Salar de Uyuni dan Dataran Garam Lainnya

Dataran garam adalah bentangan dataran berlapisi garam dan mineral lainnya. Salar de Uyuni di Bolivia adalah dataran garam terbesar di seluruh dunia. Dataran garam terlihat datar, tetapi seperti permukaan Bumi lainnya, permukaan dataran garam tetap mengikuti lengkungan Bumi.

Penganut Bumi datar menganggap datarnya Salar de Uyuni dan dataran garam lainnya sebagai ‘bukti’ Bumi datar. Mereka salah. Walau dataran garam sekilas terlihat datar, faktanya tetap  sedikit demi sedikit mengikuti lengkungan Bumi.

Lanjutkan membaca “Salar de Uyuni dan Dataran Garam Lainnya”

Permainan Mencocokkan Lengkungan

Besar lengkungan yang terlihat dalam foto dari sebuah objek benda bulat tergantung dari 1. Jari-jari objek, 2. Jarak kamera ke objek, 3. Field of view dari kamera, dan 4. Sifat distorsi dari kamera yang digunakan.

Mencocokkan lengkungan adalah permainan favorit dari kaum Bumi datar. Mereka akan mencocokkan sebuah foto lengkungan Bumi dengan foto yang lain. Jika hasilnya tidak proporsional, mereka akan jadikan bahan untuk mencemooh dan mengolok-olok. Mereka salah. Dua foto berbeda dari sebuah benda bulat yang sama bisa diambil dengan cara yang berbeda, dan bisa dengan mudah memperlihatkan lengkungan yang berbeda.

Lanjutkan membaca “Permainan Mencocokkan Lengkungan”

Koreksi Grid — Pengaruh Bentuk Bumi Bulat dalam Pembagian Wilayah

Beberapa negara membagi wilayahnya menjadi banyak daerah kecil berbentuk segi empat. Tetapi Bumi itu Bulat, dan tidaklah mungkin membagi permukaan yang melengkung menjadi daerah-daerah segi empat dan tetap mempertahankan besarnya sudut, jarak dan luas dengan sempurna.

Untuk mengatasinya, ahli survey mengimplementasikan koreksi grid. Pada setiap jarak tertentu, batas wilayah digeser satu sama lainnya. Dengan demikian, luas daerah yang sama di setiap daerah dapat dipertahankan sebisa mungkin dengan mengorbankan lurusnya batas wilayah.

Jika Bumi datar, maka kita tak perlu melakukan hal ini, dan kita akan dapat membagi wilayah menjadi daerah-daerah segi empat dengan sempurna.

Lanjutkan membaca “Koreksi Grid — Pengaruh Bentuk Bumi Bulat dalam Pembagian Wilayah”

Pesawat Peringatan Dini (AEW&C/AWACS): Mengatasi Keterbatasan Jangkauan Radar Akibat Lengkungan Bumi

Pesawat peringatan dini (Airborne Early Warning and Control / AEW&C) adalah sistem radar yang dibawa oleh pesawat terbang. Pesawat peringatan dini memiliki kelebihan mampu mendeteksi target dalam jarak yang lebih jauh daripada sistem radar di permukaan Bumi.

Alasannya adalah karena sistem radar di permukaan terbatas oleh kelengkungan Bumi daripada sistem radar yang melekat pada pesawat terbang.

Lanjutkan membaca “Pesawat Peringatan Dini (AEW&C/AWACS): Mengatasi Keterbatasan Jangkauan Radar Akibat Lengkungan Bumi”

Segelas Air

Air di gelas memiliki permukaan yang praktis rata. Ada penganut Bumi datar yang menggunakan fakta ini sebagai ‘bukti’ bahwa air akan tetap rata selebar apapun wadah yang digunakan. Mereka salah.

Jika Bumi berbentuk bulat dengan jari-jari 6371 km, maka permukaan air pada gelas selebar 10 cm akan memiliki lengkungan sebesar 0.00000002 cm akibat gravitasi. Tentunya di luar efek selain itu seperti halnya tegangan permukaan.

Lanjutkan membaca “Segelas Air”

Kalkulator Lengkungan Bumi dan Refraksi Atmosfer

Refraksi atmosfer umumnya menyebabkan objek yang berjarak jauh terlihat lebih tinggi daripada yang seharusnya. Akibatnya, objek bisa saja secara fisik berada di balik lengkungan Bumi, namun masih terlihat karena cahaya mengalami pembelokkan.

Ada banyak aplikasi kalkulator dan simulasi lengkungan yang tidak memperhitungkan faktor refraksi ini. Kadang ini menjadi masalah akibat penganut Bumi datar terburu-buru menarik kesimpulan setelah menggunakan salah satu dari kalkulator ini.

Lanjutkan membaca “Kalkulator Lengkungan Bumi dan Refraksi Atmosfer”