Teori Konspirasi Antarctic Treaty

Menurut penganut Bumi datar, Bumi berbentuk piringan datar dengan pusatnya lautan Artika. Dan Antartika bukanlah benua, namun daratan es sepanjang sisi luar dari Bumi datar.

Masalahnya adalah banyak orang-orang yang sudah mengunjungi Antartika dan informasi dari mereka tidak sesuai dengan ‘selera’ mereka. Kini mereka harus menangani ‘masalah’ tersebut dan mencegah agar asumsi mereka mengenai Antartika tidak dapat di-falsify. Caranya adalah dengan menciptakan skenario konspirasi. Mereka anggap semua orang yang pernah mengunjungi Antartika adalah antek elit global dan memiliki niat jahat.

Lanjutkan membaca “Teori Konspirasi Antarctic Treaty”

Elit Global: Pengalihan Isu Dari Masalah Sebenarnya

Beberapa penganut Bumi datar menggunakan elit global sebagai jurus untuk kabur dari diskusi agar terlihat tidak kehilangan muka.

Saat tidak dapat membuktikan model Bumi datar, beberapa penganut Bumi datar akan mengatakan bahwa model Bumi datar itu masih dalam penelitian, dan wajar apabila belum sempurna. “Tapi,” tentunya ada kelanjutannya, “yang paling penting adalah bagaimana kita melawan elit global dan menyelamatkan dunia dari segelintir orang-orang jahat.”

Fakta yang sesungguhnya adalah bahwa elit global ini hanyalah sebuah karangan belaka.

Lanjutkan membaca “Elit Global: Pengalihan Isu Dari Masalah Sebenarnya”

Asumsi Di Atas Asumsi: Rangkaian Ad-hoc Hypothesis Pada Model Bumi Datar

Model Bumi datar bisa bertahan di benak penganutnya bukanlah karena terbukti kebenarannya; melainkan karena semua kejanggalan-kejanggalan yang ditemukan ditambal dengan cara menciptakan asumsi. Dan pada gilirannya, jika ada kejanggalan pada asumsi yang dibuat tadi, akan ditambal pula dengan asumsi yang lain. Dan seterusnya…

Asumsi-asumsi yang dianggap benar dan digunakan demi menyelamatkan sebuah teori dari kehancuran tersebut dinamakan ad-hoc hypothesis.

Lanjutkan membaca “Asumsi Di Atas Asumsi: Rangkaian Ad-hoc Hypothesis Pada Model Bumi Datar”

Proyeksi Psikologis

Mengapa orang mempercayai teori konspirasi? Menurut penelitian, salah satu faktornya adalah hal yang dinamakan ‘proyeksi psikologis’.

‘Proyeksi psikologis’ adalah sifat psikologis manusia dimana kita cenderung mengalamatkan kekurangan diri kita sendiri kepada orang lain. Jika kita memiliki sebuah kekurangan, beberapa dari kita cenderung melihat kekurangan tersebut pada diri orang lain.

Lanjutkan membaca “Proyeksi Psikologis”