Skeptisme Yang Tidak Sehat

Kaum Bumi datar gemar menerapkan skeptisme yang ekstrem & tak sehat terhadap sains. Kita dapat mendemonstrasikan absurdnya hal itu dengan menerapkan skeptisme tak sehat yang sama kepada hal sehari-hari yang sudah kita anggap lazim. Kita tak bisa mengetahui apapun & tak lagi berfungsi sebagai manusia normal.

Lanjutkan membaca “Skeptisme Yang Tidak Sehat”

Gaya Hambat

Gaya hambat adalah gaya yang arahnya berlawanan dengan gerak benda relatif terhadap fluida di sekelilingnya. Besar gaya hambat berbanding lurus dengan kerapatan fluida tersebut.

Kaum Bumi datar mengklaim karena satelit tidak aerodinamis, maka tak mungkin bisa lebih cepat daripada pesawat. Faktanya, kerapatan udara pada ketinggian satelit kecil, tak menghasilkan gaya hambat besar; maka satelit tak perlu bentuk aerodinamis.

Lanjutkan membaca “Gaya Hambat”

Jembatan Danyang–Kunshan

Tahun 2021, Jembatan Danyang–Kunshan adalah jembatan terpanjang di dunia. Ini adalah jembatan viaduct sepanjang 165 km di China, terdiri dari 2000 bentangan 80 m. Seperti semua jembatan lain, jembatan ini dibuat mengikuti lengkungan Bumi.

Ada hoaks di kalangan Bumi datar yang mengklaim Jembatan Danyang–Kunshan “membuktikan” Bumi datar. Faktanya, itu hanyalah klaim tanpa bukti, yang lalu menyebar sebagai hoaks.

Ini jembatan viaduct dengan banyak bentangan pendek. Memperhatikan lengkung Bumi tak sepenting pada jembatan panjang, namun jembatan ini tetap dibuat mengikuti lengkungan Bumi.

Lanjutkan membaca “Jembatan Danyang–Kunshan”

Rute Penerbangan Perth–Johannesburg

Featured Video Play Icon

Dengan membandingkan durasi rute non-stop Perth–Johannesburg dengan rute sama tapi dengan transit, kita tahu rute tersebut hanya memungkinkan jika Bumi Bulat.

Ada penerbangan Perth-Johannesburg dengan transit, misalnya di Dubai & digunakan kaum Bumi datar sebagai “bukti” Bumi datar. Faktanya, bukan berarti tak ada rute non-stopnya & adanya rute tersebut mudah kita verifikasi. Fakta ini hanya konsisten pada Bumi bulat dan tak mungkin dijelaskan pada Bumi datar.

Lanjutkan membaca “Rute Penerbangan Perth–Johannesburg”

Biaya dari Apollo Lunar Roving Vehicle (LRV)

Apollo Lunar Roving Vehicle (LRV) dibuat dengan biaya $38 juta, setara dengan $260 juta di 2021. Kaum Bumi datar mengklaim biayanya terlalu mahal untuk “mobil gurun” & digunakan untuk mendiskreditkan misi Apollo. Faktanya, biaya tersebut wajar.

Lanjutkan membaca “Biaya dari Apollo Lunar Roving Vehicle (LRV)”

Kontekstomi / Quote-Mining

Kontekstomi (quote-mining) adalah cacat logika mengutip di luar konteks agar terkesan mendukung pendapat tertentu.

Kontekstomi adalah taktik umum kaum Bumi datar. Mereka mencari pernyataan ilmuwan, memilih sebagian kecil darinya, lalu menghapus konteksnya. Informasinya tidak lagi mirip arti sebenarnya, tapi lalu diperlakukan seakan berasal dari sumbernya, demi memanfaatkan atau mendiskreditkan reputasinya.

Lanjutkan membaca “Kontekstomi / Quote-Mining”

Pulau Diomede Besar dan Diomede Kecil

Featured Video Play Icon

Pulau Diomede Besar dan Pulau Diomede Kecil terletak di tengah Selat Bering. Walau hanya berjarak 4 km, keduanya bagian dari negara yang berbeda dan memiliki selisih zona waktu sebesar 21 jam.

Jumlah midnight sun di kedua pulau berbeda & digunakan kaum Bumi datar untuk mendiskreditkan sains. Faktanya, kedua pulau sangat dekat lingkar Arktik. Saat solstis Juni, lintasan Matahari hampir sejajar horizon. Perbedaan kecil posisi lintang & ketinggian bisa berakibat perbedaan besar waktu terbit dan terbenam Matahari.

Lanjutkan membaca “Pulau Diomede Besar dan Diomede Kecil”

Peta Gleason

Yang disebut sebagai “peta Gleason” adalah peta yang diterbitkan pada abad 18. Penciptanya adalah penganut Bumi datar yang mengklaim peta tersebut sebagai “peta Bumi datar.” Faktanya, itu hanyalah peta azimuthal equidistant yang terpusat di Kutub Utara.

Dari patennya, kita tahu  penciptanya menyadari dan mengetahui bahwa peta yang dibuatnya hanyalah proyeksi dari bentuk Bumi bulat, bertentangan dengan klaim di bukunya.

Lanjutkan membaca “Peta Gleason”

Kenampakan Bima Sakti

Featured Video Play Icon

Karena Bumi bulat dan mengelilingi Matahari, pusat Bima Sakti hanya mudah dilihat di bulan-bulan tertentu. Di bulan lainnya, pusat Bima Sakti berada terlalu dekat dengan Matahari di langit & tak terlihat karena kalah terang oleh sinar Matahari.

Kaum Bumi datar mengklaim Bima Sakti terlihat tiap malam adalah “bukti” Bumi datar. Faktanya, kita ada di dalam Bima Sakti & akan ada bagian yang terlihat. Tapi bagian tertentu, seperti intinya yang terang, tak selalu terlihat setiap malam.

Noise Pada Foto dan Misinformasi “Bulan Transparan”

Image noise adalah variasi acak kecerahan atau informasi warna pada citra, yang berasal dari sensor kamera digital atau film kamera. Image noise adalah hasil yang tidak dikehendaki pada proses fotografi dan bukan bagian dari objek pada foto.

Salah satu tipe image noise adalah salt-and-pepper, berupa bintik terang pada bagian gelap gambar. Saat bintik-bintik tersebut terlihat pada foto sisi gelap Bulan, kaum Bumi datar mengklaim itu adalah “bintang” & “membuktikan” Bulan transparan. Faktanya, itu hanyalah image noise dan tak bersumber dari objek.

Lanjutkan membaca “Noise Pada Foto dan Misinformasi “Bulan Transparan””

Artikel New York Journal 31 Januari 1897

Salah satu artikel dari harian New York Journal edisi 31 Januari 1897 membahas keanehan bahwa saat itu masih ada orang yang percaya Bumi datar dan berusaha untuk “membuktikannya.”

Artikel tersebut memuat gambar Bumi datar, dan digunakan oleh kaum Bumi datar saat ini sebagai “bukti” kita tahu Bumi datar sejak beberapa abad lalu. Faktanya, artikel tersebut membahas fenomena adanya orang-orang yang masih percaya Bumi datar, bukan dukungan kepada Bumi datar itu sendiri.

Lanjutkan membaca “Artikel New York Journal 31 Januari 1897”

Tuduhan Kultus Individu

Kaum Bumi datar gemar menuduh sains menerima ide karena kultus individu kepada orang yang menyampaikan ide tersebut. Faktanya, sains menerima ide karena kebenaran dari ide itu sendiri, bukan siapa pengusungnya.

Newton adalah salah satu ilmuwan paling berpengaruh. Tapi kita tak punya masalah mengatakan bahwa sebagian dari idenya keliru dan tidak ilmiah.

Lanjutkan membaca “Tuduhan Kultus Individu”

Astrolabe

Astrolabe adalah alat yang secara historis digunakan untuk mengetahui waktu berdasarkan posisi Matahari dan bintang. Astrolabe digunakan mulai dari zaman klasik, sekitar abad 2 SM, sampai zaman penjelajahan dimana astrolabe digantikan oleh instrumen lain yang lebih akurat seperti sextant, peta bintang dan alat penghitung waktu.

Kaum Bumi datar mengklaim astrolabe berfungsi karena Bumi datar. Faktanya, astrolabe dibuat berdasarkan model Bumi bulat, dan tak mungkin berfungsi jika Bumi datar.

Lanjutkan membaca “Astrolabe”

Peta Konformal vs Equal-Area

Semua peta mendistorsi bentuk Bumi, dan didesain untuk mempertahankan sifat tertentu dengan mengorbankan sifat yang lain. Peta konformal mempertahankan bentuk dan mengorbankan luas. Peta equal-area mempertahankan luas dengan mengorbankan bentuk.

Terdapat teori konspirasi yang keliru mengklaim bahwa peta sengaja dirancang untuk membohongi kita mengenai luas daratan. Faktanya, ada jenis peta equal-area jika kita menginginkan luas daratan yang akurat tetapi dengan mengorbankan bentuknya.

Lanjutkan membaca “Peta Konformal vs Equal-Area”

Operation Avalanche

Operation Avalanche adalah film thriller konspirasi yang dirilis tahun 2016. Film ini bergenre parodi dekonstruktif yang menganggap pendaratan di Bulan tak terjadi, dan menceritakan latar belakang fiktif bagaimana agen rahasia “memalsukannya.”

Kaum Bumi datar mengambil cuplikan film ini dan memodifikasinya agar terlihat meyakinkan, lalu menyampaikan seakan itu adalah video yang baru ditemukan mengenai “pemalsuan” misi Apollo. Video tersebut menyebar di kalangan mereka sebagai hoaks.

Lanjutkan membaca “Operation Avalanche”

Auguste Piccard, Ilmuwan yang Dicatut Namanya oleh Kaum Bumi Datar

Tahun 1931, Auguste Piccard naik menggunakan balon sampai ke ketinggian 15781 m, tak jauh di atas ketinggian pesawat jet penumpang. Pada ketinggian tersebut, lengkungan Bumi masih sangat kecil dan tak mudah dilihat, apalagi melalui jendela kecil di balonnya.

Pada wawancara Popular Science, Piccard mengatakan bumi “terlihat seperti piringan datar dengan tepi yang naik” dan kaum Bumi datar menafsirkan seakan beliau berkata Bumi itu datar. Faktanya, pada wawancara lain, jelas beliau paham Bumi itu bulat. Pada tulisannya, kata “globe” pun disebut berkali-kali.

Lanjutkan membaca “Auguste Piccard, Ilmuwan yang Dicatut Namanya oleh Kaum Bumi Datar”

Hubungan Fase Bumi dan Fase Bulan

Fase Bulan yang terlihat dari Bumi adalah kebalikan dari fase Bumi yang terlihat dari Bulan pada waktu yang sama. Jika kita melihat bulan sabit dari Bumi, maka seseorang di Bulan pada saat bersamaan akan melihat Bumi bungkuk, dan sebaliknya.

Kaum Bumi datar melihat fase Bulan pada sebuah misi Apollo berbeda daripada fase Bumi yang terlihat pada foto Bumi dari misi tersebut. Lalu mereka gunakan untuk mendiskreditkan pendaratan di Bulan, keliru berasumsi bahwa kedua fase tersebut seharusnya sama. Faktanya, kedua fase tersebut saling berlawanan, dan semua akan konsisten.

Mengapa Sulit Menemukan MH370 Walaupun Ada Satelit

Jika ada banyak satelit menyediakan layanan navigasi dan citra Bumi, lalu mengapa sulit untuk mencari lokasi MH370 yang hilang?

Navigasi satelit (termasuk GPS) itu bersifat pasif. Satelit mengirim sinyal, yang kemudian diproses oleh penerima di MH370 untuk menentukan lokasi dirinya sendiri. Satelitnya sendiri tak menerima sinyal apapun dari MH370, dan tak dapat mengetahui lokasinya.

Pesawat penumpang memang mengirimkan lokasinya melalui pemancar ADS-B. Tapi saat penerbangan MH370, hanya ada stasiun penerima ADS-B di darat, dan belum ada penerima ADS-B berbasis satelit. Jika pesawat berada di tengah lautan, tak akan ada yang dapat menerima sinyal ADS-B dari pesawat tersebut.

Satelit citra mengorbit Bumi berkali-kali dalam sehari, dan terus menerus mengambil foto permukaan di bawahnya. Satelit ini kembali ke lokasi yang sama setelah beberapa hari, dan tak akan dapat melihat MH370, kecuali jika kebetulan.

Referensi

Mengamati Satelit

Kita dapat mengamati satelit dengan mata telanjang dan akan terlihat seperti bintang yang bergerak cepat. Syaratnya: satelitnya cukup besar dan/atau cukup dekat, langit cukup gelap, dan satelitnya diterangi sinar Matahari. Karena itu, waktu terbaik untuk mengamati satelit adalah beberapa jam sebelum Matahari terbit atau beberapa jam setelah Matahari terbenam.

Kaum Bumi datar mengklaim tak mungkin melihat satelit, membuktikan satelit tak ada. Faktanya kita dapat mengamati satelit bahkan dengan mata telanjang. App dan situs web seperti heavens-above.com memberi informasi waktu yang tepat untuk mengamati satelit.

Lanjutkan membaca “Mengamati Satelit”

Asumsi Untuk Penyederhanaan Dalam Model Ilmiah

Featured Video Play Icon

Saat membuat model ilmiah dari fenomena yang rumit, kita menyederhanakannya menjadi bentuk yang sesederhana mungkin untuk membuat perhitungan menjadi dapat dilaksanakan dan tidak rumit. Contoh umum adalah asumsi objek berbentuk bulat, lingkungan yang vakum, tali tak bermassa, katrol tanpa hambatan, dan asumsi Bumi datar.

Kaum Bumi datar menemukan jurnal ilmiah yang menggunakan asumsi Bumi datar dalam modelnya, lalu mereka jadikan “bukti” penulisnya mengetahui Bumi itu datar. Faktanya, itu hanyalah asumsi yang digunakan untuk menyederhanakan masalah, bukan karena Bumi itu datar.

Lanjutkan membaca “Asumsi Untuk Penyederhanaan Dalam Model Ilmiah”