Perbedaan Ukuran Bumi & Bulan yang Terlihat Bersama Dalam Foto-Foto yang Berbeda

Bentuk objek yang terlihat dalam sebuah foto tergantung dari perspektif, posisi yang mengambil foto terhadap objek; dan field of view, lebar sudut pandang dari lensa kamera yang digunakan. Semakin jauh objek, maka semakin kecil terlihat dalam foto. Sebaliknya, semakin dekat objek, semakin besar terlihat dalam foto. Untuk field of view, semakin sempit field of view, semakin besar objek terlihat pada foto. Dan semakin lebar field of view, semakin kecil objek terlihat pada foto.

Kaum Bumi datar melihat perbedaan proporsi ukuran Bumi dan Bulan pada foto-foto yang berbeda sebagai suatu inkonsistensi yang mencurigakan. Mereka salah. Foto-foto tersebut diambil dengan menggunakan perspektif dan field of view yang berbeda.

Lanjutkan membaca “Perbedaan Ukuran Bumi & Bulan yang Terlihat Bersama Dalam Foto-Foto yang Berbeda”

Kapal Terlihat Tenggelam di Balik Horizon dan “Penjelasan-Penjelasan” yang Diciptakan Kaum Bumi Datar

Akibat lengkungan Bumi, kapal yang menjauh akan terlihat menghilang mulai dari bagian bawahnya. Fakta ini adalah salah satu bukti Bumi bulat, dan salah satu fakta yang pertama kali “ditangani” kaum Bumi datar dengan menciptakan berbagai macam “penjelasan” bagaimana fakta ini dapat terjadi di Bumi datar.

Beberapa “penjelasan” tersebut di antaranya adalah: refraksi, perspektif, zoom memperlihatkan kapal di kejauhan, dan batas pandangan. Tak ada satupun yang benar-benar dapat “menjelaskan” fakta tersebut .

Lanjutkan membaca “Kapal Terlihat Tenggelam di Balik Horizon dan “Penjelasan-Penjelasan” yang Diciptakan Kaum Bumi Datar”

Geometri Perspektif

Perspektif adalah hubungan antara ukuran, jarak dan ukuran sudut dari sebuah objek yang dilihat oleh pengamat. Ukuran sudut semakin besar apabila objek semakin dekat atau ukuran objek semakin besar.

Kaum Bumi datar sering mengklaim objek yang berada di kejauhan tak terlihat bukan karena tertutup lengkungan Bumi, tetapi karena perspektif. Betul bahwa perspektif dapat mengakibatkan objek di kejauhan tak dapat dikenali, namun perspektif tak dapat menyebabkan benda di kejauhan hanya terlihat sebagian.

Lanjutkan membaca “Geometri Perspektif”

Lapangan Bola dan ‘Eksperimen Konvergensi Perspektif’ Kaum Bumi Datar

Lapangan sepakbola yang dibuat dengan baik tidaklah datar sempurna. Bagian tengahnya dibuat sedikit lebih tinggi agar air tidak tergenang dan dapat mengalir ke sisi lapangan. Jika hal ini tidak dilakukan, maka lapangan akan menjadi becek dan tidak nyaman untuk digunakan.

Ada kaum Bumi datar melakukan percobaan ‘konvergensi perspektif’ dengan menggunakan lapangan sepakbola. Mereka meletakkan kamera di permukaan lapangan dan merekam orang yang berjalan menjauh ke sisi lain lapangan tersebut. Mereka menyimpulkan hal ini adalah efek ‘perspektif’ yang konon adalah peristiwa yang sama yang menyebabkan kapal terlihat tenggelam dan Matahari terbenam. Mereka salah. Lapangan tersebut tidak datar sempurna. Seandainya memang datar sempurna, orang tersebut akan terlihat lengkap di sisi lapangan.

Lanjutkan membaca “Lapangan Bola dan ‘Eksperimen Konvergensi Perspektif’ Kaum Bumi Datar”

Kompresi Perspektif: Memperjelas Terlihatnya Lengkungan

Foto-foto tiang listrik dan jalan bebas hambatan Danau Pontchartrain dari Soundly sudah sering membuat kontroversi. Foto dan video tersebut dengan jelas memperlihatkan adanya lengkungan Bumi. Bagi kita semua, foto dan video tersebut hanyalah sebuah konsekuensi dari fakta bentuk Bumi yang bulat.

Tapi kaum Bumi datar tak mau terima, dan berbagai macam alasan mereka ciptakan agar foto dan video ini tak lagi sah menjadi alat bukti kelengkungan Bumi. Salah satunya adalah dengan mencari sudut pandang lain dimana sangat sulit untuk menyimpulkan adanya lengkungan.

Lanjutkan membaca “Kompresi Perspektif: Memperjelas Terlihatnya Lengkungan”

Jalur Transmisi Lake Pontchartrain: Bukti Lengkungan Bumi

Lake Ponchartrain adalah sebuah danau di Louisiana, Amerika Serikat. Ada sebuah jalur transmisi listrik sepanjang 25 km yang melewati danau ini. Jalur transmisi ini praktis lurus dan memiliki ketinggian yang praktis sama. Fakta tersebut menjadikan objek tersebut cocok untuk mengamati kelengkungan permukaan Bumi.

Objek tersebut pertama kali dipopulerkan oleh Soundly, yang pada Juni 2017 mengambil beberapa foto dan video tiang-tiang tersebut untuk menunjukkan kelengkungan permukaan Bumi. Saat ini, tiang-tiang tersebut dan juga objek lainnya di Danau Pontchartrain bisa dibilang adalah objek wisata lengkungan Bumi paling populer di dunia.

Lanjutkan membaca “Jalur Transmisi Lake Pontchartrain: Bukti Lengkungan Bumi”

Efek Refraksi Atmosfer Terhadap Matahari Terbit dan Terbenam

Jika Bumi datar, maka seharusnya Matahari akan terlihat dari seluruh Bumi, dan tidak akan pernah terbenam. Untuk itu, demi menyelamatkan teori Bumi datar, diciptakanlah sebuah ad-hoc hypothesis bahwa Matahari terbenam adalah akibat dari perspektif dan refraksi.

Untuk perspektif telah kami bahas sebelumnya. Sekarang mari kita telaah betulkah refraksi dapat menyebabkan Matahari terlihat terbenam.

Lanjutkan membaca “Efek Refraksi Atmosfer Terhadap Matahari Terbit dan Terbenam”

Perspektif: Tidak Membuat Matahari Terlihat Terbenam

Salah satu lubang menganga yang perlu ditambal pertama kali oleh penganut Bumi datar adalah fakta bahwa Matahari itu mengalami terbit dan terbenam sekali dalam satu hari. Jika Bumi datar, maka seharusnya Matahari akan terlihat dari mana saja, dan tidak akan pernah terjadi malam. Untuk menambal lubang besar ini, maka diciptakanlah sebuah ad-hoc hypothesis bahwa Matahari terbenam salah satunya adalah karena perspektif.

Dalihnya adalah bahwa benda terlihat mengecil mendekati horizon saat menjauh. Mereka kemudian melakukan ekstrapolasi sembarangan: jika terus menjauh, maka bukan hanya mendekati horizon, tapi juga akan melewati horizon dan tidak lagi terlihat.

Lanjutkan membaca “Perspektif: Tidak Membuat Matahari Terlihat Terbenam”