Kalkulator Lengkungan Bumi Versi Dizzib

Kalkulator dari Dizzib adalah salah satu kalkulator lengkungan Bumi yang paling populer di Internet. Sayangnya, kalkulator tersebut tidak memperhitungkan refraksi atmosfer, sehingga tidak cocok untuk menentukan kenampakan objek di kejauhan.

Banyak kaum Bumi datar menggunakan kalkulator Dizzib untuk melakukan analisis kenampakan objek di kejauhan, dan menyebabkan mereka mengambil kesimpulan yang salah. Jika kita dapat melihat kalkulator Dizzib digunakan pada gambar/video dari kaum Bumi datar, kita dapat mudah mengesampingkan kesimpulan mereka.

Lanjutkan membaca “Kalkulator Lengkungan Bumi Versi Dizzib”

Efek Dunning–Kruger

Efek Dunning–Kruger adalah bias kognitif yang terjadi saat seseorang yang tidak kompeten menilai kemampuannya jauh lebih tinggi daripada yang sesungguhnya. Akibatnya, mereka bukan hanya tidak kompeten, tetapi juga gagal untuk mengenali bahwa dirinya tidak kompeten.

Efek Dunning–Kruger sering kita amati terjadi dalam komunitas Bumi datar. Banyak dari mereka yang tak memiliki pengetahuan dasar, tetapi memandang diri mereka jauh lebih pintar daripada ilmuwan yang mengabdikan sebagian besar waktu kehidupan mereka hanya untuk riset ilmiah.

Lanjutkan membaca “Efek Dunning–Kruger”

Sesat Pikir Reifikasi

Kita sering menyederhanakan hal yang rumit menjadi model yang lebih sederhana dengan cara mengabaikan hal-hal yang tidak penting, agar dapat memfokuskan kepada hal-hal yang penting. Model lebih mudah dipahami dan memudahkan kita untuk bekerja, tetapi itu tetaplah model, dan tidak memiliki semua sifat dari hal aslinya.

Kaum Bumi datar sering melakukan sesat pikir reifikasi dengan memperlakukan model seperti hal aslinya. Mereka mencari-cari “kesalahan” pada model yang berbeda dari hal aslinya, lalu mereka gunakan untuk mendiskreditkan hal aslinya. Faktanya, model bukan hal aslinya, dan tak dapat dengan sempurna mewakili hal aslinya.

Lanjutkan membaca “Sesat Pikir Reifikasi”

Bumi Dinosaurus: Bentuk Bumi yang Lebih Akurat

Featured Video Play Icon

Selama ribuan tahun, kita semua mendapat narasi bahwa Bumi itu bulat atau datar. Saat ini adalah waktu yang tepat untuk maju bersama dan menyebarkan fakta bahwa Bumi berbentuk dinosaurus.

Model Bumi dinosaurus lebih mampu menjelaskan hasil pengamatan daripada model Bumi bulat atau Bumi datar. Karena itu, lebih tepat jika kita katakan bahwa Bumi berbentuk dinosaurus dan model Bumi bulat dan datar sudah usang. Keduanya merupakan teori lama yang telah diperbaharui dengan model Bumi dinosaurus.

Lanjutkan membaca “Bumi Dinosaurus: Bentuk Bumi yang Lebih Akurat”

Lengkungan Bumi dan Coronavirus SARS-CoV-2 yang Menyebabkan Wabah COVID-19

Permukaan air dalam wadah dengan lebar satu meter akan memiliki lengkungan sebesar 0,000002 cm yang berasal dari gravitasi Bumi. Untuk perbandingan, sebuah coronavirus SARS-CoV-2 memiliki ukuran 0,000005 cm.

Jika coronavirus SARS-CoV-2 yang menyebabkan wabah COVID-19 terlalu kecil untuk dapat dilihat dengan mata telanjang,  maka lengkungan Bumi dalam wadah satu meter yang jauh lebih kecil juga tidak akan dapat kita amati.

Lanjutkan membaca “Lengkungan Bumi dan Coronavirus SARS-CoV-2 yang Menyebabkan Wabah COVID-19”

Refraksi Pada Bumi Datar Hanyalah Jargon Ilmiah Tanpa Dasar

Kaum Bumi datar gemar menggunakan fenomena refraksi (pembiasan) sebagai “penjelasan” setiap kali ada benda yang tak terlihat pada posisi yang diharapkan jika Bumi datar. Istilah “refraksi”mereka gunakan hanya sebagai jargon ilmiah tanpa memiliki dasar.

Berikut adalah cara membedakan mana refraksi yang benar-benar ilmiah dan yang hanya jargon ilmiah yang diucapkan kaum Bumi datar.

Lanjutkan membaca “Refraksi Pada Bumi Datar Hanyalah Jargon Ilmiah Tanpa Dasar”

Kenampakan Bumi dari ISS

International Space Station, atau ISS, mengorbit Bumi hanya pada ketinggian 400 km di atas permukaan Bumi, hanya 6% lebih jauh dari pusat Bumi dibandingkan permukaan Bumi. Karena itu, hanya sedikit permukaan Bumi yang terlihat dari ISS pada satu waktu.

Kaum Bumi datar gemar mengamati foto-foto Bumi yang diambil dari ISS dan membandingkannya dengan foto-foto lain yang diambil dari jarak yang lebih jauh. Mereka lalu menyimpulkan adanya perbedaan sebagai inkonsistensi. Faktanya, ISS hanya dapat mengamati sangat sedikit bagian dari Bumi, tak seperti wahana antariksa yang berjarak lebih jauh.

Lanjutkan membaca “Kenampakan Bumi dari ISS”

Pernyataan Khusus COVID-19/Coronavirus

Sehubungan dengan hal-hal berikut ini:

  • Orang-orang yang percaya pada hoax Bumi datar juga rentan percaya & menyebarkan hoax-hoax COVID-19
  • Yang suka mengamati dan berinteraksi dengan kaum Bumi datar akan sering menemukan banyak hoax COVID-19
  • Tak seperti Bumi datar, hoax COVID-19 dapat langsung mempengaruhi hidup kita dan masa depan umat manusia

Kami berpendapat sangat penting untuk menjaga agar reaksi kita tidak menjadi bumerang dan gagal mencapai hasil yang ideal, yaitu mencegah penyebaran hoax dan teori konspirasi COVID-19.

Rekomendasi Kami

  • Hindari secara langsung merespon hoax dan teori konspirasi COVID-19, yang berpotensi membuat hoax-hoax tersebut menjadi populer
  • Laporkan hoax-hoax tersebut melalui fasilitas yang disediakan oleh platform media sosial yang digunakan, atau ke pemeriksa fakta independen

Kami berharap semua orang (termasuk kaum Bumi datar) tetap sehat dalam situasi yang sulit ini.

Daftar Beberapa Pemeriksa Fakta Independen

Indonesia

Malaysia

Singapura

Bayangan Bumi dan Sabuk Venus

Featured Video Play Icon

Bayangan Bumi adalah bayangan dari permukaan Bumi pada atmosfer Bumi. Bayangan Bumi terletak pada titik antisolar, yaitu titik berlawanan dari posisi Matahari. Di atas bayangan Bumi terdapat Sabuk Venus yang berwarna merah muda akibat hamburan sinar Matahari di atmosfer Bumi.

Posisi bayangan Bumi ada pada titik antisolar. Bayangan Bumi terbit saat Matahari terbenam dan terbenam saat Matahari terbit. Hal ini membuktikan Matahari terbenam ke bawah horizon, dan terbit dari bawah horizon. Fenomena Bayangan Bumi hanya bisa terjadi jika Bumi bulat, dan tak mungkin dijelaskan jika Bumi datar.

Lanjutkan membaca “Bayangan Bumi dan Sabuk Venus”

Tekanan Atmosfer Bumi dan Vakum di Luar Angkasa

Tekanan udara berkurang secara berangsur-angsur jika ketinggian bertambah. Tidak ada batasan antara atmosfer Bumi dan luar angkasa yang jelas dalam hal tekanan udara. Tekanan udara tidak menjadi vakum secara tiba-tiba saat kita mencapai batas luar angkasa.

Kaum Bumi datar mengklaim tidak mungkin atmosfer Bumi yang memiliki tekanan bertemu dengan luar angkasa yang vakum. Menurut mereka seharusnya atmosfer Bumi akan dihisap oleh vakumnya luar angkasa. Faktanya, perubahan tekanan terjadi secara berangsur-angsur, dan tidak tiba-tiba saat luar angkasa dimulai.

Lanjutkan membaca “Tekanan Atmosfer Bumi dan Vakum di Luar Angkasa”

Konferensi Pers Apollo 11

Kaum Bumi datar mengklaim bahwa astronot Apollo 11 terlihat sedih dan tak nyaman saat konferensi pers pasca penerbangan, dan menganggapnya sebagai “bukti” adanya rasa bersalah karena telah memalsukan pendaratan di Bulan. Faktanya, konferensi pers tersebut berlangsung wajar dan bahkan penuh dengan tawa.

Oknum-oknum pencetus Bumi datar dengan sengaja memilih-milih satu foto dari video konferensi pers tersebut saat astronot terlihat serius. Mereka menggunakan foto tersebut untuk menghasut, agar kita mempercayai hoax yang mereka ciptakan bahwa pendaratan di Bulan tidak terjadi.

Lanjutkan membaca “Konferensi Pers Apollo 11”

Jarak Horizon

Jarak ke horizon tergantung pada ketinggian pengamat dan refraksi atmosfer. Variasi dari refraksi atmosfer dapat menyebabkan horizon kadang terlihat di depan objek yang jauh, dan kadang dapat terlihat di belakangnya.

Beberapa kaum Bumi datar menunjukkan kasus saat garis horizon terlihat di belakang objek yang jaraknya lebih jauh daripada jarak ke horizon hasil dari perhitungan. Mereka gunakan hal tersebut sebagai “bukti” lengkungan Bumi tidak ada. Faktanya, mereka tidak memperhitungkan refraksi atmosfer, dan bahwa besar dari refraksi atmosfer dapat berubah-ubah.

Lanjutkan membaca “Jarak Horizon”

Waterpas Pada Penerbangan

Saat dalam ketinggian jelajah, pesawat praktis terbang level, atau dengan kata lain, terbang tegak lurus dari arah gravitasi. Pesawat tersebut terbang mengikuti lengkungan Bumi dan dengan demikian akan terus menerus mengubah orientasinya. Namun bukan hanya orientasinya yang berubah, arah gravitasi pun juga akan berubah dengan perubahan yang sama. Akibatnya waterpas di dalam penerbangan tidak akan menunjukkan perubahan orientasi pesawat akibat gerak pesawat mengikuti lengkungan Bumi.

Lanjutkan membaca “Waterpas Pada Penerbangan”

Switching Pada Jaringan Telekomunikasi

Switching adalah metode yang digunakan untuk membuat jaringan komunikasi antara dua titik yang tidak terhubung langsung. Informasi dapat diteruskan oleh satu atau lebih titik di antaranya, yang masing-masing dapat menggunakan metode berbeda dalam mengirim informasi.

Tahun 1969, Presiden Richard Nixon menghubungi astronot dari Gedung Putih dengan menggunakan telepon kabel. Hal tersebut dipermasalahkan oleh kaum Bumi datar. Menurut mereka, jika saat ini kadang mereka mengalami kesulitan untuk menghubung ponsel di kamar sebelah, maka Nixon menghubungi astronot sejauh 384000 km dengan menggunakan telepon kabel adalah hal yang tidak masuk akal. Hal tersebut hanya bersumber dari ketidakpahaman mereka mengenai telekomunikasi.

Lanjutkan membaca “Switching Pada Jaringan Telekomunikasi”

Gerak Bintang Tahunan

Featured Video Play Icon

Setiap hari, kita dapat mengamati bintang bergeser sekitar 1° dari sumbu rotasinya. Dalam sebulan akan bergeser sekitar 30°. Dan dalam satu tahun akan kembali lagi ke posisi awal setelah berputar sekitar 360°. Gerak tersebut menjadi dasar dalam penetapan sistem kalender yang kita gunakan saat ini.

Penganut Bumi datar mengklaim “rasi bintang tetap terlihat sama setiap malam”, lalu mereka simpulkan Bumi tidak bergerak. Mereka keliru. Rasi bintang akan terlihat bergeser sekitar 1° setiap malam.

Lanjutkan membaca “Gerak Bintang Tahunan”

Fitnah dan Berburuk Sangka Adalah Bagian Tak Terpisahkan dari Kepercayaan Bumi Datar

Agar bisa percaya Bumi datar, seseorang perlu menuduh terlalu banyak orang, dari seluruh negara yang ada di dunia, sejak lebih dari 20 abad yang lalu, untuk saling bersekongkol dengan tujuan membohongi umat manusia yang tersisa.

Sebaliknya, fakta bahwa Bumi itu bulat dapat diketahui melalui observasi sederhana terhadap fakta-fakta alam yang dapat dilakukan sendiri oleh siapa pun. Kita sama sekali tidak perlu memfitnah dan berburuk sangka terhadap seorang pun untuk dapat menerima fakta Bumi itu bulat.

Lanjutkan membaca “Fitnah dan Berburuk Sangka Adalah Bagian Tak Terpisahkan dari Kepercayaan Bumi Datar”

Lensa Telefoto dan Kenampakan Lengkungan Bumi

Lensa telefoto adalah lensa yang ukuran fisiknya lebih pendek daripada panjang fokalnya. Lensa telefoto memiliki bidang pandang (field of view) sempit. Karena itu, lengkungan Bumi terlihat lebih sedikit dengan lensa telefoto dibandingkan dengan lensa berbidang pandang lebih lebar.

Kaum Bumi datar gemar menunjukkan foto-foto yang diambil dari ISS yang menampilkan horizon yang datar, lalu menjadikannya sebagai bukti adanya inkonsistensi. Faktanya, hal tersebut hanyalah akibat foto-foto tersebut diambil dengan lensa telefoto yang memiliki bidang pandang sempit, bukan lensa dengan bidang pandang yang lebih lebar.

Lanjutkan membaca “Lensa Telefoto dan Kenampakan Lengkungan Bumi”

Menambah Zoom

Featured Video Play Icon

Dengan menggunakan kamera zoom, menambah zoom akan mempersempit bidang pandang (field of view), dan akan memperbesar bagian tengah dari gambar. Menambah zoom optik (optical zoom) akan memperbaiki resolusi sudut (angular resolution), tetapi tak akan pernah dapat memperlihatkan objek di kejauhan yang terhalangi objek lain.

Kaum Bumi datar mengklaim bahwa menambah zoom akan dapat memperlihatkan kapal yang setengah tertutup menjadi terlihat utuh. Faktanya tidaklah demikian. Dengan setting zoom bagaimanapun, proporsi dari kapal yang terlihat dan yang terhalangi akan selalu sama.

Lanjutkan membaca “Menambah Zoom”

Flerspektif

Banyak fenomena alam yang mustahil dijelaskan jika Bumi datar, misalnya objek di kejauhan yang terlihat tertutup bagian bawahnya saja. Agar peristiwa tersebut seakan-akan bisa terjadi jika Bumi datar, kaum Bumi datar menciptakan “penjelasan” bahwa hal tersebut diakibatkan oleh “perspektif.”

“Perspektif” yang dimaksud oleh oleh kaum Bumi datar tentunya tidak sama dengan hukum perspektif yang sesungguhnya. Untuk membedakannya dengan hukum perspektif yang benar, hukum “perspektif” ciptaan kaum Bumi datar tersebut sering dijuluki dengan sebutan “flerspective,” paduan antara kata flerf (penganut Bumi datar) dan perspective. Dalam Bahasa Indonesia, barangkali dapat kita terjemahkan menjadi flerspektif.

Lanjutkan membaca “Flerspektif”

Elektromagnetisme dan Konsep Bumi Datar

Elektromagnetisme adalah interaksi fisik yang terjadi antara partikel bermuatan listrik. Elektromagnetik tidak sama dengan gravitasi dan kedua fenomena alam tersebut memiliki sifat yang berbeda.

Kaum Bumi datar menolak keberadaan gravitasi, dan sebagian dari mereka menggunakan elektromagnetik sebagai alternatif untuk menjelaskan fenomena yang dijelaskan oleh gravitasi. Faktanya, elektromagnetisme memiliki sifat yang berbeda dengan gravitasi, dan tidak dapat menjelaskan fenomena-fenomena yang dijelaskan oleh gravitasi.

Lanjutkan membaca “Elektromagnetisme dan Konsep Bumi Datar”