Distorsi Greenland Pada Peta

Greenland berukuran 14× lebih kecil daripada Afrika, tetapi pada peta dengan proyeksi Mercator, Greenland terlihat berukuran sama akibat sifat distorsi proyeksi Mercator.

Kaum Bumi datar mengklaim distorsi ukuran Greenland pada peta Mercator merupakan kegagalan sains dalam menjelaskan alam. Faktanya distorsi merupakan konsekuensi dari penggambaran Bumi yang bulat dalam peta yang berbentuk datar. Distorsi juga terjadi pada peta azimuthal equidistant yang dicatut kaum Bumi datar sebagai “peta Bumi datar” yang mereka klaim tanpa distorsi. Faktanya, yang keliru justru adalah anggapan bahwa peta azimuthal equidistant adalah tanpa distorsi.

Lanjutkan membaca “Distorsi Greenland Pada Peta”

Arah Kiblat di Amerika Utara

Garis lurus pada peta menuju Mekah belum tentu merupakan arah kiblat yang benar karena adanya distorsi pada peta. Arah kiblat yang benar perlu ditentukan melalui perhitungan jarak great-circle pada model Bumi bulat.

Oknum Bumi datar gemar memperlihatkan bahwa arah kiblat di Amerika Utara tidak mengarah ke Mekah pada peta Mercator. Lalu mereka menunjukkan bahwa arah kiblat berdasarkan “peta Bumi datar” sekilas sama dengan arah kiblat yang benar. Mereka salah. Hal ini hanya ketidakpahaman mereka mengenai distorsi peta.

Lanjutkan membaca “Arah Kiblat di Amerika Utara”

Peta Gleason

Peta Gleason adalah sebuah peta dengan proyeksi azimuthal-equidistant yang berpusat di kutub utara. Peta Gleason bukanlah bentuk Bumi yang sebenarnya, tetapi hanya proyeksi seperti halnya semua jenis peta yang lain.

Alexander Gleason —si pembuat peta— mengklaim bahwa peta tersebut menggambarkan bentuk Bumi sesungguhnya yang menurutnya datar. Peta ini pun diadopsi oleh sebagian besar korban Bumi datar sebagai peta Bumi datar. Mereka salah. Peta tersebut hanyalah proyeksi dari bentuk Bumi bulat, seperti semua peta yang lain.

Lanjutkan membaca “Peta Gleason”