Perspektif: Tidak Membuat Matahari Terlihat Terbenam

Salah satu lubang menganga yang perlu ditambal pertama kali oleh penganut Bumi datar adalah fakta bahwa Matahari itu mengalami terbit dan terbenam sekali dalam satu hari. Jika Bumi datar, maka seharusnya Matahari akan terlihat dari mana saja, dan tidak akan pernah terjadi malam. Untuk menambal lubang besar ini, maka diciptakanlah sebuah ad-hoc hypothesis bahwa Matahari terbenam salah satunya adalah karena perspektif.

Dalihnya adalah bahwa benda terlihat mengecil mendekati horizon saat menjauh. Mereka kemudian melakukan ekstrapolasi sembarangan: jika terus menjauh, maka bukan hanya mendekati horizon, tapi juga akan melewati horizon dan tidak lagi terlihat.

Klaim mereka tersebut tentunya tak terjadi pada kehidupan kita sehari-hari. Sejauh apapun benda, selama posisinya masih di atas horizon, akan tetap terlihat berada di atas horizon. Dan semakin jauh hanya akan mengecil sampai menjadi titik yang dinamakan titik lenyap atau vanishing point.

Bagi kamu yang desainer grafis, penggambar teknik, arsitek, fotografer, pelukis dan bahkan gamer FPS, tentunya tahu persis bahwa klaim tersebut bertentangan dengan apa yang kita alami di dunia nyata.

Hal sebaliknya pun tidak terjadi. Rel kereta yang panjang dan lurus akan terlihat menghilang menjadi sebuah titik di kejauhan. Rel kereta tidak akan pernah melewati titik lenyap dan tiba-tiba terlihat di atas horizon.

Matahari terbenam memiliki penjelasan yang jauh lebih sederhana dan masuk akal: Matahari tak lagi berada di atas horizon, dan tak terlihat karena terhalang oleh lengkungan permukaan Bumi.

Referensi

  • Pingback: Efek Refraksi Atmosfer Terhadap Matahari Terbit dan Terbenam – BumiDatar.id()

  • Achmad Budiono

    “Jika memang bumi itu datar matahari tidak akan terlihat tenggelam. Jika dalam perspektif, benda yang semakin jauh maka akan semakin kecil. Matahari terbenam itu bukti bahwa matahari tidaklah menjauh. Karena pada waktu terbitdan terbenamnya matahari itu ukurannya sama”

    itu sunset yang kelihatan sebetulnya bukan posisi matahari sebenaranya,dan itu adalah bias dari matahari

    anda benar jika di permukaan bumi datar tidak ada partikel udara yangmengandung berbagai unsur gas dan air dengan kerapatan yang berbeda-beda.

    theori di atas kertas dan simulasi komputer beda dengan
    bukti eksperiment, teorinya namanya law of perspective, yang tidak mungkin penampakan obyek tersembunyi di bawah horizon, tetapi di lapangan hasilnya bisa lain. https://www.youtube.com/watch?v=S8jePrpJUiQ

    horizon adalah jarak pandang yang membentuk garis lurus pada
    level mata memandang, jika mata dinaikkan jarak pandang horizon akan berubah.
    jarak pandang dengan batas pandang itu berbeda, jarak adalah ukuran yang ditetapkan, sedangkan batas pandang adalah kemampuan melihat jauhnya obyek tegantung optik yang digunakan dan barrier (penghalang)

    horizon adalah jarak pandang yang membentuk garis lurus pada
    level mata memandang, jika mata dinaikkan jarak pandang horizon akan berubah.
    jarak pandang dengan batas pandang itu berbeda, jarak adalah ukuran yang ditetapkan,
    sedangkan batas pandang adalah kemampuan melihat jauhnya obyek tegantung optik yang digunakan dan barrier (penghalang)

    untuk law of perspective sebenarnya tidak ada kesalahan,
    tetapi kenapa ada obyek tampak tersembunyi di horizon?, mau tahu?

    law of perspective tidak membicarakan pengahalang pandangan,
    padahal di alam nyata tidak ada yang namanya pure clear ataupun pure flat.,
    seperti kenapa gedung tampak seperti tersembunyi di horizon laut, itu karena ada hambatan pandang mungkin dari ombak atau riak air di ujung horizon yang lebih dekat dengan mata/alat optik daripada obyek yang dilihat. sebagai analogi atau contoh adalah jari dan gunung. sebuah jari bisa menutup sebagaian atau
    seluruhnya pandangan gunung yang sangat besar karena perbedaan jarak. jari ada
    persis di depan mata, sedangkan gunung lebih jauh daripada letak jari terhadap mata. iya seperti 5cm tinggi obak bisa
    menutup pandang gedung yang tinggi ataupun gunung yang besar

    • di video yang anda lampirkan, itu terjadi karena lapangannya melengkung. benda tidak dapat tersembunyi hanya karena perspektif. kalau tertutup, berarti ada benda lain yang menutupi. pada video tersebut adalah rumput.