Noise Sensor Kamera: Penyebab ‘Bintang’ Terlihat Di Sisi Gelap Bulan

Pada beberapa foto Bulan, di bagian gelapnya terlihat bintik-bintik terang yang kemudian diinterpretasikan sebagai ‘bintang’ oleh sebagian penganut Bumi datar. Dari ‘penemuan’ ini, lalu mereka simpulkan bahwa Bulan bentuknya transparan.

Tapi sebenarnya itu bukanlah bintang, melainkan hanyalah noise sensor kamera digital.

Pada gambar yang diambil menggunakan kamera, sering terlihat adanya noise, atau sinyal-sinyal yang tidak dikehendaki. Noise umumnya terjadi karena setting sensitivitas sensor kamera (ISO) yang tinggi, waktu exposure / shutter speed yang lama, atau lingkungan yang gelap.

Pada foto-foto Bulan yang dimaksud, noise yang dimaksud adalah jenis salt-and-pepper noise yang mengakibatkan terjadinya titik-titik terang pada bagian gambar yang gelap. Noise jenis ini terjadi umumnya karena exposure / shutter speed yang lama. Fenomena ini hanyalah noise: hanya terlihat pada gambar yang diambil, namun bukan merupakan bagian dari objek yang diambil gambarnya.

Gambar di kanan ilustrasi diambil dengan menggunakan lensa kamera yang ditutup sehingga cahaya tak dapat masuk ke sensor kamera. Gambar diambil pada ISO 3200 dan shutter speed 30 detik. Hasilnya kurang lebih sama dengan gambar Bulan di sebelah kiri yang memperlihatkan bintik terang seperti ‘bintang’ pada bagian gelapnya. Fotografer astronomi biasanya menggunakan teknik dark-frame subtraction untuk menghilangkan noise ini.

Singkatnya: Bintik terang pada bagian gelap dari Bulan bukanlah bintang tapi hanya noise dari sensor kamera. Cahaya bintang tak dapat menembus Bulan. Dan tentu saja Bulan tidak berbentuk transparan.

Referensi