Bumi itu Bulat dan Sungai Amazon Tak Pernah Mengalir Naik Sepanjang Alirannya

Sungai Amazon tak pernah mengalir naik, atau dengan kata lain mengalir ke lokasi yang lebih jauh dari garis yang sejajar dengan permukaan laut (geoid) sepanjang alirannya.

Penganut Bumi datar mengklaim bahwa jika Bumi itu bulat, maka Sungai Amazon akan mengalir naik untuk mengatasi lengkungan Bumi. Mereka salah.

Air mengalir ke potensial yang lebih rendah, atau dengan kata lain ke lokasi yang lebih rendah relatif terhadap permukaan laut (geoid). Air di Sungai Amazon mengalir mendekati garis yang sejajar dengan permukaan laut (geoid) sepanjang alirannya. Sungai Amazon akan bermuara ke Samudera Atlantik yang merupakan potensial terendah sepanjang Sungai Amazon.

Kesalahan kaum Bumi datar adalah mereka mengamati air pada wadah kecil memiliki permukaan datar, lalu dari sana mereka menyimpulkan air akan datar selebar apapun permukaannya. Mereka salah. Permukaan air itu melengkung yang pusatnya sama dengan pusat Bumi. Air terlihat datar pada wadah kecil hanya karena lengkungan akan sangat kecil dan tak dapat teramati pada situasi tersebut.

Adanya lengkungan Bumi bukan berarti air perlu mendaki. Potensial di ‘puncak’ lengkungan belum tentu akan lebih tinggi  dari lokasi lain di sungai tersebut. Yang membedakan potensial hanyalah jarak ke garis yang sejajar dengan permukaan laut (geoid).

Referensi