Mengapa Bintang Tidak Terlihat Pada Banyak Foto Luar Angkasa?

Mengapa foto langit di luar angkasa tidak terlihat adanya bintang? Pasti ada apa-apanya.

Contoh paling populer adalah foto “Earthrise” yang diambil dari misi Apollo ke bulan di bawah ini.

 

Foto lainnya yang sering menjadi objek pertanyaan ini adalah foto-foto yang diambil dari International Space Station (ISS). Pada mayoritas foto, memang tidak terlihat adanya bintang.

Namun betulkah demikian?

Kamera menangkap gambar menggunakan film seluloid atau sensor digital yang memiliki keterbatasan rentang intensitas cahaya dari gelap atau terang. Sebuah kamera hanya dapat menangkap rentang (range) tertentu. Jika sebuah objek lebih gelap daripada yang mampu ditangkap kamera, maka akan terlihat hitam di hasil foto (istilahnya underexposed). Sebaliknya, jika objek lebih terang daripada yang mampu ditangkap kamera, maka akan terlihat putih di hasil foto (istilahnya overexposed).

Rentang jarak intensitas ini dinamakan dynamic range. Kamera DSLR modern dapat mengambil gambar dengan dynamic range sekitar 11-15 EV pada ISO 100. Semakin tinggi angka ini, maka kamera tersebut memiliki kemampuan lebih baik untuk membedakan cahaya yang sangat gelap dan yang sangat terang. Data dynamic range untuk kamera yang berbeda-beda dapat dilihat di situs misalnya DxOMark.

Foto bulan berikut ini penulis ambil dengan setting exposure ISO 1600, bukaan f/8, shutter speed 1/200s.

Foto bintang-bintang di bawah ini diambil dengan exposure ISO 400, bukaan f/1.4, shutter speed 30 detik.

Sekarang mari kita hitung selisih eksposurnya:

  • Dari nomor ISO: 2 EV
  • Dari f-number (bukaan): 5 EV
  • Dari shutter speed: 12⅔ EV

Jumlahnya adalah 19⅔ EV. Kamera yang penulis gunakan adalah Canon 5D Mark III yang menurut DxOMark hanya memiliki dynamic range 11.7 EV.

Oleh karena itu kedua gambar tersebut tidak akan dapat diambil bersamaan di dalam satu frame. Jika kamera diset untuk mengambil gambar bulan dengan eksposur yang benar, maka bintang tidak akan terlihat. Sebaliknya, apabila kamera diset untuk mengambil gambar bintang, maka bulan yang berada di frame yang sama akan terlihat berwarna putih pekat dan tidak terlihat detailnya.

Dengan demikian bukanlah sebuah misteri apabila tidak ada bintang yang terlihat pada foto astronomi yang objek utamanya bukan bintang.