Perbedaan Iklim Pada Lokasi Dengan Derajat Lintang Sama

Lokasi-lokasi yang berbeda dengan derajat lintang yang sama dapat memiliki persamaan. Tetapi derajat lintang bukan satu-satunya faktor yang menentukan perubahan musim, keanekaragaman hayati, temperatur, dan kondisi lain. Kondisi-kondisi tersebut dapat sangat berbeda walau pada lokasi dengan derajat lintang yang sama.

Kaum Bumi datar membesar-besarkan perbedaan antara lokasi-lokasi dengan derajat lintang yang sama di Utara dan Selatan khatulistiwa, dan keliru menyimpulkan Bumi datar. Mereka salah. Ada banyak faktor selain derajat lintang yang menentukan perbedaan tersebut.

Lanjutkan membaca “Perbedaan Iklim Pada Lokasi Dengan Derajat Lintang Sama”

Peledakan Nuklir di Ketinggian (HANE)

Peledakan Nuklir di Ketinggian (High-altitude nuclear explosion, atau HANE) adalah hasil dari uji coba senjata nuklir, yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Uni Soviet antara tahun 1958 dan 1962. Pada uji coba ini, rudal berhulu ledak nuklir diluncurkan dan dengan sengaja diledakkan pada ketinggian antara 23 km dan 540 km.

Kaum Bumi datar mengklaim HANE adalah usaha untuk menembus kubah fiktif yang menutupi Bumi dalam konsep Bumi datar.  Mereka salah. Semua senjata nuklir tersebut sengaja diledakkan pada ketinggian tinggi. Fakta yang sesungguhnya adalah tidak ada kubah Bumi, selain dalam khayalan mereka.

Lanjutkan membaca “Peledakan Nuklir di Ketinggian (HANE)”

Kemampuan Kita Untuk Merasakan Percepatan dan Kecepatan

Jika kita naik pesawat, menutup mata dan telinga, kita tidak akan merasakan bahwa pesawat dengan bergerak dengan kecepatan lebih dari 900 km/jam. Namun apabila pesawat menambah atau mengurangi kecepatan, berbelok, atau mengubah ketinggian, kita dapat dengan mudah merasakannya.

Sama halnya dengan gerakan rotasi dan revolusi Bumi. Permukaan Bumi bergerak dengan kecepatan 1656 km/jam, dan Bumi berevolusi dengan kecepatan 107000 km/jam. Kita tak pernah merasakan ini karena kecepatannya selalu konstan, dengan kata lain percepatannya nol.

Lanjutkan membaca “Kemampuan Kita Untuk Merasakan Percepatan dan Kecepatan”

Nikola Tesla Bukan Penganut Bumi Datar

Nikola Tesla adalah seorang ilmuwan, insinyur dan penemu. Beliau paham bahwa Bumi itu bulat dan berotasi, gravitasi itu ada, bintang jaraknya jauh, planet bukan bintang, dan sebagainya.

Kaum Bumi datar gemar mengklaim Nikola Tesla adalah penganut Bumi datar dan mencatut namanya seakan-akan mendukung konsep Bumi datar. Hal ini mudah dibuktikan tidak benar melalui tulisan-tulisan beliau. Sangat jelas bahwa Tesla bukan penganut Bumi datar.

Lanjutkan membaca “Nikola Tesla Bukan Penganut Bumi Datar”

Seismometer

Seismometer adalah instrumen yang digunakan untuk mengukur gerak permukaan, seperti yang disebabkan oleh gempa bumi, letusan gunung berapi, dan ledakan.

Seismometer sangat sensitif, tetapi tak dapat mendeteksi gerak Bumi. Kaum Bumi datar menggunakan fakta ini sebagai ‘bukti’ Bumi diam. Mereka salah. Sebuah seismometer dipasang di permukaan Bumi dan telah bergerak dengan kecepatan yang sama dengan permukaan Bumi itu sendiri. Seismometer hanya dapat mendeteksi gerak jika ada perubahan kecepatan —atau percepatan— memberikan gaya ke seismometer tersebut.

Lanjutkan membaca “Seismometer”

Melakukan Zoom Pada Matahari Terbenam

Featured Video Play Icon

Zoom pada kamera bekerja dengan cara memperbesar bagian tengah dari gambar, atau dengan cara mempersempit field of view dari kamera. Melakukan zoom ke Matahari terbenam tak akan memperlihatkan lebih banyak dari Matahari, dan hanya akan memperbesar ukuran Matahari pada gambar yang dihasilkan.

Kaum Bumi datar mengklaim zoom dapat memperlihatkan kembali Matahari yang sudah terbenam. Mereka salah. Hal tersebut hanya akibat kesalahan setting exposure kamera. Faktanya, zoom tak akan pernah dapat memperlihatkan kembali Matahari yang sudah terbenam.

Lanjutkan membaca “Melakukan Zoom Pada Matahari Terbenam”

Railgun

Railgun adalah senjata dalam tahap uji coba yang menggunakan gaya elektromagnetik untuk meluncurkan peluru berkecepatan sangat tinggi. Beberapa railgun diprediksi dapat memiliki jangkauan lebih dari 200 mil.

Kaum Bumi datar mengklaim bahwa peluru railgun selalu bergerak lurus. Dan karena dapat mengenai sasaran pada jarak 200 mil, mereka menjadikannya sebagai ‘bukti’ lengkungan Bumi tidak ada. Mereka salah. Faktanya, peluru railgun adalah proyektil. Hukum fisika yang berlaku untuk peluru, anak panah atau batu yang dilempar juga berlaku untuk peluru railgun. Peluru railgun dipengaruhi hambatan udara dan gravitasi Bumi, dan tak akan bergerak lurus selamanya. Karena itu, railgun dapat mengenai sasaran di balik lengkungan Bumi, dan tak dapat dijadikan ‘bukti’ melawan keberadaan lengkungan Bumi.

Lanjutkan membaca “Railgun”

Galat Pengukuran

Galat pengukuran (atau error pengukuran) adalah selisih antara besaran yang terukur dan nilai yang sebenarnya. Galat pengukuran bukanlah sebuah kesalahan. Variabilitas merupakan bagian yang tak dapat dihilangkan dari sebuah proses pengukuran.

Kaum Bumi datar gemar menunjukkan rentang dari sebuah nilai, galat dari hasil pengukuran, hasil berbeda dari pengukuran yang berbeda, serta membesar-besarkan penggunaan kata ‘sekitar’, ‘kira-kira’, dan ‘kurang lebih’; lalu mereka menjadikannya sebagai “bukti” sains tidak mengetahui hasilnya dengan pasti. Mereka salah. Semua proses pengukuran memiliki galat, yang tidak dapat dihilangkan.

Lanjutkan membaca “Galat Pengukuran”

Atmosfer Bumi dan Vakum di Luar Angkasa

Bumi dapat mempertahankan atmosfer karena gravitasi Bumi menarik partikel udara menuju pusat Bumi. Tanpa ada gaya yang mempengaruhi partikel udara —seperti gravitasi—, partikel udara akan bergerak menuju tekanan yang lebih rendah, dan Bumi akan kehilangan atmosfernya.

Kaum Bumi datar mengklaim bahwa Bumi seharusnya tak memiliki atmosfer karena tanpa adanya pembatas antara atmosfer Bumi dan vakum di luar angkasa, maka atmosfer akan ‘dihisap’ oleh vakum di luar angkasa. Mereka salah. Gravitasi Bumi menarik udara dengan cukup kuat sehingga Bumi dapat mempertahankan atmosfernya.

Lanjutkan membaca “Atmosfer Bumi dan Vakum di Luar Angkasa”

Jembatan Humber dan Lengkungan Bumi

Jembatan Humber, dekat Kingston upon Hull, East Riding of Yorkshire, Inggris, adalah jembatan gantung sepanjang 2,2 km, yang mulai dibuka tanggal 24 Juni 1981. Pada saat dibuka, jembatan tersebut adalah yang jembatan gantung terpanjang di dunia.

Kedua tiangnya —walaupun sama-sama vertikal— terpisah lebih jauh 36 mm di puncaknya dibandingkan di bagian dasarnya akibat dari lengkungan Bumi.

Referensi

Ad Fidentia

Sesat pikir (fallacy) ad-fidentia terjadi jika seseorang menyerang lawannya karena yang bersangkutan dianggap tidak percaya diri, bukan karena isi dari argumennya itu sendiri.

Metode ilmiah adalah metode empiris untuk mendapatkan pengetahuan, yang merupakan proses yang iteratif, dilakukan berulang kali, dimana informasi terus menerus direvisi. Kaum Bumi datar sering mempertanyakan lawannya apakah mereka 100% yakin mengenai klaimnya. Jika kita “mengakui” bahwa ada kemungkinan klaim kita salah, dan dapat direvisi di masa yang akan datang, mereka akan menyalahgunakan hal tersebut untuk “membuktikan” kita salah.

Lanjutkan membaca “Ad Fidentia”

Sesat Pikir Analogi Keliru Pada Penggunaan Model Miniatur Dalam “Eksperimen” Bumi Datar

Kaum Bumi datar gemar menggunakan model miniatur untuk mewakili objek aslinya, lalu menganggap sifat yang diamati pada model haruslah sama dengan sifat objek aslinya. Hal ini adalah sesat pikir analogi keliru (false analogy). Sebuah sifat dari objek dan model miniaturnya dapat saja jauh berbeda. Hanya karena bentuknya mirip, tidak lantas lalu bisa disimpulkan sifat lain dari keduanya juga pasti sama.

Observasi dari objek aslinya adalah bukti yang lebih kuat daripada analogi dengan menggunakan model miniatur. Kita tak dapat menggunakan analogi untuk menolak hasil dari observasi langsung pada objek aslinya.

Lanjutkan membaca “Sesat Pikir Analogi Keliru Pada Penggunaan Model Miniatur Dalam “Eksperimen” Bumi Datar”

Berita Satire

Berita satire adalah parodi yang disajikan dalam format yang mirip dengan situs berita yang sesungguhnya. Beberapa situs berita satire mengomentari kejadian nyata dengan satire, dan ada juga yang mengarang berita yang benar-benar fiktif.

Situs berita satire beberapa kali menciptakan ‘berita’ yang mengolok-olok kepercayaan Bumi datar. Sayangnya, banyak penganut Bumi datar yang tidak mampu memahami bahwa ‘berita’ tersebut hanya satire, yang dibuat untuk mengejek kaum Bumi datar itu sendiri sebagai bahan untuk bercanda. Karena mereka pikir itu serius, dan tidak sadar bahwa itu cuma satire, banyak dari ‘berita-berita’ tersebut beredar di komunitas mereka sebagai hoax.

Lanjutkan membaca “Berita Satire”

Richard Garriott & Trik Sulap “Pocket of Gravity”

Featured Video Play Icon

Richard Garriott adalah pengembang video game dan pengusaha yang juga memiliki hobi sulap. Pada Oktober 2008, dia terbang ke ISS dengan menggunakan roket Soyuz sebagai astronot privat. Selama waktunya di ISS, dia melakukan beberapa trik sulap.

Salah satu trik sulapnya adalah menggunakan palu yang melayang, dan kartu yang terlihat seperti seakan-akan ditarik oleh gravitasi. Kaum Bumi datar tak menyadari hal itu hanyalah trik sulap, dan keliru berasumsi bahwa benda juga jatuh di ISS, terlepas dari adanya objek lain di video tersebut yang melayang.

Lanjutkan membaca “Richard Garriott & Trik Sulap “Pocket of Gravity””

Manusia Adalah Makhluk Sosial – Sains Adalah Proses Sosial

Manusia adalah makhluk sosial. Kita saling tergantung satu sama lain, dan tak segala hal yang kita perlukan dapat kita lakukan sendiri. Kita tak memproduksi semua makanan yang kita makan setiap hari, dan hal yang sama juga berlaku pada semua aspek dari kehidupan kita.

Kita sering menyaksikan penganut Bumi datar menanyakan apakah kita sudah melakukan riset sendiri terhadap hal yang kita kemukakan. Jika kita tidak melakukan riset sendiri, tetapi hanya “katanya”, maka menurut mereka kita tidak dapat mempercayainya. Hal ini hanyalah cara bagi mereka untuk mengerdilkan fungsi sosial manusia, dan memutuskan hubungan kita dengan masyarakat. Lanjutkan membaca “Manusia Adalah Makhluk Sosial – Sains Adalah Proses Sosial”

Pemandu Laser / Laser Guidance

Pemandu laser (laser guidance) digunakan militer untuk mengarahkan misil ke sasaran. Penunjuk laser (laser designator) mengarahkan laser ke sasaran yang kemudian memantulkan radiasi laser ke segala arah. Misil menggunakan radiasi tersebut untuk mengarahkan dirinya ke sasaran.

Misil dengan pemandu laser dapat diluncurkan ke sasaran dari balik lengkungan Bumi, misalnya dari kapal perang atau unit artileri yang diletakkan jauh di belakang garis depan. Kaum Bumi datar menjadikan hal tersebut sebagai “bukti” Bumi datar karena tidak mungkin kapal atau artileri tersebut mengarahkan laser ke sasaran. Mereka salah. Penunjuk laser (laser designator) tidak perlu unit yang meluncurkan misil, tetapi bisa saja unit lain yang berada di dekat sasaran, seperti infantri, pesawat, atau drone.

Lanjutkan membaca “Pemandu Laser / Laser Guidance”

Satelit Balon

Dalam konteks perjalanan ke luar angkasa, satelit adalah objek yang dengan sengaja diletakkan di orbit. Sebagian kecil dari satelit ini adalah satelit balon, yang merupakan satelit biasa yang dilengkapi dengan balon. Selain itu juga ada objek buatan manusia lain yang juga dinamakan satelit balon, tetapi diletakkan di ketinggian yang jauh lebih rendah, dan dengan cara kerja yang jauh berbeda. Satelit balon jenis yang terakhir ini sebenarnya adalah balon ketinggian tinggi biasa, hanya saja memberikan layanan yang biasa diberikan oleh satelit.

Kaum Bumi datar menolak keberadaan satelit, dan setelah mereka menemukan keberadaan satelit balon, mereka mulai menggunakan hal tersebut sebagai “bukti” satelit orbit tidak ada. Hal tersebut adalah sesat pikir “hasty generalization” atau “proof by example”. Dengan “logika” yang sama, kita dapat menyimpulkan bus itu tidak ada hanya dari keberadaan truk.

Lanjutkan membaca “Satelit Balon”

James Van Allen dan Sabuk Radiasi Van Allen

Pada tahun 1958, James Van Allen menemukan sabuk radiasi Van Allen. Pencetus teori konspirasi —termasuk kaum Bumi datar— menggunakannya sebagai ‘bukti’ pendaratan di Bulan dipalsukan dan tidak terjadi. Untuk menanggapi hoax tersebut, James Van Allen sendiri menulis beberapa surat demi  meluruskan tuduhan tak berdasar tersebut.

Saya menonton acara Fox TV tersebut, itu adalah sekumpulan omong kosong yang menghibur. Klaim bahwa paparan radiasi saat misi Apollo akan membawa maut kepada para astronot hanyalah salah satu dari omong kosong tersebut.”

Baik penemuan sabuk radiasi Van Allen dan pernyataan bahwa sabuk radiasi tersebut bukan penghalang perjalanan ke luar angkasa berasal dari James Van Allen. Oknum-oknum pencetus teori konspirasi tak dapat begitu saja menerima salah satu jika sesuai dengan kepercayaan, dan menolak yang satunya lagi jika bertentangan.

Lanjutkan membaca “James Van Allen dan Sabuk Radiasi Van Allen”

‘Eksperimen’ Bola dan Air

Gravitasi adalah gaya tarik antara benda-benda yang memiliki massa. Semakin besar massanya, maka semakin besar gayanya. Bentuk objek tidak berpengaruh pada besarnya gaya gravitasi.

Kaum Bumi datar gemar melakukan ‘eksperimen bola dan air’. Mereka menyemprotkan air ke bola, dan mengamati bahwa air tidak menempel di bola sebagaimana air berada di permukaan Bumi. Mereka kemudian menyimpulkan bahwa ‘gravitasi tidak ada’. Mereka salah. Gravitasi tidak disebabkan oleh bentuk bulat.

Lanjutkan membaca “‘Eksperimen’ Bola dan Air”