Albedo Visual dari Bulan dan Bumi

Albedo visual adalah perbandingan dari cahaya Matahari yang dipantulkan oleh sebuah benda langit dan jumlah seluruh cahaya Matahari yang diterima, dengan hanya memperhitungkan cahaya tampak saja. Albedo visual dari Bumi adalah 0,37, sedangkan albedo visual dari Bulan adalah 0,12.

Bulan terlihat gelap jika Bumi juga terlihat di foto yang sama. Kaum Bumi datar menggunakan fakta tersebut untuk ‘membuktikan’ bahwa foto yang diambil dari luar angkasa tersebut palsu. Mereka salah. Bulan terlihat lebih gelap karena memantulkan lebih sedikit cahaya Matahari daripada Bumi.

Lanjutkan membaca “Albedo Visual dari Bulan dan Bumi”

Giroskop Foucault

Tahun 1851, Léon Foucault berhasil mendemonstrasikan gerak rotasi Bumi melalui sebuah pendulum. Walaupun demikian, beliau tidak sepenuhnya puas karena ketergantungan dari eksperimen pendulum terhadap derajat lintang, yang sulit dimengerti masyarakat. Untuk itu beliau mendesain alat yang beliau namakan ‘giroskop’.

Sebuah giroskop yang sempurna akan bergeser posisinya akibat gerak rotasi Bumi. Tantangannya adalah masalah teknis. Giroskopnya harus stabil, rangka penghubung harus memiliki gesekan yang sangat kecil, dan giroskop harus berputar cukup lama agar pergeseran akibat rotasi Bumi dapat diamati.

Lanjutkan membaca “Giroskop Foucault”

Sesat Pemikiran “Menggeser Beban Pembuktian” atau Fallacy “Shifting of the Burden of Proof”

Fallacy/sesat pemikiran “menggeser beban pembuktian” adalah mengklaim sesuatu yang membutuhkan pembuktian, gagal untuk memberikan bukti yang cukup, tetapi lalu menuntut pihak lain untuk memberikan bukti sebaliknya dari hal yang mereka klaim.

Kebanyakan klaim dari kaum Bumi datar hanyalah sekadar klaim, tetapi tidak disertai bukti yang cukup. Salah satu cara bagi mereka untuk untuk mempertahankan pendapatnya adalah dengan melakukan fallacy mengeser beban pembuktian.

Lanjutkan membaca “Sesat Pemikiran “Menggeser Beban Pembuktian” atau Fallacy “Shifting of the Burden of Proof””

Perisai yang Tak Dapat Ditembus “Ala Star Trek”

Featured Video Play Icon

Tahun 2014, ilmuwan menemukan penghalang yang tak terlihat di sabuk radiasi Van Allen. Penghalang tersebut mencegah elektron ultrarelativistik yang berbahaya untuk mendekati Bumi.

Beberapa situs berita memberi julukan “perisai tak terlihat ala Star Trek.” Kaum Bumi datar merasa terlalu gembira setelah membaca judul beritanya, dan tidak membaca isi dari berita tersebut. Lalu mereka gunakan berita tersebut sebagai “bukti” adanya kubah di atas Bumi datar, dan bahwa perjalanan ke luar angkasa tidak mungkin dilakukan. Mereka salah. Perisai tersebut mencegah elektron ultrarelativistik untuk mencapai permukaan Bumi, tetapi tidak mencegah kita untuk pergi ke luar angkasa.

Lanjutkan membaca “Perisai yang Tak Dapat Ditembus “Ala Star Trek””

Piramida Giza dan Teori Korelasi Orion

Teori korelasi Giza-Orion adalah hipotesis yang mengklaim adanya korelasi antara desain piramida Giza dan posisi dari sabuk Orion saat piramida-piramida tersebut didirikan.

Beberapa kaum Bumi datar menggunakan teori korelasi Orion untuk “membuktikan” bintang tidak bergerak. Mereka salah. Teori tersebut sudah memperhitungkan pergeseran posisi bintang akibat pergeseran sumbu rotasi Bumi. Teori tersebut dibuat dengan menggunakan posisi dari sabuk Orion saat Bangsa Mesir mendirikan piramida-piramida tersebut, bukan dari posisi bintang pada saat ini.

Lanjutkan membaca “Piramida Giza dan Teori Korelasi Orion”

Kutub Magnet

Semua magnet memiliki kutub utara dan kutub selatan. Kutub yang berbeda dari magnet yang berbeda akan saling menarik. Sebaliknya, kutub yang sama dari magnet yang berbeda akan saling menolak. Tidak ada magnet yang hanya memiliki satu kutub saja.

Kaum Bumi datar mengklaim Bumi tidak mungkin bulat karena jika kompas menunjuk ke Kutub Utara, maka seharusnya di khatulistiwa, jarum kompas akan menunjuk 45° ke arah bawah. Mereka salah. Selain kutub utara, kompas juga memiliki kutub selatan yang ditarik ke arah kutub selatan dari Bumi. Kedua gaya tersebut saling mengimbangi dan membuat magnet yang seimbang akan datar di khatulistiwa.

Lanjutkan membaca “Kutub Magnet”

Solar Filter

Featured Video Play Icon

Solar filter digunakan untuk mengurangi intensitas cahaya Matahari agar dapat diabadikan oleh kamera dengan baik. Tanpa solar filter, cahaya Matahari terlalu terang, dan tak dapat ditangkap dengan benar oleh kamera.

Beberapa pengamatan Matahari yang dilakukan oleh kaum Bumi datar menggunakan kamera tanpa dilengkapi dengan solar filter. Akibatnya Matahari terlihat lebih besar karena kamera tak dapat membedakan Matahari dan kilau di sekelilingnya, yang keduanya terlalu terang untuk dapat dibedakan oleh kamera.

Lanjutkan membaca “Solar Filter”

Appeal to Possibility

Fallacy ‘appeal to possibility’ terjadi jika kesimpulan diambil bukan karena sudah terbukti, tetapi karena bisa saja itu benar, tanpa mempedulikan betapa kecil kemungkinannya. Penganut Bumi datar sering menggunakan sesat logika (fallacy) seperti ini untuk mempertahankan konsep Bumi datar saat menemukan bukti yang bertentangan. Hal ini terjadi terutama pada foto dan video yang diambil dari luar angkasa.

Lanjutkan membaca “Appeal to Possibility”

Besar Lengkungan Bumi yang Terlihat Pada Foto

Besar lengkungan horizon yang terlihat dalam sebuah foto tergantung pada:

  1. Ketinggian pengamat.
  2. Field of view dari kamera yang digunakan.
  3. Distorsi dari lensa kamera yang digunakan.

Ada kaum Bumi datar yang keliru berasumsi bahwa kita seharusnya akan melihat lengkungan Bumi yang besarnya sama dalam segala kasus. Dan saat mereka menemukan perbedaan besar lengkungan Bumi di foto yang berbeda, mereka akan simpulkan bahwa hal tersebut adalah “bukti” tindakan pengelabuan. Mereka salah.

Lanjutkan membaca “Besar Lengkungan Bumi yang Terlihat Pada Foto”

Menambah Ketinggian Akan Memperlihatkan Objek yang Sebelumnya Tertutup Lengkungan Bumi

Featured Video Play Icon

Karena Bumi bulat, permukaan Bumi akan menutupi objek yang jaraknya cukup jauh. Dengan menambah ketinggian, kita dapat melihat lebih jauh, dan lebih banyak dari objek yang sebelumnya tertutup lengkungan Bumi akan terlihat, mulai dari bagian atasnya terlebih dahulu.

Fenomena ini tak akan terjadi jika Bumi datar. Pada Bumi datar, tidak mungkin permukaan Bumi menutupi objek di kejauhan —mulai dari bagian bawahnya terlebih dahulu— jika pengamat dekat dengan permukaan.

Hal ini juga terjadi untuk objek yang berada di tepi pantai. Permukaan air yang lebih rendah daripada objek ternyata dapat menutupi objek tersebut. Kaum Bumi datar sering menciptakan penjelasan bahwa objek di kejauhan tertutup kontur permukaan Bumi. Fenomena ini dengan mudah membuktikan bahwa mereka salah.

Hamburan Rayleigh

Atmosfer Bumi berpendar dengan warna biru terang akibat fenomena hamburan Rayleigh. Atmosfer Bumi menghamburkan cahaya Matahari ke semua arah. Warna kebiruan dihamburkan dengan lebih kuat daripada warna kemerahan. Hasilnya adalah langit Bumi berwarna biru, dan sinar Matahari berwarna kekuningan.

Ada sangat banyak miskonsepsi yang terjadi di kalangan komunitas korban Bumi datar yang berasal dari ketidaktahuan mengenai fenomena hamburan Rayleigh.

Lanjutkan membaca “Hamburan Rayleigh”

“Behind the Curve”: Eksperimen Lengkungan Bumi

Featured Video Play Icon

“Behind the Curve” adalah film dokumenter yang memperlihatkan di balik layar mengenai apa yang terjadi di komunitas Bumi datar di Amerika Serikat sebelum diadakannya konferensi Bumi datar. Di penghujung film ditampilkan seorang selebritis Bumi datar yang mencoba membuktikan Bumi datar dengan eksperimen visual. Hasilnya membuktikan permukaan Bumi melengkung jika merujuk pada hipotesis yang dibuatnya sendiri. Tetapi dia tak bersedia untuk mengakuinya.

Lanjutkan membaca ““Behind the Curve”: Eksperimen Lengkungan Bumi”

“Behind the Curve”: Eksperimen Ring Laser Gyroscope

Featured Video Play Icon

“Behind the Curve” adalah film dokumenter yang menceritakan hal-hal di balik layar mengenai apa yang terjadi di komunitas Bumi datar di Amerika Serikat sebelum sebuah konferensi Bumi datar. Dalam satu bagian, film ini menunjukkan bagaimana seorang penganut Bumi datar melakukan eksperimen dengan ring laser gyroscope, yang membuktikan hal yang sebenarnya ingin mereka sangkal: gerak rotasi Bumi; dan dia tak bersedia menerima hasilnya.

Lanjutkan membaca ““Behind the Curve”: Eksperimen Ring Laser Gyroscope”

Pantulan Cahaya: Specular dan Diffuse

Sebuah benda dapat kita lihat apabila memenuhi salah satu dari kondisi ini: 1. merupakan sumber cahaya; atau 2. memantulkan cahaya. Sedangkan benda memantulkan cahaya dapat secara 1. specular (glossy, mengkilap, seperti cermin); atau 2. diffuse (doff).

Kaum Bumi datar gemar membandingkan bentuk Bulan yang kita lihat dengan bola yang terbuat dari logam mengkilap. Perbedaan hasilnya akan mereka anggap sebagai “bukti” Bulan tidak memantulkan cahaya. Mereka salah. Logam mengkilap memantulkan hampir semua cahaya yang datang secara specular, sedangkan Bulan memantulkan seluruh cahaya yang datang secara diffuse.

Lanjutkan membaca “Pantulan Cahaya: Specular dan Diffuse”

Bokeh

Dalam fotografi, bokeh adalah bagaimana lensa menghasilkan gambar pada bagian yang tidak terfokus. Bentuk dari bokeh lebih tergantung pada lensa yang digunakan daripada objek yang tidak terfokus tersebut.

Beberapa kaum Bumi datar tidak paham bagaimana cara untuk mengambil gambar bintang dan planet yang terfokus dengan benar. Hal tersebut terjadi akibat kurangnya pengetahuan atau tidak cocoknya kamera yang mereka gunakan untuk keperluan tersebut. Yang mereka hasilkan hanyalah bokeh, yang tidak banyak menggambarkan objek yang dimaksud.

Lanjutkan membaca “Bokeh”

Fase Bulan Tidak Terjadi Akibat Bulan Terhalang Bumi

Banyak penganut Bumi datar mengira bahwa pada model Bumi bulat, fase Bulan terjadi karena Bulan tertutup bayangan Bumi. Mereka salah. Fase Bulan terjadi akibat bentuk dari bagian bulan yang terkena sinar Matahari jika dilihat dari pengamat.

Sedangkan fenomena Bulan tertutup bayangan Bumi dinamakan gerhana Bulan. Fase Bulan terjadi setiap saat dan memiliki siklus bulanan. Sedangkan gerhana Bulan tidak selalu terjadi, dan hanya terjadi sesekali saja.

Lanjutkan membaca “Fase Bulan Tidak Terjadi Akibat Bulan Terhalang Bumi”

Air Mineral dalam Kemasan Botol: Alat Sederhana Untuk Mengamati Penurunan Horizon

Pada banyak penerbangan, awak pesawat biasanya membagikan alat untuk mengecek kedataran kepada semua penumpang agar kita semua dapat mengamati penurunan horizon untuk membuktikan Bumi bulat. Dan sekaligus melepas dahaga.

Alat tersebut adalah air mineral dalam kemasan botol berbahan plastik transparan. Dengan menggunakan ‘alat’ sederhana ini pada sebuah penerbangan, kita dapat membuktikan Bumi bulat.

Lanjutkan membaca “Air Mineral dalam Kemasan Botol: Alat Sederhana Untuk Mengamati Penurunan Horizon”

Eksperimen Cavendish

Eksperimen Cavendish adalah eksperimen pertama yang berhasil mengukur gaya gravitasi antara massa dalam laboratorium, dan yang pertama kali menghasilkan konstanta gravitasi yang akurat.

Kaum Bumi datar selalu berusaha menciptakan asumsi-asumsi untuk mendiskreditkan eksperimen Cavendish. Namun eksperimen ini tak hanya dilakukan sekali oleh Henry Cavendish pada tahun 1797-1798, dan telah dilakukan berulang kali oleh sangat banyak pihak yang independen selama berabad-abad, dan memberikan hasil yang konsisten.

Lanjutkan membaca “Eksperimen Cavendish”