Hasutan: Penyebab Seseorang Bisa Percaya Sains Palsu, Bahkan Yang Benar-Benar Salah Sekalipun, Seperti Bumi Datar

Seseorang bisa percaya sains palsu, seperti Bumi datar, bukan karena terlalu bodoh seperti yang sekilas terlihat; tetapi karena terhasut untuk mempercayainya secara emosional. Pada kasus lain di luar itu, mereka tetap dapat berfungsi sebagaimana manusia normal.

Apabila sebuah konsep mengharuskan kita menuduh orang lain berbuat jahat sebelum kita dapat menerima konsep tersebut, artinya ada yang salah dengannya, dan kita harus waspada. Sains sesungguhnya tidak tergantung pada tuduhan semacam itu. Dan dengan demikian kita dapat menyingkirkan banyak hal yang diklaim sebagai sains, tetapi bukan, tanpa perlu mempelajarinya terlalu dalam.

Lanjutkan membaca “Hasutan: Penyebab Seseorang Bisa Percaya Sains Palsu, Bahkan Yang Benar-Benar Salah Sekalipun, Seperti Bumi Datar”

Airy’s Failure – Kegagalan Airy

Featured Video Play Icon

Airy’s Failure adalah eksperimen Sir George Airy yang gagal untuk membuktikan teori aether dengan mengukur stellar aberration. Sedangkan fenomena stellar aberration itu sendiri merupakan bukti langsung pertama dari gerak Bumi mengelilingi Matahari.

Kaum Bumi datar menyangka Airy’s Failure adalah kegagalan dalam membuktikan gerak Bumi. Faktanya, Airy’s Failure adalah kegagalan untuk membuktikan teori aether. Eksperimen ini tergantung pada pengetahuan bahwa Bumi bergerak mengelilingi Matahari.

Lanjutkan membaca “Airy’s Failure – Kegagalan Airy”

Membuat Teleskop

Kita dapat membuat teleskop sendiri ketimbang membeli teleskop yang sudah jadi dari pabrikan pembuat teleskop. Membuat teleskop adalah bagian dari astronomi amatir dimana orang-orang membuat teleskop sebagai hobi.

Kaum Bumi datar mengklaim teleskop diprogram oleh pembuatnya untuk menampilkan gambar palsu ke pengguna. Namun teleskop dapat kita buat sendiri, dan dengan demikian kita dapat mengetahui bahwa klaim mereka tersebut hanya omong kosong belaka.

Lanjutkan membaca “Membuat Teleskop”

“Eksperimen” Koin di Atas Meja

Featured Video Play Icon

Kaum Bumi datar melakukan “eksperimen” koin di atas meja untuk “menjelaskan” proses terjadinya Matahari terbenam di Bumi datar. Namun hal ini lebih menjelaskan mengenai sifat confirmation bias mereka ketimbang mengenai Matahari terbenam.

Ini barangkali salah satu dari “eksperimen” Bumi datar yang paling konyol. “Eksperimen” ini sangatlah konyol dan banyak dari kita yang mengalami kesulitan untuk menjelaskannya, dan banyak yang tidak dapat menerima bahwa bisa sampai ada anggota dari umat manusia yang bisa tertipu.

Lanjutkan membaca ““Eksperimen” Koin di Atas Meja”

Cognitive Dissonance

Cognitive dissonance adalah tekanan psikologis saat seseorang memiliki ide-ide yang saling bertentangan secara bersamaan. Kaum Bumi datar sering mengalami cognitive dissonance saat mereka mendapatkan bukti yang menyangkal Bumi datar.

Jika kaum Bumi datar tidak mampu menerima kenyataan tersebut, mereka akan berusaha mengurangi ketidaknyamanan mental tersebut dengan mengekspresikan emosi negatif, seperti marah dan mencemooh. Mereka juga akan berusaha mencapainya dengan jalan membatasi sumber informasi yang bertentangan tersebut, misalnya dengan memblokirnya di media sosial, agar mereka dapat mundur ke dalam komunitas yang sepemikiran, dan mencegah dirinya untuk mendapatkan bukti-bukti yang tidak nyaman untuk didengar.

Lanjutkan membaca “Cognitive Dissonance”

Gerhana Matahari: Panjang Umbra vs Jarak Bumi-Bulan

Jarak Bumi-Matahari adalah 149.600.000 km dan jarak Bumi-Bulan adalah 384.400 km. Kedua nilai tersebut adalah nilai rata-rata dan nilai sebenarnya berada di sekitar nilai rata-rata tersebut. Saat terjadinya gerhana Matahari, jarak sebenarnya menentukan apakah terjadi gerhana Matahari total atau cincin.

Kaum Bumi datar menghitung geometri gerhana Matahari menggunakan angka jarak-rata-rata tersebut, dan hasilnya umbra tidak mencapai permukaan Bumi. Mereka lalu terburu-buru menyimpulkan bahwa gerhana seharusnya tidak mungkin terjadi. Faktanya, kedua angka tersebut hanyalah nilai rata-rata, bukan jarak sesungguhnya, dan jika umbra tidak mencapai permukaan Bumi pun, maka akan tetap terjadi gerhana Matahari cincin.

Lanjutkan membaca “Gerhana Matahari: Panjang Umbra vs Jarak Bumi-Bulan”

Mirosław Hermaszewski

Featured Video Play Icon

Jenderal Mirosław Hermaszewski adalah mantan kosmonot Polandia. Wawancara beliau pada tahun 2019 dikutip di luar konteks oleh kaum Bumi datar, seakan beliau mengakui Bumi datar.

Dalam wawancara tersebut, beliau mendapat beberapa pertanyaan yang konyol, dan beliau menjawabnya dengan jawaban yang sama konyolnya dengan nada bercanda, termasuk pada bagian akhir wawancara saat beliau ditanya apakah Bumi datar. Beliau terkejut dengan pertanyaan tersebut, tetapi kemudian melayaninya dengan bergurau “ya, Bumi datar” untuk mengakhiri wawancara dengan kocak.

Sayangnya, seperti banyak kasus lain, kaum Bumi datar tak mampu menyadari bahwa mereka sedang menjadi bahan olokan di wawancara tersebut, dan menganggap serius pernyataan Jenderal. Bagian akhir dari wawancara tersebut sering kita lihat di komunitas Bumi datar sebagai hoax seakan itu adalah “pengakuan” Bumi itu datar oleh Jenderal.

Lanjutkan membaca “Mirosław Hermaszewski”

Blue Marble dan Permukaan Bumi yang Terlihat

Blue Marble adalah foto Bumi yang diambil oleh awak Apollo 17 saat mereka pergi menuju Bulan. Foto ini diambil dari ketinggian 29000 km dari permukaan Bumi.

Kaum Bumi datar menolak foto tersebut dengan alasan terlalu sedikit daerah Bumi yang terlihat. Hal ini terjadi hanya karena mereka tak memperhitungkan sifat distorsi pada peta.

Lanjutkan membaca “Blue Marble dan Permukaan Bumi yang Terlihat”

Lingkar Antartika vs Keliling Es Antartika

Keliling dari Lingkar Antartika adalah 15909 km, sedangkan sebuah pengukuran dari keliling es Antartika adalah 53610 km. Kedua angka ini berbeda karena Lingkar Antartika berbentuk lingkaran, sedangkan keliling es Antartika berbentuk tak teratur.

Keliling Khatulistiwa adalah 40075 km, dan angka 53610 km melebihinya. Kaum Bumi datar menjadikan hal tersebut “bukti” Bumi datar. Faktanya, 53610 km adalah hasil ukur dari keliling es Antartika yang tak beraturan, bukan Lingkar Antartika yang berbentuk lingkaran.

Lanjutkan membaca “Lingkar Antartika vs Keliling Es Antartika”

Presesi Sumbu Rotasi Bumi / Axial Precession

Featured Video Play Icon

Bumi mengalami presesi sumbu rotasi. Sumbu rotasi Bumi bergeser lambat dengan siklus 25772 tahun. Akibatnya, bintang yang kita sebut sebagai bintang kutub akan selalu berganti dari satu bintang ke bintang lainnya.

Berlawanan dengan klaim dari kaum Bumi datar, akibat presesi sumbu rotasi Bumi, Polaris pernah tidak berfungsi sebagai Bintang Utara, dan tidak akan selalu menjadi Bintang Utara. Dalam 20 abad ke depan, Gamma Cephei akan menjadi Bintang Utara.

Lanjutkan membaca “Presesi Sumbu Rotasi Bumi / Axial Precession”

Bumi Dilihat dari Bulan vs Bulan Dilihat dari Bumi

Featured Video Play Icon

Bumi dilihat dari bulan terlihat 3,7× lebih besar daripada Bulan dilihat dari Bumi. Tetapi jika foto Bumi dibandingkan dengan foto Bulan, ukuran kedua objek pada foto juga tergantung dari field of view dari kamera yang digunakan untuk mengambil fotonya.

Kaum Bumi datar melihat bahwa ukuran Bumi di sebuah foto tidak 3,7× ukuran Bulan pada foto yang lain, lalu mereka jadikan sebagai “bukti” adanya pengelabuan. Faktanya, kedua foto tersebut diambil dari kamera berbeda dengan field of view yang berbeda, dan dengan demikian tidak dapat langsung dibandingkan.

Lanjutkan membaca “Bumi Dilihat dari Bulan vs Bulan Dilihat dari Bumi”

Antroposentrisme

Antroposentrisme adalah gagasan bahwa manusia merupakan wujud paling penting di alam semesta. Fakta-fakta alam tidak mendukung banyak konsep antroposentris.

Antroposentrisme adalah topik yang dapat menjadi sangat emosional. Dan hal ini dieksploitasi oleh pendukung pseudosains —seperti kaum Bumi datar— untuk secara emosional mendiskreditkan sains. Namun ilmu pengetahuan bersumber dari bukti-bukti nyata di alam semesta, bukan dari keinginan kita atau apa yang kita sukai. Sains tetaplah fakta, dan tidak tergantung dari apakah kita mempercayainya atau tidak.

Lanjutkan membaca “Antroposentrisme”

Wisata Luar Angkasa

Kita dapat berwisata ke luar angkasa jika mampu membayar biayanya yang mahal. Saat ini sudah ada tujuh orang yang telah pergi ke luar angkasa dan membayar ongkosnya dari uang pribadi.

Kaum Bumi datar mengklaim jika perjalanan ke luar angkasa sudah ada sejak setengah abad yang lalu, harusnya sekarang sudah ada wisata ke luar angkasa. Faktanya memang demikian. Sudah ada beberapa kasus wisata ke luar angkasa walaupun harganya masih terlampau mahal untuk hampir semua orang.

Lanjutkan membaca “Wisata Luar Angkasa”

Menghindari Tantangan dan Mengabaikan Tawaran Kompensasi

Kaum Bumi datar gemar menuduh sebuah bukti Bumi bulat adalah hasil pemalsuan. Namun jika kita menantang mereka untuk mengamatinya sendiri, mereka akan menghindarinya. Mereka bahkan akan mengabaikan tawaran kompensasi biaya yang mereka keluarkan seandainya klaim mereka benar.

Hal tersebut merupakan bentuk dari ketidaktahuan yang disengaja (willful ignorance). Di dalam benak mereka, kaum Bumi datar sebenarnya tidak yakin Bumi itu datar, atau bahkan secara tak sadar memahami Bumi itu sebenarnya bulat, tetapi secara emosional tetap mempercayai Bumi datar. Karena tidak bersedia untuk merelakan keyakinan salahnya, mereka dengan sengaja menghindari diri dari bukti-bukti yang bertentangan dengan Bumi datar.

Lanjutkan membaca “Menghindari Tantangan dan Mengabaikan Tawaran Kompensasi”

Peta Polar Azimuthal-Equidistant BUKAN Peta Bumi Datar

Peta azimuthal equidistant adalah peta yang valid. Peta ini adalah proyeksi dari Bumi bulat. Seperti peta lain, peta ini memiliki distorsi. Peta ini bukan “peta Bumi datar”, dan pengunaannya bukan berarti dukungan pada Bumi datar.

Kaum Bumi datar mengklaim bentuk dari peta azimuthal equidistant sebagai “peta Bumi datar”. Peta ini memiliki kesamaan dengan peta azimuthal equidistant hanya pada bentuknya saja, tetapi tidak untuk sifat lainnya. Tak seperti peta azimuthal equidistant, “peta Bumi datar” tidak sesuai dengan kenyataan.

Lanjutkan membaca “Peta Polar Azimuthal-Equidistant BUKAN Peta Bumi Datar”

Kompas Matahari dan Penerbangan Richard E. Byrd Menuju Kutub Utara

Tahun 1926, Richard E. Byrd melakukan penerbangan menuju Kutub Utara dan menggunakan kompas Matahari untuk navigasi. Kompas magnet tak akan efektif di dekat kutub Bumi karena kompas akan menunjuk ke kutub magnet, bukan kutub geografis, dan jarum kompas akan mengarah ke bawah akibat fenomena magnetic dip.

Kaum Bumi datar terlalu fokus kepada cerita kompas Richard E. Byrd tidak berfungsi di Antartika dan berasumsi hal tersebut hanya terjadi di Antartika. Mereka lalu menggunakannya sebagai “bukti” Bumi datar. Mereka tak menyadari bahwa hal yang sama juga terjadi di dekat Kutub Utara, dan orang yang sama, Richard E. Byrd, juga mengalami hal tersebut.

Lanjutkan membaca “Kompas Matahari dan Penerbangan Richard E. Byrd Menuju Kutub Utara”

Spektrum Teori Konspirasi dan Garis Demarkasi

Featured Video Play Icon

Teori konspirasi memiliki spektrum, mulai dari yang paling ekstrem sampai yang lebih umum. Setiap orang memiliki garis batas masing-masing untuk memisahkan mana teori konspirasi yang masuk akal dan yang konyol.

Bumi datar ada pada ujung ekstrem dari spektrum ini. Akibatnya penganutnya cenderung percaya banyak jenis teori konspirasi lainnya. Tapi pemercaya teori konspirasi lain yang tidak seekstrem itu dapat saja menganggap Bumi datar konyol. Dengan mempelajari bagaimana seseorang bisa sampai percaya Bumi datar, kita bisa menghindari diri untuk tidak terlalu mudah percaya teori konspirasi lain.

Lanjutkan membaca “Spektrum Teori Konspirasi dan Garis Demarkasi”

Ursa Minor

Featured Video Play Icon

Rasi bintang Ursa Minor selalu terlihat di Utara 18°LU dan tak pernah terlihat dari Selatan 18°LS. Satu anggota Ursa Minor, Polaris, berlokasi di dekat sumbu astronomi Utara, dan hanya terlihat di Utara Khatulistiwa. Kenampakan Ursa Minor dan Polaris hanya konsisten jika Bumi bulat.

Lanjutkan membaca “Ursa Minor”

Kondisi Tanpa Beban, Jatuh Bebas, dan Mikrogravitasi

Saat mengorbit, sebuah benda berada dalam kondisi tanpa beban karena objek dan wahana antariksa memiliki gerak yang arah dan kecepatannya sama, dan keduanya dipengaruhi oleh gravitasi yang besarnya praktis sama pula. Kita menggunakan wahana antariksa sebagai kerangka acuan. Dan karena objek tidak bergerak relatif terhadap wahana antariksanya, objek tersebut terlihat melayang.

Di orbit Bumi, objek masih dipengaruhi oleh gravitasi Bumi, tetapi objek melayang. Kaum Bumi datar menggunakannya untuk mendiskreditkan perjalanan ke luar angkasa. Faktanya, objek melayang karena kita menggunakan wahana antariksa sebagai kerangka acuannya, yang juga memiliki gerak yang sama dan dipengaruhi oleh gravitasi yang sama sebagaimana yang dialami oleh objek itu sendiri.

Lanjutkan membaca “Kondisi Tanpa Beban, Jatuh Bebas, dan Mikrogravitasi”

Video Wikileaks dari Kaum Bumi Datar adalah Hoax yang Bersumber dari Film Capricorn One

Seseorang membuat video palsu yang menampilkan proses “pemalsuan” video pendaratan misi Apollo di Bulan. Video ini mengklaim berasal dari Wikileaks, lengkap dengan logo Wikileaks, foto Julian Assange pendiri Wikileaks, dan beberapa efek untuk memberikan kesan asli. Faktanya, video tersebut diambil dari behind the scenes dari film Capricorn One.

Situs web resmi Wikileaks tidak memuat video tersebut dan sama sekali tidak sulit untuk mengetahui bahwa video tersebut palsu. Walaupun demikian, kaum Bumi datar tak mampu untuk menyadarinya, dan video tersebut beredar di komunitas mereka sebagai hoaks.

Lanjutkan membaca “Video Wikileaks dari Kaum Bumi Datar adalah Hoax yang Bersumber dari Film Capricorn One”