Pengukuran Langsung dan Tak Langsung

Pengukuran dapat dilakukan secara langsung, misalnya seperti mengukur panjang menggunakan penggaris atau meteran. Tetapi pengukuran juga dapat dilakukan secara tak langsung, yaitu mengukur sesuatu dengan mengukur besaran yang lain, lalu dihitung hal yang ingin kita ketahui melalui besaran lain yang diukur tersebut.

Kaum Bumi datar gemar mendiskreditkan hasil pengukuran yang tak sesuai dengan selera mereka, misalnya jarak Matahari, jarak ke Bintang, temperatur Matahari, kecepatan orbit & rotasi Bumi dan sebagainya. Alasannya semua pengukuran tersebut tidak dilakukan dengan langsung. Namun pada kenyataannya hampir semua alat ukur yang kita gunakan sehari-hari pun mengukur secara tidak langsung.

Sebagai contoh, untuk mengetahui kecepatan permukaan Bumi di khatulistiwa akibat gerak rotasi Bumi, kita dapat pertama-tama mencari keliling Bumi di khatulistiwa dan periode rotasi Bumi. Keliling Bumi di khatulistiwa adalah 6378137m berdasarkan WGS84. Sedangkan periode rotasi Bumi adalah 23 jam, 56 menit, 4 detik, relatif terhadap bintang (sidereal). Dari kedua data tersebut dapat diketahui kecepatan permukaan Bumi di khatulistiwa akibat rotasi Bumi adalah 2 × π × 6378137m / (23 jam + 56 menit + 4 detik) = 1674.4 km/jam.

Umumnya kaum Bumi datar akan menolak penjelasan tersebut karena pengukuran tersebut tidak dilakukan secara langsung, tetapi dilakukan melalui pengukuran dua besaran lain yang berbeda.

Faktanya, banyak besaran lain yang  biasanya diukur secara tak langsung. Speedometer elektronik di mobil misalnya, sebenarnya mengukur kecepatan dengan cara mengukur frekuensi rotasi driveshaft. Kecepatan pesawat diukur dengan cara mengukur beda tinggi fluida akibat perbedaan tekanan pada alat ukur tabung pitot. Anemometer mengukur kecepatan angin dengan cara mengukur kecepatan rotasi.

Hampir semua alat ukur yang kita gunakan sehari-hari sebenarnya mengukur besaran yang kita inginkan secara tak langsung. Sama seperti kita mengetahui kecepatan rotasi Bumi, jarak Matahari, jarak bintang, temperatur bintang, dan sebagainya.

Hanya karena sebuah besaran diukur secara tidak langsung, bukan berarti besaran tersebut tidak benar, cuma ‘teori’ atau hanya ‘asumsi’ seperti yang diklaim oleh kaum Bumi datar.

Referensi