Bandul Foucault Membuktikan Bumi Bulat dan Berotasi

Featured Video Play Icon

Bandul Foucault membuktikan gerak rotasi Bumi. Di Utara Khatulistiwa, bandul berotasi searah jarum jam. Di selatan Khatulistiwa, bandul berotasi berlawanan arah jarum jam. Semakin dekat kutub, bandul akan semakin cepat berputar. Di khatulistiwa, bandul tak akan berotasi.

Kaum Bumi datar menciptakan bebagai alasan untuk mendiskreditkan bandul Foucault. Faktanya, siapa pun yang tak dekat Khatulistiwa dapat mudah mengulangi eksperimen ini.

Lanjutkan membaca “Bandul Foucault Membuktikan Bumi Bulat dan Berotasi”

Gerak Rotasi Bumi di Manual Operasional Artileri

Featured Video Play Icon

“Field Artillery Manual Cannon Gunnery” (TC 3-09.81) adalah manual angkatan darat AS tentang cara mengoperasikan artileri. Dari manual ini, bisa kita ketahui bahwa mengoperasikan artileri perlu memperhitungkan rotasi Bumi.

Kaum Bumi datar keliru mengklaim operator artileri tidak memperhatikan gerak rotasi Bumi. Pedoman operasional artileri ini menunjukkan klaim mereka tersebut salah.

Lanjutkan membaca “Gerak Rotasi Bumi di Manual Operasional Artileri”

Eksperimen Menjatuhkan Objek

Sebuah objek yang jatuh lurus ke bawah akan sedikit berbelok akibat gerak rotasi Bumi. Hal tersebut adalah efek Coriolis yang berasal dari gerak vertikal dari objek tersebut. Beberapa eksperimen telah membuktikan fenomena tersebut sejak abad ke-18.

Kaum Bumi datar mengklaim pembelokan akibat gerak jatuh benda tak dapat diamati, lalu mereka gunakan sebagai “bukti” Bumi tidak bergerak. Faktanya, kita dapat mengamati dan mengukur pembelokan tersebut dengan pengamatan yang teliti dan ketinggian yang cukup tinggi, namun besar pembelokan tersebut terlalu kecil pada kejadian sehari-hari.

Lanjutkan membaca “Eksperimen Menjatuhkan Objek”

Miskonsepsi Efek Coriolis & Argumentasi Strawman Yang Berkaitan

Featured Video Play Icon

Efek Coriolis terjadi pada objek yang diluncurkan ke lokasi lain yang jaraknya lebih dekat atau lebih jauh dari sumbu rotasi Bumi. Objek tersebut mempertahankan inersia yang didapatkan saat objek tersebut masih berada di permukaan Bumi, tetapi besarnya tidak lagi mencukupi untuk bisa tetap bergerak lurus relatif terhadap permukaan Bumi.

Di Khatulistiwa, permukaan Bumi bergerak dengan kecepatan 465 m/detik. Kaum Bumi datar mengklaim apabila seperti itu, maka objek yang diluncurkan ke atas harusnya akan bergerak dengan kecepatan yang sama meninggalkan pengamat. Hal tersebut tidak terjadi, lalu mereka gunakan untuk menunjukkan bahwa efek Coriolis dan gerak rotasi Bumi itu tidak ada. Faktanya, efek Coriolis bukanlah seperti yang mereka gambarkan tersebut.

Lanjutkan membaca “Miskonsepsi Efek Coriolis & Argumentasi Strawman Yang Berkaitan”

Efek Coriolis Di Olahraga

Banyak olahraga dilakukan dengan meluncurkan bola ke udara. Bola yang diluncurkan akan sedikit berbelok karena efek Coriolis yang diakibatkan gerak rotasi Bumi.

Atlet tidak memperhitungkan efek Coriolis dan kaum Bumi datar menggunakannya sebagai “bukti” Bumi tidak berotasi. Faktanya, besar pembelokan akibat efek Coriolis pada olahraga terlalu kecil, jauh lebih kecil dibandingkan efek lainnya. Bukan berarti efek Coriolis tidak ada.

Lanjutkan membaca “Efek Coriolis Di Olahraga”

Efek Coriolis

Gaya Coriolis adalah gaya semu yang bekerja pada benda yang bergerak dalam kerangka acuan yang berputar. Karena Bumi bulat dan berotasi, objek yang bergerak bebas juga dipengaruhi oleh gaya Coriolis, tergantung dari arah dan kecepatan geraknya, serta derajat lintang posisinya di permukaan Bumi.

Bentuk Bumi yang bulat dan berotasinya mengakibatkan permukaan Bumi bergerak dengan kecepatan linear yang berbeda-beda, tergantung dari jaraknya ke sumbu rotasi Bumi. Benda yang bergerak dari sebuah posisi ke posisi lain yang memiliki kecepatan linear yang berbeda akan mendapatkan gaya Coriolis karena gerakan benda tersebut kini dinilai dari permukaan Bumi yang kecepatan dan/atau arah geraknya berbeda.

Lanjutkan membaca “Efek Coriolis”

Felix Baumgartner dan Red Bull Stratos

Red Bull Stratos adalah percobaan terjun payung dari ketinggian tinggi oleh penerjun Felix Baumgartner. Tahun 2012, Felix Baumgartner naik ke ketinggian 39 km dengan balon helium, lalu terjun dengan baju astronot dan mendarat dengan parasut. Kaum Bumi datar menciptakan berbagai alasan demi menolak fakta-fakta dari peristiwa tersebut.

Lanjutkan membaca “Felix Baumgartner dan Red Bull Stratos”

Arah Berputarnya Badai Tropis

Badai siklon memiliki arah yang berbeda jika terjadi di Utara khatulistiwa dan di Selatan khatulistiwa. Badai siklon yang berada di utara khatulistiwa akan berputar berlawanan arah jarum jam. Sedangkan badai siklon yang terjadi di Selatan khatulistiwa akan berputar searah jarum jam.

Hal ini terjadi karena Efek Coriolis yang disebabkan oleh bentuk Bumi yang bulat dan berputar pada porosnya.

Lanjutkan membaca “Arah Berputarnya Badai Tropis”

Efek Coriolis dan Efek Eötvös Pada Sniper Jarak Jauh

Jika seorang sniper menembak sasaran jarak jauh, maka jika lokasinya berada di Bumi bagian utara, rata-rata hasilnya akan meleset ke kanan bidikan. Sebaliknya, jika berada di Bumi bagian Selatan, rata-rata hasilnya akan meleset ke kiri bidikan.

Hal ini terjadi karena Bumi berbentuk bulat, dan berotasi pada porosnya.

Lanjutkan membaca “Efek Coriolis dan Efek Eötvös Pada Sniper Jarak Jauh”