsi pada hasilnya. Beberapa penganut Bumi datar berpikir bahwa distorsi adalah ‘bukti’ kegagalan sains modern untuk menjelaskan Bumi. Faktanya, distorsi peta hanyalah konsekuensi dari proses mengubah bentuk tiga dimensi menjadi dua dimensi. Tak mungkin membuat peta yang tak memiliki distorsi. Sama halnya tak mungkin untuk membuat sebuah bola menjadi rata tanpa mengguntingnya.

Lanjutkan membaca “Proyeksi Peta dan Distorsi Peta”

Analogi Kendaraan Bergerak dan Dalih Pembatas Fisik

Kita tak dapat merasakan Bumi berotasi, dan untuk menjelaskan fenomena tersebut, kita biasanya menggunakan analogi kendaraan bergerak. Jika kendaraan bergerak dengan kecepatan konstan, kita tak akan dapat merasakan gerakannya. Kita tak dapat merasakan gerak rotasi Bumi karena alasan yang sama.

Kaum Bumi datar menciptakan dalih bahwa kita berdiri di atas Bumi, bukan di dalamnya, untuk dengan keliru menolak penjelasan tersebut.

Lanjutkan membaca “Analogi Kendaraan Bergerak dan Dalih Pembatas Fisik”

Crux

Featured Video Play Icon

Rasi Crux dapat terlihat dari lokasi di selatan 26°LU, dan selalu terlihat di langit dari lokasi  di selatan 26°LS. Pada Bumi datar, Crux terliat pada seluruh bagian pinggir yang posisinya berlawanan, tetapi tidak pada bagian tengahnya. Hal ini membuktikan Bumi tidak mungkin datar. Kenampakan Crux hanya konsisten pada model Bumi bulat.

Lanjutkan membaca “Crux”

Remukan Vakum / Vacuum Implosion

Featured Video Play Icon

Sebuah wadah kedap udara dapat remuk apabila memiliki tekanan lebih rendah di dalam daripada di luar, dan jika wadah tersebut tidak dirancang untuk menahan perbedaan tekanan tersebut.

Kaum Bumi datar menggunakan fenomena remukan vakum tersebut untuk ‘membuktikan’ bahwa perjalanan ke luar angkasa tidak ada. Faktanya, 1. dinding wadah tersebut dapat saja dirancang agar mampu menahan beda tekanan tersebut, dan 2. di luar angkasa, bagian dalamnya yang bertekanan tinggi, dan bagian luar yang vakum, sehingga lebih mudah untuk merancangnya.

Lanjutkan membaca “Remukan Vakum / Vacuum Implosion”

Kualitas Foto

Kualitas sebuah foto tergantung dari kualitas peralatan yang digunakan. Peralatan berkualitas tinggi akan memberi kita hasil yang lebih baik daripada yang berkualitas rendah.

Kaum Bumi datar gemar menggunakan kamera seperti Nikon P900 atau P1000 untuk mengambil gambar planet. Saat hasil yang mereka dapatkan tidak memiliki kualitas yang sama dengan foto objek yang sama dari NASA, mereka lalu menyimpulkan foto dari NASA tersebut adalah palsu. Faktanya, hal tersebut adalah karena peralatan yang mereka gunakan tidak memiliki kualitas sebaik NASA, begitu pun pula keterampilan dalam menggunakan peralatan tersebut.

Lanjutkan membaca “Kualitas Foto”

Pasang Antipodal

Pasang terjadi akibat perbedaan percepatan gravitasi Bulan yang dirasakan oleh materi pembentuk Bumi. Pasang terjadi bukan hanya akibat gravitasi Bulan yang diterima pada sebuah lokasi tertentu, tetapi juga yang diterima oleh lokasi lain di Bumi.

Kaum Bumi datar mengutarakan keheranannya bahwa pasang terjadi akibat gravitasi Bulan, tapi lokasi yang membelakangi Bulan juga menerima pasang. Lalu mereka simpulkan sebagai “kegagalan” sains untuk menjelaskan fenomena pasang. Faktanya, pasang terjadi akibat perbedaan gravitasi Bulan di posisi yang berbeda di seluruh bagian Bumi, bukan karena percepatan gravitasi Bulan yang diterima di satu lokasi tertentu saja.

Lanjutkan membaca “Pasang Antipodal”

Bintang-Bintang di Langit Selatan: Bukti Bumi Bulat dan Berotasi Pada Porosnya

Featured Video Play Icon

Jika kita berada di Bumi bagian selatan dan melihat ke langit bagian selatan, kita akan melihat bintang-bintang yang sama di mana pun posisi kita. Bintang-bintang tersebut mengitari sumbu bintang selatan yang berada di rasi Octans, dekat dengan bintang Sigma Octantis.

Fenomena ini tak dapat dijelaskan pada model Bumi datar.  Jika kita lihat peta yang mereka klaim sebagai “peta Bumi datar”, seharusnya kita akan melihat bintang yang berbeda-beda. Ini karena model Bumi datar tidaklah sesuai dengan fakta yang sesungguhnya.

Lanjutkan membaca “Bintang-Bintang di Langit Selatan: Bukti Bumi Bulat dan Berotasi Pada Porosnya”

Telur dan Air Garam

Telur umumnya akan tenggelam dalam air tawar, tetapi jika air digarami, telur akan mengambang. Hal tersebut terjadi karena setelah digarami, densitas air bertambah. Tetapi antara densitas dan tenggelam atau mengambang bukanlah hubungan sebab akibat langsung.

Kaum Bumi datar mengklaim fenomena tersebut merupakan “bukti” benda jatuh ke bawah akibat densitas, dan mereka gunakan hal tersebut sebagai “bukti” gravitasi tidak ada. Faktanya, perbedaan massa jenis air berpengaruh pada besar gaya apung yang diterima oleh telur. Jika gaya apung lebih besar daripada berat telur, maka telur akan mengambang, dan sebaliknya.

Lanjutkan membaca “Telur dan Air Garam”

Almagest dari Ptolemy dan Presesi Sumbu Rotasi Bumi

Akibat presesi sumbu rotasi Bumi, posisi kutub astronomi bergeser sedikit demi sedikit dalam siklus sekitar 26000 tahun. Saat ini, Polaris berada sangat dekat dengan kutub astronomi utara. Namun, 19 abad yang lalu, Kochab berada lebih dekat ke sumbu astronomi utara daripada Polaris.

Kaum Bumi datar mengklaim bintang-bintang selalu berada di posisi yang sama, dan mereka menganggapnya sebagai ‘bukti’ Bumi diam. Peta bintang jaman dahulu seperti Almagest terbitan abad ke-2 membuktikan mereka salah. Bintang-bintang saat ini tidak berada di posisi yang sama seperti 19 abad yang lalu.

Lanjutkan membaca “Almagest dari Ptolemy dan Presesi Sumbu Rotasi Bumi”

Foto-Foto Bumi dari Astronot Hazza Al-Mansouri

Featured Video Play Icon

Astronot Uni Emirat Arab, Hazza Al Mansouri mengambil foto-foto permukaan Bumi seperti Sungai Nil dan Teluk Persia saat beliau berada di ISS. Kaum Bumi datar mengklaim foto tersebut palsu karena objeknya seperti Teluk Persia terlihat sangat besar relatif terhadap ukuran Bumi. Hal tersebut hanya karena mereka tak memahami bahwa ISS berada hanya 400 km di atas permukaan Bumi, dan hanya sedikit bagian Bumi yang terlihat dari ISS.

Lanjutkan membaca “Foto-Foto Bumi dari Astronot Hazza Al-Mansouri”

French Guiana: Lokasi Peluncuran Satelit Telkom 3S dan BRIsat

Ada sebuah video yang viral menyebutkan bahwa satelit BRIsat diluncurkan dari Amerika Selatan, dan satelit Telkom 3S diluncurkan dari Perancis. Masalahnya adalah banyak kemiripan pada video peluncuran kedua satelit tersebut. Video tersebut kemudian menyimpulkan bahwa hal tersebut adalah hal yang mencurigakan.

Faktanya satelit BRIsat dan Telkom3S diluncurkan dari tempat yang sama persis, yaitu dari Guiana Space Center di French Guiana. Tidak salah apabila dikatakan diluncurkan dari Amerika Selatan, karena French Guiana memang berada di Amerika Selatan. Dan tidak salah pula apabila dikatakan diluncurkan dari Perancis, karena French Guiana memang bagian dari negara Perancis.

Lanjutkan membaca “French Guiana: Lokasi Peluncuran Satelit Telkom 3S dan BRIsat”

“Penjelasan” Menyesatkan Kaum Bumi Datar Terhadap Foto-Foto Jalur Transmisi Listrik Danau Pontchartrain

Featured Video Play Icon

Foto-Foto dan video jalur transmisi listrik Danau Pontchartrain dengan mudah mendemonstrasikan lengkungan Bumi. Dalam keputusasaannya, sekelompok kaum Bumi datar mencoba melakukan “analisis”, tetapi gagal menemukan jalur transmisi listrik yang benar. Mereka keliru melakukan “analisis” terhadap jalur transmisi lainnya di danau yang sama, tetapi bukan yang digunakan sebagai demonstrasi lengkungan Bumi.

“Analisis” keliru tersebut beredar di kalangan korban-korban Bumi datar sebagai hoax, seakan-akan dapat menjelaskan terlihatnya lengkungan pada foto-foto jalur yang benar.

Lanjutkan membaca ““Penjelasan” Menyesatkan Kaum Bumi Datar Terhadap Foto-Foto Jalur Transmisi Listrik Danau Pontchartrain”